Tata tips Shalat Witir Niat Beserta Artinya

Shalat witir beserta tata caranya akan kami bahas di artikel berikut ini. Shalat merupakan kewajiban untuk setiap Muslim yang sekaligus Bagaikan tips untuk mendekatkan diri di Allah. Mengerjakan shalat itu hendaklah dengan hati yang khusyu’ dan tawadhu’ di karenakan itu Jadi ruh dan Heroisme Shalat. Yang dimaksud dengan khusyu’ ialah menghadapkan Heroisme dan raga sepenuhnya kepada Allah dengan segala kerendahan hati dan keikhlasan. Maka shalat yang akan bermanfaat ialah yang dikerjakan dengan hati khusyu’, di karenakan itulah shalat yang berisi dan akan diterima oleh Allah, sementara orang yang shalat dengan hati yang lengah dan alpa, perbuatannya itu Jadi sia-sia aja di karenakan kosong dan hampa. Shalat witir merupakan Disorientasi satu sholat sunnat yang diutamakan, yang bilangan rakaatnya Yaitu ganjil. Yang terkecil Yaitu satu rakaat, dan Paling Besar Yaitu 11 rakaat.
Maka dari itu, saat mengerjakan shalat hendaklah ingatan seseorang Itu tetap tertuju kepada Allah semata, tak boleh selain-Nya. Dan itu hanya Bisa tercapai apabila pikirannya mengikuti dengan cermat apa yang diucapkan oleh lidahnya. Namun di ini kami tak akan membahas banyak mengenai tips-tips untuk menciptakan suasana khusyu’. di artikel ini, kami akan membahas spesifik mengenai shalat witir, termasuk tips mencapai sholat witir dengan khusyu’.

Shalat Witir

Shalat witir Yaitu shalat yang dilakukan di petang hari yang batas waktunya Yaitu antara seusai shalat Isya’ dan terbitnya fajar, Padahal bilangan rakaatnya bernilai ganjil, Berawal Dari dari satu hingga sebelas rakaat. tips mengerjakannya, tiap-tiap dua atau empat rakaat salam, dan terakhir satu atau tiga rakaat salam, maka tak usah duduk tasyahud awal supaya tak menyerupai shalat Maghrib, seperti sabda Rasulullah yang telah diriwayatkan Ahmad, Yaitu “Qaalat ‘Aa-isyatu: Kaana Rasuulullaahi Shallaallaahu ‘Alaihi Wasallama: yuutiru bitsalaatsin walaa yafshilu bainahunna”, yang Ambiguitas ” ‘Aisyah ra. menceritakan: Yaitu Nabi SAW: Sempat menjalankan shalat witir dengan tiga rakaat yang tak diselingi diantaranya” (HR. Ahmad).
Walaupun shalat witir sifatnya hanya sunnat, namun sangat diutamakan untuk dikerjakan, seperti yang tersampaikan di suatu hadits, “Yaa amalal qur’aani autiruu fa-innallaaha yu-hibbul witra”, yang maknanya “Wahai para pengamal Al-Qur’an, tunaikanlah shalat Witir, sebab Allah itu Esa. Dia suka kepada bilangan witir (ganjil). apabila bulan Ramadhan telah hingga di tanggal 15 Ramadhan hingga seterusnya, maka di rakaat yang terakhir, Yaitu saat bangun dari ruku’ witir disunnatkan membaca doa qunut dan selanjutnya selesaikanlah hingga salam.
Niat Shalat Sunnah Witir 3 Raka’at:

اُصَلِّى سُنًّةَ الْوِتْرِ ثَلاَثَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً مَأْمُوْمًا ِللهِ تَعَالَى

USHOLLI SUNNATAL WITRI TSALAATSA RAKA’AATIN MUSTAQBILAL QIBLATI ADAA’AN MA’MUUMAN LILLAAHI TA’ALA

Artinya : Saya niat sholat witir tiga raka’at menghadap kiblat Bagaikan ma’mum di karenakan Allah Ta’ala

Niat Shalat Sunnah Witir 2 Raka’at:


اُصَلِّى سُنًّةَ الْوِتْرِرَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً مَأْمُوْمًا ِللهِ تَعَالَى
USHOLLI SUNNATAL WITRI RAK’ATAINI MUSTAQBILAL QIBLATI ADAA’AN MA’MUUMAN LILLAAHI TA’ALA

Artinya : Saya niat sholat witir dua raka’at menghadap kiblat Bagaikan ma’mum di karenakan Allah Ta’ala

Niat Shalat Witir 1 Raka’at:


اُصَلِّى سُنًّةَ الْوِتْرِرَكْعَةً مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً مَأْمُوْمًا ِللهِ تَعَالَى

USHOLLI SUNNATAL WITRI RAK’ATAN MUSTAQBILAL QIBLATI ADAA’AN MA’MUUMAN LILLAAHI TA’ALA

Artinya : Saya niat sholat witir satu raka’at menghadap kiblat Bagaikan ma’mum di karenakan Allah Ta’ala

Niat diatas dibaca saat kita shalat witir Jadi ma’mum. Namun apabila kita Jadi imam, maka lafadz “MA’MUUMAN” diganti Jadi “IMAAMAN”. Sehingga lafadznya Jadi seperti ini:


اُصَلِّى سُنًّةَ الْوِتْرِرَكْعَةً مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً اِمَامًا ِللهِ تَعَالَى

USHOLLI SUNNATAL WITRI RAK’ATAN MUSTAQBILAL QIBLATI ADAA’AN IMAAMAN LILLAAHI TA’ALA

Artinya : Saya niat sholat witir satu raka’at menghadap kiblat Bagaikan imam di karenakan Allah Ta’ala

Dan apabila sholat witir dilaksanakan sendirian, maka lafadz niatnya tanpa disertai dengan “MA’MUUMAN” dan/atau “IMAAMAN”. Sehingga lafadz niat shalat witir sendirian Yaitu seperti ini :


اُصَلِّى سُنًّةَ الْوِتْرِرَكْعَةً مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ ِللهِ تَعَالَى

USHOLLI SUNNATAL WITRI RAK’ATAN MUSTAQBILAL QIBLATI LILLAAHI TA’ALA

Artinya : Saya niat sholat witir satu raka’at menghadap kiblat di karenakan Allah Ta’ala

bila kita mengerjakannya tertib, sesuai urutan yang diajarkan dan meresapi setiap yang kita ucapkan di shalat, maka kita Bisa mendapatkan shalat yang khusyu’.
Baca Juga: Tata tips Niat dan Doa Shalat Sunat Tarawih
Shalat witir beserta tata caranya telah kami tuliskan di atas untuk kita. Mengenai perkara doa sesudah menjalankan shalat sunnat ini, bila kita belum hafal dan belum mengerti benar artinya, maka akan lebih bagus bila kita Menelusuri referensi melalui buku panduan shalat yang lengkap. Di situ akan banyak sekali dijelaskan mengenai berbagai macam shalat begitu juga doa-doanya beserta tips melakukannya. Ingat, di Islam mengajarkan bahwa setiap berdoa juga wajib mengerti artinya, jangan hanya berdoa memakai bahasa Arab akan tetapi artinya Serupa sekali tak tahu. bila diibaratkan seseorang hanya mengenakan celana tanpa baju. Harapannya, Seusai membaca artikel kami, kita semakin mengerti makna dari suatu shalat sunnat. Semoga bermanfaat.

Tata tips Shalat Witir Niat Beserta Artinya Rating: 4.5 Posted by: Nina Hasrina

Tata tips Shalat Witir Niat Beserta Artinya

Facebook Comments

Incoming search terms:

Leave a Reply