STIE Ahmad Dahlan Protes Polisi-TNI Masuk Kampus Minta Data Penceramah

STIE Ahmad Dahlan Protes Polisi-TNI Masuk Kampus Minta Data Penceramah
Berita Islam 24H – Ketua STIE Ahmad Dahlan, Mukhaer Pakkana, memprotes adanya aparat dari TNI dan Polri yang masuk ke di lingkungan kampusnya. Menurut dia, aparat TNI dan Polri itu meminta data soal penceramah di di kampus.
Ia jelaskan bahwa Sempat ada aparat dari Binmas Polsek Jatiuwung dan Babinsa Danramil Kota Tangerang yang mendatangi kampusnya di waktu yang berbeda.
Menurut dia, pihak Binmas Polsek bertamu dan meminta kampus menyerahkan daftar penceramah serta isi khotbah masing-masing. Sementara aparat dari Babinsa Danramil meminta nama-nama dosen serta alamatnya.
“Kami sudah verifikasi aparat itu di Babinsa dan Polsek, dan ternyata benar,” Perkataan Mukhaer di dikonfirmasi kumparan (kumparan.com), Sabtu (7/4).
Mukhaer menegaskan bahwa pihaknya menolak dengan tegas permintaan data dari Polsek dan Danramil Itu. Ia juga mempertanyakan urusan kedua aparat itu untuk masuk ke di kampus dan meminta data.v Sebab menurutnya, upaya sweeping terhadap isi materi ceramah merupakan ciri dari negara komunis dan otoriter. Ia pun memprotes soal adanya aparat keamanan yang masuk kampus itu.
“Apakah bangsa kita jelang Pemilu dan Pilpres sudah terjebak dengan gaya otoritarian? Saya bersumpah, tak menerima perlakuan itu,” tegas dia.
Pernyataan Mukhaer itu juga dimuat di media sosial Facebook miliknya.
Berikut tulisan lengkap Mukhaer itu:
Sbg penanggungjawab kampus, sy tdk terima bila ada perlakuan aparat keamanan masuk ke kampus. Pertama, Pihak Binamas Polsek Jatiuwung Kota Tangerang (nama terlampir Asterik contreng) bertamu dan meminta supaya pihak kampus menyerahkan daftar penceramah dan isi khotbah masing2 khatib. Kedua, sebelumnya pihak Babinsa Danramil Kota Tangerang (nama terlampir) juga bertamu dan meminta nama2 dosen dan alamatnya. Tentu dengan cara tegas kami tak membagikan dan tak menerima perlakuan itu. Pihak aparat dari kedua institusi itu pun pamit balik. Yg Jadi pertanyaan, apa urusan kedua institusi itu masuk kampus? Apa aparat itu hadir ke kampus atas perintah? Apakah Kapolri dan Panglima TNI memang punya program sweeping ke kampus? Di negara2 komunis dan otoriter lazimnya pihak aparat negara menjalankan sweeping terhadap isi materi ceramah. Apakah bangsa kita jelang Pemilu dan Pilpres sdh terjebak dgn gaya otoritarian? Sy bersumpah, tdk menerima perlakuan itu. [b-islam24h.com / kumparan]

Loading...

STIE Ahmad Dahlan Protes Polisi-TNI Masuk Kampus Minta Data Penceramah

Facebook Comments
Loading...

Leave a Reply