Tahukah kita Fatwa Embargo Bermain Kembang Api?

ceramahterbaru.net – KOMISI Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi DKI Jakarta di rapatnya di tanggal 13 Ramadhan 1431 H. bertepatan dengan tanggal 23 Agustus 2010 M,

Memutuskan:

Dengan bertawakkal kepada Allah SWT dan memohon ridha-Nya, sesudah mengkaji permasalahan Itu dari al-Quran, Sunnah dan pendapat (qaul) yang mutabar, menyempurnakan dan menetapkan fatwa mengenai Hukum Petasan dan Kembang Api (Fatwa MUI No. 31 Tahun 2000, penyempurnaan fatwa tanggal 24 Ramadhan 1395/30 Sep.1975), Bagaikan berikut:



1. Membakar, menyalakan atau membunyikan petasan dan kembang api di menyambut Hari Raya Idul Fitri, Tahun Baru dan Walimah (Resepsi), seperti yang dilakukan oleh umat Islam khususnya warga DKI Jakarta, atau Jadi bagian di ritual ziarah di TPU Dobo, Yaitu suatu tradisi atau kebiasaan buruk yang Serupa sekali tak terdapat di ajaran Islam, bahkan merupakan suatu perbuatan haram yang sangat bertentangan dan dilarang ajaran Islam. Hal ini dikarenakan oleh faktor-faktor Bagaikan berikut:

Loading...

a. Tradisi membakar, menyalakan atau membunyikan petasan dan kembang api Yaitu bersumber dari kepercayaan umat di luar Islam untuk mengusir setan yang dianggap mengganggu mereka. Hal ini jelas merupakan suatu kepercayaan yang bertentangan dengan Aqidah Islam. Padahal Islam memerintahkan umatnya untuk menghindari kepercayaan yang bertentangan dengan Aqidah Islam, di karenakan hai itu dinilai Bagaikan langkah setan di menjerumuskan umat manusia, sebagaimana difirmankan di Qur’an:

Hai orang-orang yang beriman, janganlah kita mengikuti langkah-langkah setan. Barangsiapa yang mengikuti langkah-langkah setan, maka sesungguhnya setan itu menyuruh mengerjakan perbuatan yang keji dan yang mungkar.” (QS. An-Nur[24] : 21)

Halaman selanjutnya →

Halaman 1 2 3

Tahukah kita Fatwa Embargo Bermain Kembang Api?

Facebook Comments
Loading...

Leave a Reply