Survey LIPI, Infrastruktur Listrik dan Air Era Jokowi Buruk

Berita Islam 24H – Forum Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menyatakan bahwa pembangunan infrastruktur kelistrikan, air Higienis, dan transportasi publik di Masa Presiden Joko Widodo (Jokowi) buruk. Kesimpulan Itu mereka dapatkan dari hasil survey terhadap 145 ahli di bidang politik, ekonomi, sosial, budaya, pertahanan dan keamanan.
di survey yang diselenggarakan di 11 provinsi antara lain; Sumatera Barat, Lampung, Jakarta, Jawa Timur, Kalimantan Timur, Bali dan Sulawesi Tengah di periode April-Juli 2018, sebagian besar menyatakan bahwa pembangunan tiga infrastruktur Itu di era Jokowi belum memenuhi Asa.
Untuk infrastruktur air Higienis, jumlah responden yang menyatakan bahwa pembangunan masih buruk mencapai 44,8 persen.
Sementara itu untuk listrik dan transportasi publik, jumlah responden yang menyatakan bahwa pembangunan infrastruktur masih buruk masing-masingnya mencapai 40 persen dan 37,2 persen.
Koordinator Survey Ahli LIPI Esty Ekawati Menyebut Etos Itu justru berbeda bila dibandingkan dengan infrastruktur lain.
“Untuk jaringan telekomunikasi 62,1 persen ahli Menyebut justru bagus, infrastruktur kesehatan 62,1 persen, infrastruktur pendidikan 64,8 persen, BBM 58,6 persen, bandara dan pelabuhan mencapai 76,6 persen, jembatan dan jalan mencapai 60,7 persen,” katanya di Jakarta, Selasa (7/8).
Selain Etos Itu, Esty juga Menyebut bahwa ahli juga menilai bahwa walaupun memandang pembangunan infrastruktur bagus, mereka menilai itu semua belum memperbaiki pendapatan masyarakat. Mereka menilai hingga di ini pendapatan masyarakat masih buruk.
Sebanyak 53,80 persen ahli menilai bahwa disparitas harga antar wilayah juga masih buruk.
“Mereka menyatakan itu semua belum membawa dampak, sehingga mungkin ada benarnya bila ada yang banyak mempertanyakan untuk siapa pembangunan infrasuktur ini,” Perkataan Kepala Pusat Penelitian Politik LIPI Firman Noor.
Selain infrastruktur, LIPI menyatakan bahwa para ahli juga menyoroti kinerja Pemerintahan Jokowi di bidang industri. Mereka menilai bahwa kinerja pemerintah di bidang industri, terutama terkait penyerapan dan kapasitas tenaga kerja masih buruk (74 persen).
Kegiatan ekonomi luar negeri, termasuk ekspor, impor serta utang luar negeri dinilai 50 persen responden berada di kondisi yang masih buruk.
Selain itu, hal yang juga Jadi catatan ahli Yaitu akses masyarakat terhadap perumahan yang dinilai oleh 54,47 persen ahli masih sangat buruk.
“Ini wajib Jadi catatan di karenakan belum ada solusinya,” lanjut Firman. [b-islam24h.com / cnn]

Loading...
Advertisement

Survey LIPI, Infrastruktur Listrik dan Air Era Jokowi Buruk

Facebook Comments
Loading...

Leave a Reply