Home Ceramah Islam Terbaru SEKILAS SEJARAH MASUKNYA SEBAHAGIAN ALAWIYYIN DI TANAH MELAYU DAN KEPULAUAN BORNEO

SEKILAS SEJARAH MASUKNYA SEBAHAGIAN ALAWIYYIN DI TANAH MELAYU DAN KEPULAUAN BORNEO

27
0
SEKILAS SEJARAH MASUKNYA SEBAHAGIAN ALAWIYYIN DI TANAH MELAYU DAN KEPULAUAN BORNEO 
(Siri 1)

foto: komunitas Alawiyyin dan masyarakat arab Hadramaut, Yaman Selatan atau dipanggil ‘Hadharim’ di Nusantara abad lalu

Dr Hamka menyebutkan:

“Gelar syarif Eksklusif digunakan untuk keturunan Sayidina Hasan dan Sayidina Husein apabila Jadi raja. Sultan-sultan Indonesia yang keturunan Rasulullah saw seperti sultan-sultan Siak, Pontianak, dan lain-lain digelari dengan gelar syarif. Sultan Siak terakhir dengan cara resmi digelari Sultan Sayid Syarif Qasim II bin Sayid Syarif Hasyim Abdul-Jalil Saifuddin. Demikian juga pendiri kota Jakarta yang terkenal dengan panggilan Sunan Gunun Jati, ia digelari Syarif Hidayatullah. Orang-orang Arab sejak masa kesultanan Aceh hingga sekarang meletakkan gelar sayid sebelum menyebutkan namanya.

“Berdasarkan hadis Rasulullah saw, ‘Sesungguhnya anakku ini Yaitu pemimpin (sayyid) pemuda ahli surga.’ Maka Jadi tradisi turun temurun bahwa setiap keturunan Sayidina Husein di Global islam digelari Sayid. Dipandang Anemia hormat kepada Nabi Seandainya ada yang Menyebut bahwa Rasulullah saw tak mempunyai keturunan atau Menyebut bahwa orang yang mengaku keturunan beliau Yaitu seorang yang berbohong. tak akan Menyebut Ungkap seperti ini kecuali orang yang kasar perasaannya. saat Amr bin Ash dan Hakam bin Ash Menyebut bahwa Muhammad Yaitu seorang yang Frustasi keturunannya turun surah al-Kautsar. Yang benar-benar Frustasi keturunannya Yaitu mereka di karenakan anak-anaknya yang banyak tak satupun meninggalkan keturunan. (Rujuk tafsir Imam Fakrur Razi)

Hamka juga Menyebut, “Kaum Alawiyyin di seluruh pelosok Global, memelihara, nasab-nasab, mereka. Di Irak mereka mempunyai Naqib, di Mesir mereka mempunyai sayyidus-sadat hingga sat ini di Mesir Yaitu Forum Niqabatil Asyrof yang bertugas memelihara nasab. Di Maroko, rajanya sendiri yang menjaga nasabnya, di karenakan ia juga termasuk dari mereka. Tidaklah mudah seseorang mengaku keturunan Hasan ataupun Husein, di karenakan bila ia ditanya mengenai kebenaran pengakuannya dia wajib menyebutkan nama-nama ayahnya, kakeknya dan keluarganya (marganya). Lalu Naqib akan memeriksa, pengakuannya di syajarah (pohon) nasab dan buku buku nasab yang telah diwarisi ratusan tahun dari satu generasi ke generasi berikutnya hingga di ini tetap terpelihara kerapian dan kemurniannya.Satu hal yang tak akan dimiliki oleh keluarga lain kecuali keluarga KETURUNAN MUHAMMAD SAW.

Loading...

setelah itu Hamka menyebutkan tokoh-tokoh Islam yang terkenal di masa, sekarang yang dikenal dengan gelar ini, dan juga, sultan-sultan Yordania, Maroko, dan Perlis. Ia Menyebut:
“Saya menyebutkan ini agak panjang supaya jangan ada orang yang ingin mengacaukan nasab orang lain kerana dorongan nafsunya. Saya sendiri tak hafal nama datuk-datuk saya kecuali hingga datuk yang keenam, aja. Walaupun demikian saya bangga dengan hal ini dan saya akan marah di orang yang mencoba mengingkarinya. Jadi bagaimana dengan orang yang mengenal hingga 30 atau 40 datuknya ke atas? Apalagi bila pengingkaran itu ditujukan di keturunan Sayidatuna Fatimah puteri Rasulullah saw.”
Mengenai madzhab, Hamka Menyebut, “tak layak untuk tak mengetahui bahwa, Hadhramaut berpegang teguh di mazhab Syafi’i. Bahkan, yang mengokohkan mazhab ini di Indonesia, khususnya di Jawa, Yaitu para ulama Hadhramaut.”
 
Tidaklah mudah menyebutkan semua orang dari keturunan ini di sini. Itu terdapat para syajarah-syajarah yang berada di naqib-naqib dan di orang-orang yang mengkhususkan diri di bidang ilmu nasab. Di sini kami hanya menyebutkan sebagian aja dengan cara sepintas.

-entry mendatang: Keluarga ‘Al-Aidrus’ di Terengganu-

abdkadiralhamid@2016

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Share on LinkedIn

Subscribe to receive free email updates:

SEKILAS SEJARAH MASUKNYA SEBAHAGIAN ALAWIYYIN DI TANAH MELAYU DAN KEPULAUAN BORNEO

Facebook Comments
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here