Home Fiqih Islam Teks Bacaan Surat Al Jin dan Terjemahnya

Teks Bacaan Surat Al Jin dan Terjemahnya

46
0

Fiqih Islam – Surat Al-Jin bila diartikan berarti “Jin”. dinamai Al-Jinn di karenakan mengambil di kalimat di ayat pertama surah ini. Al-Jin sendiri turun di kota mekkah dan masuk golongan surat makkiyah.  surat ini terdiri dari 28 ayat dan merupakan surat dengan urutan ke 72 di Al-Quran.

Surat Al Jin mempunyai banyak sekali makna dan kandungan didalamnya Disorientasi satu diantaranya Yaitu pernyataan iman segolongan jin kepada ALLAH SWT dan bahwa bangsa jin ada yang mukmin dan ada pula yang kafir. bahkan diterangkan pula bahwa Jin Bagaikan makhluk halus telah mendengar pembacaan al-Qur’an dan mereka mengikuti ajaran al-Qur’an Itu.

Nah, langsung aja kalian simak berikut ini lafadz dan teks bacaan surat Al Jin versi tulisan arab lengkap beserta arti/terjemahan bahasa indonesianya supaya Bisa dimengerti dan dipahami isi kandungan tiap tiap ayatnya . . .

Baca Juga : Surat Nuh

surat al jin

Teks Bacaan Surat Al Jin dan Terjemahnya :

Surah Al-Jin Versi Tulisan Arab

بِسْمِ اللَّـهِ الرَّحْمَـٰنِ الرَّحِيمِ

قُلْ أُوحِيَ إِلَيَّ أَنَّهُ اسْتَمَعَ نَفَرٌ مِّنَ الْجِنِّ فَقَالُوا إِنَّا سَمِعْنَا قُرْآنًا عَجَبًا ﴿١﴾ يَهْدِي إِلَى الرُّشْدِ فَآمَنَّا بِهِ ۖ وَلَن نُّشْرِكَ بِرَبِّنَا أَحَدًا ﴿٢﴾ وَأَنَّهُ تَعَالَىٰ جَدُّ رَبِّنَا مَا اتَّخَذَ صَاحِبَةً وَلَا وَلَدًا ﴿٣﴾ وَأَنَّهُ كَانَ يَقُولُ سَفِيهُنَا عَلَى اللَّـهِ شَطَطًا ﴿٤﴾ وَأَنَّا ظَنَنَّا أَن لَّن تَقُولَ الْإِنسُ وَالْجِنُّ عَلَى اللَّـهِ كَذِبًا ﴿٥﴾ وَأَنَّهُ كَانَ رِجَالٌ مِّنَ الْإِنسِ يَعُوذُونَ بِرِجَالٍ مِّنَ الْجِنِّ فَزَادُوهُمْ رَهَقًا ﴿٦﴾ وَأَنَّهُمْ ظَنُّوا كَمَا ظَنَنتُمْ أَن لَّن يَبْعَثَ اللَّـهُ أَحَدًا ﴿٧﴾ وَأَنَّا لَمَسْنَا السَّمَاءَ فَوَجَدْنَاهَا مُلِئَتْ حَرَسًا شَدِيدًا وَشُهُبًا ﴿٨﴾ وَأَنَّا كُنَّا نَقْعُدُ مِنْهَا مَقَاعِدَ لِلسَّمْعِ ۖ فَمَن يَسْتَمِعِ الْآنَ يَجِدْ لَهُ شِهَابًا رَّصَدًا ﴿٩﴾ وَأَنَّا لَا نَدْرِي أَشَرٌّ أُرِيدَ بِمَن فِي الْأَرْضِ أَمْ أَرَادَ بِهِمْ رَبُّهُمْ رَشَدًا ﴿١٠﴾ وَأَنَّا مِنَّا الصَّالِحُونَ وَمِنَّا دُونَ ذَٰلِكَ ۖ كُنَّا طَرَائِقَ قِدَدًا ﴿١١﴾ وَأَنَّا ظَنَنَّا أَن لَّن نُّعْجِزَ اللَّـهَ فِي الْأَرْضِ وَلَن نُّعْجِزَهُ هَرَبًا ﴿١٢﴾ وَأَنَّا لَمَّا سَمِعْنَا الْهُدَىٰ آمَنَّا بِهِ ۖ فَمَن يُؤْمِن بِرَبِّهِ فَلَا يَخَافُ بَخْسًا وَلَا رَهَقًا ﴿١٣﴾وَأَنَّا مِنَّا الْمُسْلِمُونَ وَمِنَّا الْقَاسِطُونَ ۖ فَمَنْ أَسْلَمَ فَأُولَـٰئِكَ تَحَرَّوْا رَشَدًا ﴿١٤﴾ وَأَمَّا الْقَاسِطُونَ فَكَانُوا لِجَهَنَّمَ حَطَبًا ﴿١٥﴾ وَأَن لَّوِ اسْتَقَامُوا عَلَى الطَّرِيقَةِ لَأَسْقَيْنَاهُم مَّاءً غَدَقًا ﴿١٦﴾ لِّنَفْتِنَهُمْ فِيهِ ۚ وَمَن يُعْرِضْ عَن ذِكْرِ رَبِّهِ يَسْلُكْهُ عَذَابًا صَعَدًا ﴿١٧﴾ وَأَنَّ الْمَسَاجِدَ لِلَّـهِ فَلَا تَدْعُوا مَعَ اللَّـهِ أَحَدًا ﴿١٨﴾ وَأَنَّهُ لَمَّا قَامَ عَبْدُ اللَّـهِ يَدْعُوهُ كَادُوا يَكُونُونَ عَلَيْهِ لِبَدًا ﴿١٩﴾ قُلْ إِنَّمَا أَدْعُو رَبِّي وَلَا أُشْرِكُ بِهِ أَحَدًا ﴿٢٠﴾ قُلْ إِنِّي لَا أَمْلِكُ لَكُمْ ضَرًّا وَلَا رَشَدًا ﴿٢١﴾ قُلْ إِنِّي لَن يُجِيرَنِي مِنَ اللَّـهِ أَحَدٌ وَلَنْ أَجِدَ مِن دُونِهِ مُلْتَحَدًا ﴿٢٢﴾ إِلَّا بَلَاغًا مِّنَ اللَّـهِ وَرِسَالَاتِهِ ۚ وَمَن يَعْصِ اللَّـهَ وَرَسُولَهُ فَإِنَّ لَهُ نَارَ جَهَنَّمَ خَالِدِينَ فِيهَا أَبَدًا ﴿٢٣﴾ حَتَّىٰ إِذَا رَأَوْا مَا يُوعَدُونَ فَسَيَعْلَمُونَ مَنْ أَضْعَفُ نَاصِرًا وَأَقَلُّ عَدَدًا ﴿٢٤﴾ قُلْ إِنْ أَدْرِي أَقَرِيبٌ مَّا تُوعَدُونَ أَمْ يَجْعَلُ لَهُ رَبِّي أَمَدًا ﴿٢٥﴾ عَالِمُ الْغَيْبِ فَلَا يُظْهِرُ عَلَىٰ غَيْبِهِ أَحَدًا ﴿٢٦﴾ إِلَّا مَنِ ارْتَضَىٰ مِن رَّسُولٍ فَإِنَّهُ يَسْلُكُ مِن بَيْنِ يَدَيْهِ وَمِنْ خَلْفِهِ رَصَدًا ﴿٢٧﴾ لِّيَعْلَمَ أَن قَدْ أَبْلَغُوا رِسَالَاتِ رَبِّهِمْ وَأَحَاطَ بِمَا لَدَيْهِمْ وَأَحْصَىٰ كُلَّ شَيْءٍ عَدَدًا ﴿﴾٢٨

Loading...

Arti Bahasa Indonesia Qs Al-Jin

Dengan Menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang

1. Katakanlah (hai Muhammad): “Telah diwahyukan kepadaku bahwasanya: sekumpulan jin telah mendengarkan (Al Qur’an), lalu mereka berkata: “Sesungguhnya kami telah mendengarkan Al Qur’an yang menakjubkan,

2. (yang) memberi petunjuk kepada jalan yang benar, lalu kami beriman kepadanya. Dan kami sekali-kali tak akan mempersekutukan seorangpun dengan Tuhan kami,

3. dan bahwasanya Maha Tinggi kebesaran Tuhan kami, Dia tak beristeri dan tak (pula) beranak.

4. Dan bahwasanya: orang yang Anemia akal daripada kami Dulu selalu Menyebut (Ungkap) yang melampaui batas terhadap Allah ,

5. dan sesungguhnya kami mengira, bahwa manusia dan jin sekali-kali tak akan Menyebut Ungkap yang dusta terhadap Allah.

6 Dan bahwasanya ada beberapa orang laki-laki di antara manusia meminta perlindungan kepada beberapa laki-laki di antara jin, maka jin-jin itu menambah untuk mereka dosa dan kesalahan.

7. Dan sesungguhnya mereka (jin) menyangka sebagaimana persangkaan kita (orang-orang kafir Mekah), bahwa Allah sekali-kali tak akan membangkitkan seorang (rasul)pun,

8. dan sesungguhnya kami telah mencoba mengetahui (rahasia) langit, maka kami mendapatinya penuh dengan penjagaan yang kuat dan panah-panah api,

9. dan sesungguhnya kami Dulu Bisa menduduki beberapa tempat di langit itu untuk mendengar-dengarkan (berita-beritanya). akan tetapi sekarang barangsiapa yang (mencoba) mendengar-dengarkan (seperti itu) tentu akan menjumpai panah api yang mengintai (untuk membakarnya).

10. Dan sesungguhnya kami tak mengetahui (dengan adanya penjagaan itu) apakah keburukan yang dikehendaki untuk orang yang di bumi ataukah Tuhan mereka menghendaki kebaikan untuk mereka.

11. Dan sesungguhnya di antara kami ada orang-orang yang saleh dan di antara kami ada (pula) yang tak demikian halnya. Yaitu kami menempuh jalan yang Bhineka.

12. Dan sesungguhnya kami mengetahui, bahwa kami sekali-kali tak akan Bisa melepaskan diri (dari kekuasaan) Allah di muka bumi dan sekali-kali tak (pula) Bisa melepaskan diri (daripada) Nya dengan lari.

13. Dan sesungguhnya kami tatkala mendengar petunjuk (Al Qur’an), kami beriman kepadanya. Barangsiapa beriman kepada Tuhannya, maka ia tak takut akan pengurangan pahala dan tak (takut pula) akan penambahan dosa dan kesalahan.

14. Dan sesungguhnya di antara kami ada orang-orang yang ta’at dan ada (pula) orang-orang yang menyimpang dari kebenaran. Barangsiapa yang ta’at, maka mereka itu benar-benar telah memilih jalan yang lurus.

15. Adapun orang-orang yang menyimpang dari kebenaran, maka mereka Jadi Ebonit api neraka Jahannam”.

16. Dan bahwasanya: bila mereka tetap berjalan lurus di atas jalan itu (agama Islam), benar-benar Kami akan memberi minum kepada mereka air yang segar (rezki yang banyak).

17. Untuk Kami beri cobaan kepada mereka padanya. Dan barangsiapa yang berpaling dari peringatan Tuhannya, niscaya akan dimasukkan-Nya ke di azab yang amat berat.

18. Dan sesungguhnya masjid-masjid itu Yaitu kepunyaan Allah. Maka janganlah kita menyembah seseorangpun di dalamnya di samping (menyembah) Allah.

19. Dan bahwasanya tatkala hamba Allah (Muhammad) berdiri menyembah-Nya (mengerjakan ibadat), hampir aja jin-jin itu desak mendesak mengerumuninya.

20. Katakanlah: “Sesungguhnya aku hanya menyembah Tuhanku dan aku tak mempersekutukan sesuatupun dengan-Nya”.

21. Katakanlah: “Sesungguhnya aku tak kuasa mendatangkan sesuatu kemudharatanpun kepadamu dan tak (pula) sesuatu kemanfa’atan”.

22. Katakanlah: “Sesungguhnya aku sekali-kali tiada seorangpun yang Bisa melindungiku dari (azab) Allah dan sekali-kali tiada akan memperoleh tempat berlindung selain daripada-Nya”.

23. Akan akan tetapi (aku hanya) menyampaikan (peringatan) dari Allah dan risalah-Nya. Dan barangsiapa yang mendurhakai Allah dan Rasul-Nya maka sesungguhnya baginyalah neraka Jahannam, mereka kekal di dalamnya selama-lamanya.

24. Sehingga apabila mereka melihat azab yang diancamkan kepada mereka, maka mereka akan mengetahui siapakah yang lebih lemah penolongnya dan lebih sedikit bilangannya.

25. Katakanlah: “Aku tak mengetahui, apakah azab yang diancamkan kepadamu itu dekat ataukah Tuhanku menjadikan untuk (kedatangan) azab itu, masa yang panjang?”.

26. (Dia Yaitu Tuhan) Yang Mengetahui yang ghaib, maka Dia tak memperlihatkan kepada seorangpun mengenai yang ghaib itu.

27. Kecuali kepada rasul yang diridhai-Nya, maka sesungguhnya Dia mengadakan penjaga-penjaga (malaikat) di muka dan di belakangnya.

28. Supaya Dia mengetahui, bahwa sesungguhnya rasul-rasul itu telah menyampaikan risalah-risalah Tuhannya, sedang (sebenarnya) ilmu-Nya meliputi apa yang ada di mereka, dan Dia menghitung segala sesuatu satu persatu.

demikian sudah artikel mengenai bacaan surat Al-Jin dan terjemahnya. semoga ada manfaatnya dan kita Bisa istiqomah di membacanya serta tak lupa mengamalkan apa yang tertuang didalamnya.

Teks Bacaan Surat Al Jin dan Terjemahnya

Facebook Comments
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here