Home Kisah Islami Tangisan Nabi Kepada 9 Kelompok Wanita Disiksa Dineraka

Tangisan Nabi Kepada 9 Kelompok Wanita Disiksa Dineraka

24
0
Kecintaan Nabi terhadap ummatnya, sungguh sangat besar dan luar biasa. Kesedihan dan air mata yang selalu aja membasahi wajah Rasulullah yang agung. Hari demi hari, waktu demi waktu selalu hanya memikirkan nasib ummatnya. Bahkan kerisauannya berlanjut hingga hari kiamat nanti. Subhanallah. Betapa Agung akhlak Rasul kita ini. hingga Suatu saat Ali bin Abi Thalib bersama istrinya, Fathimah az Zahrah, mengunjungi Nabi SAW, akan tetapi beliau tampak sedang menangis penuh kesedihan. Melihat keadaan mertuanya itu, Ali berkata, “Wahai Rasulullah, apa yang membuat engkau menangis?”
Nabi SAW bersabda, “di malam aku diisra’kan ke langit, aku melihat umatku dari para wanita yang sedang mendapatkan berbagai macam siksaan yang pedih di neraka. Dan di ini aku teringat dengan keadaan mereka itu sehingga aku menangis!!”
Ali bertanya lagi, “Wahai Rasulullah, siksaan seperti apakah yang diperlihatkan kepada engkau terhadap wanita-wanita itu?”
Masih dengan wajah yang diliputi kesedihan, Nabi SAW menyebutkan satu persatu keadaan 9 kelompok wanita-wanita yang mendapatkan penyiksaan Itu.  Bagaikan sesama wanita, Fathimah merasa terenyuh (terhanyut di kepedihan) dengan azab yang menimpa kaumnya itu, setelah itu ia berkata, “Wahai ayahku, pelipur lara hatiku, beritahukanlah kepadaku, apakah yang dilakukan oleh para wanita Itu??”
Rasulullah SAW bersabda, “Wahai Fathimah, sekelompok wanita yang disiksa dengan tutorial digantung dengan rambutnya, dan otaknya di keadaan mendidih. Selama Hayati di Global mereka ini tak Sempat menyembunyikan (menutup) rambutnya dari laki-laki lain, yang bukan suami atau mahramnya. Dan ia tak Sempat bertaubat hingga akhir hidupnya!!”
setelah itu Nabi SAW jelaskan lebih lanjut. Sekelompok wanita lainnya disiksa dengan tutorial digantung dengan lidahnya, tangannya dikeluarkan (dibelenggu) di punggungnya, setelah itu dituangkan aspal Geothermal di tenggorokannya. Selama Hayati di Global, mereka ini sangat suka menyakiti hati suaminya dengan lidahnya. Mereka ini mati sebelum meminta maaf kepada suaminya dan bertaubat kepada Allah, dan suaminya di keadaan tak ridho (tak memaafkan) kepadanya.
Sekelompok wanita lainnya disiksa dengan tutorial digantung dengan dua payudaranya dari belakang punggungnya, setelah itu dituangkan zaqqum (buah atau Ebonit berduri di neraka) di tenggorokannya. Selama Hayati di Global mereka ini suka menyusui anak-anak orang lain, tanpa perintah suaminya. Dan mereka ini mati sebelum bertaubat kepada Allah.
Sekelompok wanita lainnya disiksa dengan tutorial digantung dengan dua tangan dan dua kakinya terikat di (di atas) ubun-ubunnya, sementara ular-ular dan kalajengking memakan dan menggerogoti dirinya. Selama Hayati di Global mereka ini sering keluar rumah tanpa ijin suaminya, dan juga tak mau mandi (jinabat) Seusai haid dan nifas. Dan mereka ini mati sebelum bertaubat kepada Allah atas dosa-dosanya itu.
Sekelompok wanita lainnya disiksa dengan tutorial dinyalakan api di bagian bawah tubuhnya (seolah-olah mereka dimasak atau dipanggang), setelah itu mereka itu memakan jasadnya sendiri (yang telah matang). Selama Hayati di Global mereka ini suka berhias (mempercantik) diri untuk laki-laki lain, dan suka menggunjing (ghibah, Jawa:ngerasani) orang lain. Dan mereka ini mati sebelum bertaubat kepada Allah atas dosa-dosanya itu.
Sekelompok wanita lainnya disiksa dengan tutorial wajahnya dijadikan hitam legam, dan mereka memotong-motong tubuhnya dengan gunting api, setelah itu memakan usus-ususnya sendiri. Selama Hayati di Global mereka ini suka menunjukkan (memamerkan) tubuhnya, sehingga orang-orang Bisa melihat perhiasannya (kelebihan atau keelokan tubuhnya), dan akhirnya kaum laki-laki Jadi tertarik kepadanya. Dan mereka ini mati sebelum bertaubat kepada Allah atas dosanya itu.
Sekelompok wanita lainnya disiksa dengan tutorial dimasukkan ke di Bandela api, di keadaan tuli, bisu dan buta, setelah itu otaknya keluar (mengalir) lewat hidungnya. Bau tubuhnya lebih busuk daripada orang yang berpenyakit kusta dan lepra. Selama Hayati di Global mereka ini sebenarnya mampu melaksanakan shalat dan puasa, akan tetapi mereka tak mau melaksanakan keduanya, tak berwudhu, dan juga tak mandi jinabat. Dan mereka ini mati sebelum bertaubat kepada Allah atas dosa-dosanya itu.
Sekelompok wanita lainnya disiksa dengan tutorial wajahnya dirubah seperti babi hutan, dan badannya seperti badan himar (keledai), dan sejuta macam siksaan ditimpakan kepadanya. Selama Hayati di Global mereka ini sangat suka berdusta dan mengadu domba sesamanya. Dan mereka ini mati sebelum bertaubat kepada Allah atas dosa-dosanya itu.
Sekelompok wanita lainnya disiksa dengan tutorial tubuhnya dirubah seperti anjing, setelah itu ular-ular dan kalajengking masuk melalui mulut dan kemaluannya, serta keluar dari duburnya. Sementara itu satu malaikat memukul kepalanya dengan pemukul dari api. Selama Hayati di Global mereka ini suka membuat fitnah dan menyebarkannya, serta sangat sering membuat jengkel suaminya. Dan mereka ini mati sebelum bertaubat kepada Allah atas dosa-dosanya itu, dan suaminya-pun tak ridha kepadanya.
Mendengar penuturan Nabi SAW Itu, Fathimah Empati menangis, sedih bercampur takut, setelah itu memohon perlindungan Allah untuk tak terjatuh di dosa-dosa Itu.
Wahai Saudaraku Kaum wanita, Mulailah untuk berfikir dari sekarang. Jauhkan dirimu dari perbuatan hal-hal yang telah dirisaukan oleh baginda Nabi kita. di karenakan itu pasti akan terjadi. Mulailah memperbaiki diri, di karenakan bila telah mati tanpa Sempat bertaubat maka penyesalanlah yang akan terjadi, dan tak akan Sempat Bisa mengulangnya kembali.
Semoga Allah membagikan petunjuk untuk kita yang membacanya. Amin…

Loading...
[Ibnu Ghufron]

Baca Info Menarik berikut ini di >>> Peristiwa Unik Matahari Yang wajib kita Ketahui

Tag : Kisah Inspiratif Islam

Tangisan Nabi Kepada 9 Kelompok Wanita Disiksa Dineraka

Facebook Comments
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here