Home Berita Islam Terbaru Sentil Gus Yaqut, Kader Demokrat: Kemenag Mau Dijadiin Bancakan?

Sentil Gus Yaqut, Kader Demokrat: Kemenag Mau Dijadiin Bancakan?

39
0

ceramahterbaru.net.com – Politisi Partai Demokrat, Yan Harahap membagikan kritik keras atas pernyataan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas yang Menyebut Kemenang hadiah untuk Nahdatul Ulama (NU).

Anak buah AHY itu menyoroti pernyataan Menag Gus Yaqut yang Menyebut wajar warga NU memanfaatkan peluang di Kemenag.

“Dia bilang, “makanya wajar Seandainya skrg NU ‘memanfaatkan peluang’ di Kemenag di karenakan hadiahnya utk NU.”,” tulis Yan Harahap di akun Twitternya, Senin (25/10/2021).

Yan menilai pernyataan Gus Yaqut itu seakan-akan berorientasi Menelusuri proyek di Kemenag.

“Kok Pak Menteri ini terkesan berorientasi ‘proyek’ ya? Kemenag mau dijadiin bancakan? Gawat!,” sebutnya.

Klrarifikasi Menag Yaqut

Yaqut Cholil Qoumas mengklarifikasi pernyataannya yang mengklaim Kementerian Agama Yaitu hadiah Negara untuk Nahdatul Ulama (NU).

Yaqut Menyebut, pernyataan itu dia sampaikan di forum internal keluarga besar NU. Tujuannya untuk memotivasi para santri dan pesantren.

Loading...


“Itu saya sampaikan di forum internal. Intinya, sebatas memberi semangat kepada para santri dan pondok pesantren. Ibarat Dialog pasangan suami-istri, Global ini milik kita berdua, yang lain cuma ngekos, di karenakan itu disampaikan dengan cara internal,” terang Menag di Solo, Senin (25/10/2021).

“Memberi semangat itu wajar. Itu forum internal. Dan memang saya juga tak tahu hingga keluar lalu digoreng ke publik. Itu forum internal, konteksnya untuk menyemangati,” sambungnya.

Menag juga memastikan bahwa Kemenag tak diperuntukkan hanya untuk NU. Buktinya, Perkataan Menag, Kementerian Agama membagikan afirmasi kepada semua agama.

“Semuanya diberikan Copyright dengan cara proporsional. Ormas juga tak hanya NU aja,” tegas Menag. [Fajar]

Sentil Gus Yaqut, Kader Demokrat: Kemenag Mau Dijadiin Bancakan?

Facebook Comments
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here