"Tamparan Keras" Kartika Putri untuk Puisi Sukma

“Tamparan Keras” Kartika Putri untuk Puisi Sukma
Berita Islam 24H – Artis yang di ini berhijab Kartika Putri menanggapi puisi Sukmawati Soekarnoputri yang dinilai menyinggung umat Islam.
“Tamparan Keras” Kartika ia unggah di akun jejaring sosialnya di Senin (2/4/2018).
“Bismillahirrhmanirrohim. Tulisan ini hanya kewajiban saya Bagaikan seorang muslimah yang wajib meluruskan hal yang menurut saya tak pantas atau tak seharusnya…
tanpa mengurangi rasa hormat dan tetap saling menghargai….
bila tak tahu syariat Islam lebih bagus Menelusuri tahu atau jauh lebih DIAM saya rasa itu lebih bijak
*Aku tak tahu Syariat Islam* (Maka cari tahu atau DIAM)
*yang kutau sari konde ibu lebih cantik dari Burkak dirimu*
(Burkak bukan perkara kecantikan ibu, tapi itu Yaitu sunnah dan tahukah manfaat Burkak??? bila belum tahu juga maka saya beritahu)
*Gerai tekukan rambutnya suci sesuci kain pembungkus ujudmu*
(Menurut Islam kesucian wanita muslimah Yaitu dengan menjaga kehormatannya dan rambut suci yang dimaksud juga Yaitu aurat yang wajib dijaga dengan tutorial ditutupi)
Belum tahu besarnya dosa Mengakses aurat di Islam mari saya beritahukan
Kecantikan wanita asli bangsa kita Yaitu akhlak mulianya yang Bisa menyelamatkan negri tercinta ini..
Adzan bukanlah seni suara yang dimana wajib merdu melainkan panggilan Allah kepada hambaNya untuk mengerjakan sholat..
bila tak tahu maka saya beri tahu..bahwa seluruh umat Islam (laki-laki, tamyiz, dan berakal sehat)
dibolehkan melantunkan adzan tepat di waktunya dengan suara keras bukan wajib merdu aja di karenakan ingat ini panggilan Allah bukan pentas tarik suara
*sudah sejak Dulu kala riwayat bangsa beradab ini cinta dan hormat kepada ibu Indonesia dan kaumnya*
(Kalimat ini saya setuju, makanya jangan hilangkan adab Bagaikan bangsa Indonesia yang terkenal akan santunnya budaya saling menghormati, menghargai Disparitas suku, agama dan menyayangi sesama tanpa membeda-bedakan).
ISLAM bukanlah Budaya akan tetapi Yaitu Agama maka tak Bisa dibandingkan dengan budaya..
Buatlah karya tanpa membandingkan, cukup menceritakan Estetika budaya dan tanah air tercinta kita…”

Loading...
Saya hanyalah seorang Muslimah yang Berkebangsaan Indonesia dan berusaha menjalankan Syariat Islam dengan bagus dan Benar.. Juga berusaha Jadi anak Bangsa yang menghormati Disparitas dan Saling Menghargai sesama.. #menghargaiperbedaantanpamenjatuhkan #indonesiadamaibersatu

A post shared by Kartika Putri (@kartikaputriworld) on

[b-islam24h.com / bersamadakwah]

"Tamparan Keras" Kartika Putri untuk Puisi Sukma

Facebook Comments
Loading...

Leave a Reply