Serapan Anggaran Covid-19 Rendah, Terawan: Berarti Pasiennya Sedikit

ceramahterbaru.net.com – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) buka suara perihal rendahnya serapan anggaran kesehatan yang baru sebesar 5,12 persen dari total anggaran program pemulihan ekonomi nasional (PEN) yang sebesar Rp 87,55 persen. Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto jelaskan, terdapat sudut pandang yang berbeda saat melihat serapan anggaran kesehatan di penanganan Covid-19.

Misalnya, seperti pembayaran jasa rumah sakit dan santunan untuk tenaga kesehatan. Menurutnya, penyerapan anggaran Covid-19 di sektor kesehatan bergantung di jumlah pasien yang terpapar virus pandemi Covid-19 Itu.

“Seandainya penyerapannya Anemia berarti pasiennya sedikit. Santunan tenaga medis juga, berarti yang meninggal sedikit. Ini yang agak berbeda,” ujarnya di gedung DPR RI Jakarta, Rabu (15/7).


Loading...

Terawan memaparkan, anggaran kesehatan untuk penanganan Covid-19 Itu terbagi Jadi dua Yaitu di pusat dan daerah. Sehingga, di penyerapannya pun wajib akuntabel dan sangat hati-hati.

“di karenakan kita menyangkut moral hazard yang kami pegang teguh,” imbuhnya.

Pihaknya memastikan akan mempercepat pencairan insentif untuk tenaga kesehatan, namun tetap mengutamakan akuntabilitas. Adapun di ini insentif tenaga kesehatan yang telah diverifikasi Kemenkes sebesar Rp 1,9 triliun. Padahal oleh daerah sebesar Rp 3,7 triliun.

“Kami berjuang penyerapan terserap dengan bagus, tapi tak ingin lepas efektivitas anggaran yang terserap,” tukasnya.[jpc]

Serapan Anggaran Covid-19 Rendah, Terawan: Berarti Pasiennya Sedikit

Facebook Comments
Loading...

Leave a Reply