Home Ceramah Islam Terbaru TIGA BELAS KEUTAMAAN MEMBACA SHOLAWAT NABI ﷺ YANG wajib DIKETAHUI MUSLIM

TIGA BELAS KEUTAMAAN MEMBACA SHOLAWAT NABI ﷺ YANG wajib DIKETAHUI MUSLIM

160
0

 

TIGA BELAS KEUTAMAAN MEMBACA SHOLAWAT NABI ﷺ YANG PERLU DIKETAHUI MUSLIM

 

1.] MENDAPAT SYAFA’AT

 

عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مَسْعُودٍ؛
أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: “أَوْلَى
النَّاسِ بِي يَوْمَ الْقِيَامَةِ أَكْثَرُهُمْ عَلَيَّ صَلَاةً
“.

 

Dari Abdulloh ibnu Mas’ud, bahwa
Rosululloh

Sempat bersabda: “Orang yang paling berhak mendapat syafa’atku kelak di hari
kiamat Yaitu orang yang paling banyak membaca sholawat untukku.”

 

2.] MENDAPAT KEUTAMAAN

 

وقال صلى الله عليه وسلم: {إنَّ
أوْلَى النَّاسِ بِي يَوْمَ القِيَامَةِ أكْثَرُهُمْ عَلَيَّ صَلاَةً}
.

 

Nabi bersabda : “Sesungguhnya orang yang lebih utama bersamaku di
hari kiamat Yaitu orang yang paling banyak bersholawat kepadaku.”

 

di riwayat lain disebutkan diangkat
derajatnya.

 

حَدَّثَنَا أَنَسُ بْنُ مَالِكٍ قَالَ
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ صَلَّى عَلَيَّ
صَلَاةً وَاحِدَةً صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ عَشْرَ صَلَوَاتٍ وَحُطَّتْ عَنْهُ
عَشْرُ خَطِيئَاتٍ وَرُفِعَتْ لَهُ عَشْرُ دَرَجَاتٍ
.

 

Telah menceritakan kepada kami Anas bin
Malik dia berkata; Rosululloh
bersabda: “Barangsiapa bersholawat kepadaku satu kali, maka
Allooh akan mengucapkan shalawat kepadanya sepuluh kali, dihapuskan darinya
sepuluh kesalahan, dan ia diangkat sepuluh derajat untuknya.” (HR. Nasa’i) [
No. 1297 Maktabatu Al-Ma’arif Riyadh ] Shohih).

 

3.] PENGHANCUR DAN PENGHAPUS DOSA

 

وقال صلى الله عليه وسلم:
{صَلاَتُكُمْ عَلَيَّ مَحَّاقَةٌ}
.

 

Nabi bersabda : “Sholawat kalian kepadaku itu pengahancur
(dosa-dosa).”

 

وقال صلى الله عليه وسلم: {مَنْ
صَلَّى عَلَيَّ في كُلِّ جُمُعَةٍ أرْبَعِينَ مَرَّةً مَحَا الله ذُنُوبَهُ
كُلَّهَا}
.

 

Nabi bersabda : “Barang siapa bersholawat kepadaku di setiap hari
Jum’at sebanyak 40 kali maka Allooh menghapus semua dosa-dosanya.”

 

4.] PEMBUKA PINTU DO’A

 

وقال صلى الله عليه وسلم: {مَا مِنْ
دُعاءٍ إلا بَيْنَهُ وَبَيْنَ السَّماءِ حِجَابٌ حَتَّى يُصَلِّيَ عَلَيَّ ، فإذا
صَلَّى عَلَيَّ انْخَرَقَ ذٰلِكَ الحِجَابُ وَرُفِعَ الدُّعَاءُ}
.

 

Nabi bersabda : “Tiadalah suatu doa terkecuali diantara do’a
Itu dan langit ada hijab hingga Di Lantunkan sholawat untukku. saat
Di Lantunkan sholawat untukku maka terbukalah hijab Itu dan diangkatlah doa.”

 

5.] HAJATNYA DIKABULKAN

 

وقال صلى الله عليه وسلم: {مَنْ
صَلَّى عَلَيَّ فِي يَوْم مائَةَ مَرَّةٍ قَضَى الله لَهُ مائَةَ حَاجَةٍ
سَبْعِينَ مِنْهَا لآخِرَتِهِ وَثَلاثِينَ مِنْهَا لِدُنْيَاهُ}
.

 

Nabi bersabda : “Barang siapa bersholawat seratus kali di sehari
maka Allooh menunaikan seratus hajatnya. Tujuh puluh untuk hajat akheratnya dan
tiga puluh untuk hajat dunianya.”

 

6.] DIJAUHKAN DARI KEBAKHILAN

 

عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَلِيِّ
بْنِ حُسَيْنِ بْنِ عَلِيِّ بْنِ أَبِي طَالِبٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ حُسَيْنِ بْنِ
عَلِيِّ بْنِ أَبِي طَالِبٍ عَنْ عَلِيِّ بْنِ أَبِي طَالِبٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ
اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْبَخِيلُ الَّذِي مَنْ ذُكِرْتُ
عِنْدَهُ فَلَمْ يُصَلِّ عَلَيَّ
.

 

Dari Abdulloh bin Ali bin Husain bin Ali
bin Abu Tholib dari ayahnya dari Husain bin Ali bin Abu Tholib dari Ali bin Abu
Tholib ia berkata; Rosululloh
bersabda: “Orang yang bakhil Yaitu orang yang apabila aku
disebutkan di hadapannya maka ia tak mengucapkan sholawat kepadaku.” (HR.
Tirmidzi) [ No. 3546 Maktabatu Al-Ma’arif Riyadh ] Shohih.

 

7.] DITERIMA AMALNYA IBADAH SHOLAT

 

مِنْ رِوَايَةِ عَبْدُ الْمُهَيْمِنِ
بْنُ عَبَّاسِ بْنِ سَهْلِ بْنِ سَعْدٍ السَّاعِدِيِّ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ
جَدِّهِ، عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ:
“لَا صَلَاةَ لِمَنْ لَا وُضُوءَ لَهُ، وَلَا وُضُوءَ لِمَنْ لَمْ يَذْكُرِ
اسْمَ اللَّهِ عَلَيْهِ، وَلَا صَلَاةَ لِمَنْ لَمْ يُصَلِّ عَلَى النَّبِيِّ،
وَلَا صَلَاةَ لِمَنْ لَمْ يُحِبَّ الْأَنْصَارَ
.

 

Dari Abdul Muhaimin ibnu Abbas ibnu Sahl
ibnu Sa’d As-Sa’idi, dari ayahnya, dari kakeknya, dari Rosululloh
. yang telah besabda: “Tiada sholat untuk orang yang tak
berwudhu, tiada wudhu untuk orang yang tak Menyebut nama Allooh padanya, tiada
sholat untuk orang yang tak membaca sholawat untuk Nabi, dan tiada sholat untuk
orang yang tak mencintai sahabat Anshor.” (HR Ibnu Majah)

 

8.] DIMOHONKAN AMPUN MALAIKAT

 

عَنْ عَاصِمِ بْنِ عُبَيْدِ اللَّهِ
قَالَ: سَمِعْتُ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ عَامِرِ بْنِ رَبِيعَةَ يُحَدِّثُ عَنْ
أَبِيهِ قَالَ: سَمِعْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ:
“مَنْ صَلَّى عَلَيَّ صَلَاةً لَمْ تَزَلِ الْمَلَائِكَةُ تُصَلِّي عَلَيْهِ
مَا صَلَّى عَلَيَّ، فَلْيُقِلَّ عَبْدٌ مِنْ ذَلِكَ أَوْ لِيُكْثِرْ
“.

 

Loading...

Dari Abdulloh ibnu Amir ibnu Robi’ah
menceritakan hadis berikut dari ayahnya yang menceritakan bahwa ia Sempat
mendengar Nabi

bersabda: “Barang siapa yang mengucapkan sholawat untukku sekali, maka para
Malaikat terus-menerus memohonkan ampunan buatnya selama ia masih membaca
sholawat. di karenakan itu, hendaklah seseorang hamba membaca salawat, bagus banyak
ataupun sedikit.”

 

9.] DIHINDARKAN DARI KESUSAHAN Global DAN
AKHIRAT

 

عَنِ الطُّفَيْلِ بْنِ أُبَيٍّ، عَنْ
أَبِيهِ قَالَ: قَالَ رَجُلٌ: يَا رَسُولَ اللَّهِ، أَرَأَيْتَ إِنْ جعلتُ
صَلَاتِي كُلَّهَا عَلَيْكَ؟ قَالَ: “إِذَنْ يَكْفِيكَ اللَّهُ مَا أهَمَّك
مِنْ دُنْيَاكَ وَآخِرَتَكَ

 

Dari At-Tufail ibnu Ubay, dari ayahnya
yang menceritakan bahwa seorang lelaki bertanya kepada Rosulullooh
., “Wahai Rosulullooh, bagaimanakah pendapatmu bila
kujadikan semua doaku untukmu?” Rosulullooh
. menjawab: Seandainya demikian, Allooh akan menghindarkan dirimu
dari kesusahan Global dan akhiratmu.

 

10.] MENDAPAT RAHMAT ALLOOH SWT

 

عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ عَوْفٍ
قَالَ: خَرَجَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَتَوَجَّهُ
نَحْوَ صَدَقَتِهِ، فَدَخَلَ فَاسْتَقْبَلَ الْقِبْلَةَ، فخر ساجدا، فأطال
السُّجُودَ، حَتَّى ظَنَنْتُ أَنَّ اللَّهَ قَدْ قَبَضَ نَفْسَهُ فِيهَا، فَدَنَوْتُ
مِنْهُ ثُمَّ جَلَسْتُ، فَرَفَعَ رَأْسَهُ فَقَالَ: “مَنْ هَذَا؟ ”
فَقُلْتُ: عَبْدُ الرَّحْمَنِ. قَالَ: “مَا شَأْنُكَ؟ ” قُلْتُ: يَا
رَسُولَ اللَّهِ، سَجَدْتَ سَجْدَةً خَشِيتُ أَنْ [يَكُونَ] اللَّهُ، عَزَّ
وَجَلَّ، قَبَضَ نَفْسَكَ فِيهَا. فَقَالَ: “إِنَّ جِبْرِيلَ أَتَانِي
فَبَشَّرَنِي أَنَّ اللَّهَ، عَزَّ وَجَلَّ، يَقُولُ لَكَ: مَنْ صَلَّى عَلَيْكَ
صَلِّيْتُ عَلَيْهِ، وَمَنْ سَلَّمَ عَلَيْكَ سَلَّمْتُ عَلَيْهِ -فسجدتُ لِلَّهِ
عَزَّ وَجَلَّ، شُكْرًا

 

Dari Abdur Rohman ibnu Auf yang
Menyebut bahwa Rosulullooh
. bangkit, lalu Futuristis ke arah kebun kurma hasil zakat, setelah itu
beliau masuk ke dalamnya dan menghadap ke arah kiblat, lalu bersujud. Beliau
menjalankan sujudnya di waktu yang cukup lama, sehingga aku menduga bahwa
Allooh SWT. telah mencabut nyawanya di sujud itu. Aku mendekatinya dan duduk
di dekatnya, maka beliau mengangkat kepalanya (dari sujudnya) dan bersabda,
“Siapakah orang ini?” Aku menjawab, “Abdur Rohman.” Nabi
. bertanya,

 

“Ada wajib apa?” Aku menjawab,
“Wahai Rosulullooh, engkau telah menjalankan sujud cukup lama dan saya
merasa khawatir apabila Allooh mencabut nyawamu di sujudmu itu.” Maka
Rosululloh
.
bersabda: “Sesungguhnya Jibril telah datang kepadaku dan menyampaikan berita
gembira kepadaku, bahwa Allooh SWT. telah berfirman ditujukan kepadaku, “Barang
siapa yang mengucapkan sholawat untukku, maka Dia akan mencurahkan rahmat dan
berkah-Nya kepadanya. Dan barang siapa yang mengucapkan salam penghormatan
kepadaku, maka Dia akan membalasnya, ” di karenakan itulah aku bersujud kepada
Allooh SWT. Bagaikan ungkapan rasa syukur (ku kepada-Nya).”

 

11.] DIBERI SHOLAWAT 10 KALI

 

قال النبي صلى الله عليه وسلم: {مَنْ
صَلَّى عَليَّ وَاحِدَةً صَلَّى الله عَلَيْهِ عَشْرا}
.

 

Nabi bersabda : “Barang siapa bersholawat kepadaku sekali, maka
Allooh memberi sholawat untuknya sepuluh kali.”

 

12.] MASUK SURGA

 

وقال النبي صلى الله عليه وسلم: {مَنْ
صَلَّى عَلَيَّ ألفَ مَرَّةٍ لم يَمُتْ حَتَّى يُبَشَّرُ لَهُ بِالجَنَّةِ}
.

 

Nabi bersabda : “Barang siapa bersholawat kepadaku 1.000 kali maka
takkan meninggal Global sehingga diberikan kabar gembira masuk surga.”

 

13.] tak DISENTUH API NERAKA

 

وقال صلى الله عليه وسلم: {مَنْ
صَلَّى عَليَّ صَلاةً واحِدَةً صَلَّى الله عَلَيْهِ بِهَا عَشْرا، وَمَنْ صَلَّى
عَليَّ عَشْرا صَلَّى الله عَلَيْهِ بِها مائَةً، وَمَنْ صَلَّى عَليَّ مائَةً
صَلَّى الله عَلَيْهِ بها ألْفا، وَمَنْ صَلَّى عَلَيَّ ألْفا لم تَمسَّهُ
النَّارُ}
.

 

Nabi bersabda : “Barang siapa bersholawat kepadaku satu kali, maka
karenanya Allooh bersholawat sepuluh kali baginya. Barang siapa bersholawat
kepadaku sepuluh kali, maka karenanya Allooh bersholawat seratus kali baginya.
dan Barang siapa yang bersholawat 1.000 kali maka takkan disentuh api neraka.”
Barang siapa bersholawat kepadaku seratus kali, maka karenanya Allooh
bersholawat seribu kali baginya.

 

Arti Sholawat

 

dengan cara bahasa, sholawat berasal dari
Perkataan sholah yang berarti doa atau seruan kepada Allooh SWT.

 

Oleh di karenakan itu, membaca sholawat untuk
Nabi Muhammad

dimaksudkan untuk mendoakan dan memohon berkah dari Allooh SWT untuk
keselamatan dan kesejahteraan.

 

Wakil Ketua Forum Dakwah PBNU KH.
Misbahul Munir (Kyai Misbah) jelaskan, sholawat merupakan ibadah yang sangat
Eksklusif. Sebab, Allooh SWT mencontohkan sendiri sebelum memerintahkan kepada
malaikat. Seusai itu, barulah diperintahkan kepada umat Islam.

 

“Sholawat ini merupakan ibadah yang
sangat Eksklusif, di karenakan Allooh sendiri yang mencontohkan, setelah itu diperintahkan
langsung kepada Malaikat. Baru Seusai itu diperintahkan kepada kita kaum
muslimin, muslimat, mukminin dan mukminat,” ujar Kyai Misbah, seperti
dikutip dari Kiswah.”

 

Sholawat bila datangnya dari Allooh SWT,
diartikan Bagaikan pemberian rahmat. setelah itu bila dari malaikat, hal itu
berarti meminta ampunan, serta bila datang dari mukmin, hal itu Bagaikan suatu
doa supaya diberi rahmat.

Walloohu A’lam Bisshowab

 

تنسى الصلاة على النبي ﷺ

Jangan lupa sholawat kepada Nabi …!

Share on Facebook

Share on Google+

Share on LinkedIn

Subscribe to receive free email updates:



TIGA BELAS KEUTAMAAN MEMBACA SHOLAWAT NABI ﷺ YANG wajib DIKETAHUI MUSLIM

Facebook Comments
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here