Tagih Utang Lewat Medsos, Apa Hukumnya di Islam ?

ceramahterbaru.net – WANITA asal Medan berinisial FNA terjerat hukum pidana di karenakan menagih utang Rp70 juta melalui media sosial (medsos). Dia di ini sudah menjalani sidang Bagaikan terdakwa atas dugaan pencemaran nama bagus dan Undang-Undang (UU) Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Lalu bagaimana hukum Islam mengenai menagih utang lewat medsos? “Yang dilakukan oleh ibu Itu mungkin ada landasan atau alasan lain, seperti sudah mentok atau merasa tak ada iktikad bagus dari orang yang dihutangi, karenanya dia nekad Mengakses atau share di media sosial yang Bisa diakses dan dilihat siapapun,” ujar Wakil Ketua Majelis Dakwah dan Pendidikan Islam (Madani), Ustadz Ainul Yaqin menanggapi hal itu.

Namun karena ketoledorannya itu, justru Jadi keputusan yang Disorientasi kaprah dan menjerumuskan Febi di hukum yang lain, yakni pelanggaran UU ITE.



“Sebab pasti yang berutang akan merasa nama baiknya tercemar, aibnya terbuka lebar yang berujung di kemarahan di antara keduanya, tak menyelesaikan masalah Serupa sekali, malah menambah masalah baru, sudah jatuh ketimpa tangga” terangnya.

Loading...

Ustadz Ainul Yaqin Menyebut, semua ulama sepakat akad utang dinamakan qaradh dan mengutangkan hukumnya Yaitu sunah. “Artinya bahwa piutang atau meminjamkan itu merupakan ibadah, yang amal Itu dibalas pahala nantinya, tentunya konteks piutang untuk kebutuhan bukan maksiat,” katanya.

Lebih lanjut Perkataan Ainul Yaqin, bila sudah mempunyai rezeki lebih, maka seseorang yang berutang sebaiknya Genjah melunasi utang. Namun pemberi utang pun wajib merahasiakan orang yang dipinjamkannya, di karenakan itu Serupa dengan menutupi “aib” dan menjauhkannya dari berbagai perkara.

Halaman selanjutnya →

Halaman 1 2

loading…

Tagih Utang Lewat Medsos, Apa Hukumnya di Islam ?

Facebook Comments
Loading...

Leave a Reply