Home Ceramah Islam Terbaru tutorial TERBAIK MEMANGGIL RASULULLAH SAW

tutorial TERBAIK MEMANGGIL RASULULLAH SAW

20
0

Nabi Muhammad

Allah berfirman di Al Qur’an:

لَا تَجْعَلُوا دُعَاءَ الرَّسُولِ بَيْنَكُمْ كَدُعَاءِ بَعْضِكُمْ بَعْضًا قَدْ يَعْلَمُ اللَّهُ الَّذِينَ يَتَسَلَّلُونَ مِنْكُمْ لِوَاذًا فَلْيَحْذَرِ الَّذِينَ يُخَالِفُونَ عَنْ أَمْرِهِ أَنْ تُصِيبَهُمْ فِتْنَةٌ أَوْ يُصِيبَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ
 

Janganlah kita jadikan panggilan Rasul di antara kita seperti panggilan sebahagian kita kepada sebahagian (yang lain). Sesungguhnya Allah telah mengetahui orang-orang yang berangsur-angsur pergi di antara kita dengan berlindung (kepada kawannya), maka hendaklah orang-orang yang menyalahi perintah Rasul takut akan ditimpa cobaan atau ditimpa azab yang pedih. (QS An Nur 63).

Komentar para ulama Tafsir mengenai ayat: Janganlah kita jadikan panggilan Rasul di antara kita seperti panggilan sebahagian kita kepada sebahagian (yang lain).

1. Tafsir Jalalain:
 
بِأَنْ تَقُوْلُوْا يَا مُحَمَّدُ ، بَلْ قُوْلُوْا : يَا نَبِيَّ اللهِ ، يَا رَسُوْلُ اللهِ ، فِي لِيْنٍ وَتَوَاضُعٍ وَخَفْضِ صَوْتٍ
 

“Yaitu dengan memanggil: “Wahai Muhammad!” tapi katakanlah: “Wahai Nabi Allah! Wahai Rasulullah!” dengan penuh kelembutan, ketawadhuan dan suara yang rendah.”

2. Tafsir Thobari
 
عن مجاهد: قال: أمرهم أن يدعوا: يا رسول الله، في لين وتواضع، ولا يقولوا: يا محمد، في تجهم.
 

“Dari Imam Mujahid: “Allah memerintahkan mereka supaya menyeru: “Wahai Rasulullah!” dengan penuh kelembutan dan tawadhu, dan tak Menyebut: “Wahai Muhammad!” dengan penuh kekasaran.”

3. Tafsir Ibnu Katsir
 
قَالَ الضَّحَّاكُ، عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ: كَانُوْا يَقُوْلُوْنَ: يَا مُحَمَّدُ، يَا أَبَا الْقَاسِمُ، فَنَهَاهُمُ اللهُ عَزَّ وَجَلَّ عَنْ ذَلِكَ إِعْظَامًا لِنَبِيِّهِ، صَلَوَاتُ اللهِ وَسَلاَمُهُ عَلَيْهِ قَالَ: فَقَالُوْا: يَا رَسُوْلَ اللهِ، يَا نَبِيَّ اللهِ. وَهَكَذَا قَالَ مُجَاهِدٌ، وَسَعِيْدُ بْنُ جُبَيْرٍ.
وَقَالَ قَتَادَةُ: أَمَرَ اللهُ أَنْ يُهَابَ نَبِيِّهِ صلى الله عليه وسلم، وَأَنْ يُبَجَّلَ وَأَنْ يُعَظَّمَ وَأَنْ يُسَوَّدَ.

Imam Dhohhak meriwayatkan dari Ibnu Abbas: “Mereka Menyebut: “Wahai Muhammad, Wahai Abul Qosim,” maka Allah melarang mereka dari ucapan Itu, di karenakan mengagungkan nabi-Nya saw. Merekapun lalu Menyebut: “Wahai Rasulullah, wahai Nabi Allah.” Begitulah pendapat Imam Mujahid dan Said bin Jubair.

Qotadah berkata: “Allah memerintahkan supaya Nabi-Nya diistimewakan, diagungkan, dibesarkan dan diucapkan kepadanya: “Wahai Sayyid (Sayyidi atau Sayyiduna).”

Loading...
4. Tafsir Asy Syinqithi:
 
فَلاَ تَقُوْلُوْا لَهُ : يَا مُحَمَّدُ مُصَرِّحِيْنَ بِاسْمِهِ
 

“Jangan ucapkan: “Wahai Muhammad!” Jelas dengan namanya aja..”

Puluhan lagi tafsir lainnya yang menuliskan perkara yang Serupa!!!

Dulu, HANYA ORANG YAHUDI DAN ORANG BADUI YANG MEMANGGILNYA DEMIKIAN!

Imam Muslim meriwayatkan di shahihnya no 742 dari Abu Asma Ar Rahabi bahwa Tsauban Maula Rasulillah bercerita kepadanya:

كُنْتُ قَائِمًا عِنْدَ رَسُولِ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- فَجَاءَ حَبْرٌ مِنْ أَحْبَارِ الْيَهُودِ فَقَالَ السَّلاَمُ عَلَيْكَ يَا مُحَمَّدُ. فَدَفَعْتُهُ دَفْعَةً كَادَ يُصْرَعُ مِنْهَا فَقَالَ لِمَ تَدْفَعُنِى فَقُلْتُ أَلاَ تَقُولُ يَا رَسُولَ اللَّهِ. فَقَالَ الْيَهُودِىُّ إِنَّمَا نَدْعُوهُ بِاسْمِهِ الَّذِى سَمَّاهُ بِهِ أَهْلُهُ. فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- « إِنَّ اسْمِى مُحَمَّدٌ الَّذِى سَمَّانِى بِهِ أَهْلِى ».


“Aku berada di Hepotenusa Rasulullah saw, lalu tiba-tiba datanglah seorang pendeta Yahudi seraya berkata: “As Salamu Alaika Ya Muhammad.” Akupun mendorongnya hingga ia hamper jatuh. Iapun berkata: “Kenapa kau mendorongku?” Akupun menjawab: “tak bisakah kau ucapkan: “Wahai Rasulullah?!” (Jangan pakai namanya langsung). Pendeta Yahudi itupun berkata: “Kami memanggilnya dengan nama yang diberikan keluarganya. Lalu Nabi saw menyahut: “Sesunggunya nama yang diberikan keluargaku memang Muhammad.”…

Demikianlah yang dilakukan sahabat Nabi saw, di mendengar ada orang yang memanggil Nabi saw dengan sebutan namanya, ia langsung mendorongnya Asterik tak suka, ia tak peduli walaupun orang Itu Yaitu orang Yahudi yang cenderung memusuhi Nabi saw, yang tak akan memahami adab kepada baginda nabi saw. Nah bagaimanakah bila yang disaksikan sahabat ini Yaitu seorang muslim, mungkin bukan dorongan yang dilakukannya, Bisa sesuatu yang lebih ekstrem lagi.

Di hadits ini juga dijelaskan ketawadhuan Nabi saw, beliau tanpa ingin memperpanjang masalah dengan sang pendeta, rela Menyebut bahwa memang namanya Yaitu Muhammad, dan satu hal yang wajib Jadi catatan kita, ini dilakukan oleh Nabi saw untuk seorang Yahudi, hal ini bukan pembenaran terhadap bolehnya menjalankan ini, Nabi saw tak menyuruh Tsauban minta maaf dan tak Sempat menyalahkannya di karenakan beliau merasa yang dilakukan Tsauban benar adanya.

Hadits lainnya yang menyebutkan orang yang memanggil Nabi dengan namanya, yang dilakukan oleh seorang muslim Bisa dipastikan pelakunya Yaitu orang arab badui, yang tak kenal etika dan bodoh, sehingga para sahabatpun membagikan toleransi kepada mereka.
abdkadiralhamid@2016
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Share on LinkedIn

Subscribe to receive free email updates:

tutorial TERBAIK MEMANGGIL RASULULLAH SAW

Facebook Comments
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here