Utang Indonesia Terus dan Terus Meroket, Demokrat: Hati-Hati!

ceramahterbaru.net.com – Sekjen Partai Demokrat, Hinca Pandjaitan, menyoroti utang luar negeri Indonesia yang naik dengan cara fantastis di Oktober 2019. Pemerintah diminta berhati-hati dengan makin meningkatnya Letak utang ini.

Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia per akhir Oktober 2019 tercatat US$400,6 miliar atau Rp5.614,41 triliun dengan kurs di ini. Angka Itu naik 11,9 persen dibandingkan periode yang Serupa tahun sebelumnya, lebih Genjah ketimbang pertumbuhan September sebesar 10,4 persen.

Berdasarkan data Bank Indonesia (BI), total utang itu terdiri dari sektor publik sebesar US$202 miliar dan swasta (termasuk BUMN) US$198,6 miliar. Fakta inilah yang dikhawatirkan oleh Hinca.

Sementara, di satu Hepotenusa penerimaan pajak negara tak memenuhi target. Per November 2019, penerimaan pajak baru mencapai 72 persen.


Loading...

“Rasio penerimaan pajak kita sudah jauh dari target,” Perkataan Hinca melalui laman resminya, Selasa (17/12). Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan mencatat hingga akhir November 2019, penerimaan pajak baru mencapai Rp1.136 triliun.

Realisasi itu baru mencapai 72 persen dari target Rp1.577 triliun di APBN 2019. Artinya masih ada kekurangan penerimaan pajak sekitar Rp441 triliun yang wajib dicapai DJP.

Atas dasar itu, Hinca meminta Presiden Jokowi dan tim ekonomi pemerintah bekerja dengan cara maksimal. Utang luar negeri itu wajib dikontrol dan dikelola dengan bagus supaya tak menimbulkan petaka di setelah itu hari.

“Memang masih di kategori ‘sehat’ menurut BI, tapi berhati-hati lah mengelolanya,” ujar Hinca.[glr]

Utang Indonesia Terus dan Terus Meroket, Demokrat: Hati-Hati!

Facebook Comments
Loading...

Leave a Reply