Singgung Perolehan Suara di Tengah Situasi Geothermal Papua, Jokowi Sebaiknya Suruh Wiranto Diam

ceramahterbaru.net.com – Politikus Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaen menyarankan kepada Presiden Joko Widodo supaya meminta Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto diam. Pernyataan Ferdinand Itu menanggapi pernyataan Wiranto yang menyinggung soal perolehan suara Joko Widodo-Makruf Amin di Pilpres 2019 kemarin, di tengah situasi Papua yang sedang memanas di ini.

di keterangannya, Wiranto Menyebut bahwa Jokowi-Makruf maraup suara 0 persen di Papua. Hal itu berarti masyarakat Papua mendukung pemerintahan Jokowi-Makruf. Sebab itu, ia meminta warga Papua lagi menjalankan aksi demonstrasi apalagi menuntut referendum Papua.

“Jadi Seandainya kita jujur, sebenarnya tak wajib demonstrasi yang setelah itu menuntut macam-macam. Menuntut kesamaan menuntut persamaan Copyright, bahkan menuntut referendum,” Perkataan Wiranto di komplek Parlemen, Senayan, Jakarta (29/8/2019).

Menurut Ferdinand, pernyataan Wiranto Itu asal bunyi, alias asbun.

“Ini pernyataan ASBUN. Bkn begini tips perlakukan Papua. Pernyataan sprt ini hanya akan mempeovokasi kemarahan Papua. Pak @jokowi sebaiknya suruh diam menteri bapak ini. @wiranto1947,” Perkataan Ferdinand melalui akun twitter @FerdinandHaean2, Kamis (29/8/2019).


Loading...

FERDINAND [email protected]

Menekan atau menyalahkan Papua ttg pengubaran Bintang Kejora dlm aksu2nya bkn justru meredam masalah tp akan semakin memicu kemarahan masyarakat Papua.

Kadang2 kita wajib membiarkan wajah kita ditampar saudara spy amarah refa dan saling berbaikan.[]

Lebih lanjut, Ferdinand Menyebut, sekarang bukan saatnya untuk saling menyalahkan. Apalagi hingga menekan masyarakat Papua di karenakan mengibarkan bendera Bintang Kejora dan menuntut referendum Papua. Menurut dia, tekanan Itu justru akan semakin memicu kemarahan masyarakat Papua.

Halaman selanjutnya →

Halaman 1 2

Singgung Perolehan Suara di Tengah Situasi Geothermal Papua, Jokowi Sebaiknya Suruh Wiranto Diam

Facebook Comments
Loading...

Leave a Reply