Sandi: Insya Allah THR Guru Honorer dan PPSU Cair Pekan Ini

Berita Islam 24H – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memastikan akan mengucurkan uang tunjangan hari raya (THR) Idul Fitri untuk guru honorer dan petugas penanganan sarana dan prasarana Generik (PPSU) di Jakarta. Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno Menyebut, THR kemungkinan diberikan di pekan ini.
“Pekan ini insya Allah semua prosesnya Bisa diselesaikan,” Perkataan Sandiaga di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (4/6).
Sandiaga Menyebut, anggaran THR di ini tengah diproses oleh Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) dan masing-masing dinas. Ia berharap para guru honorer DKI dan PPSU Genjah mendapatkan THR sebelum Hari Raya Idul Fitri.
“Kita akan selesaikan pekan ini dan itu Inheren kepada masing-masing dinas, bagus yang tentunya sekarang kita lagi lihat kan itu ada yang untuk melepas PPSU atau yang honorer itu semua akan mendapat,” ujar Sandiaga.
Selain kepada guru honorer, Pemprov DKI Jakarta juga membagikan THR kepada para pekerja harian lepas (PHL) dan pekerja PPSU. Sikap Pemprov DKI itu diambil untuk menyelaraskan keputusan dari Presiden RI Joko Widodo terkait peraturan pemerintah mengenai THR dan gaji ke-13 untuk pegawai negeri sipil (PNS), tentara nasional Indonesia (TNI), Polri, dan pensiunan.
Sebelumnya, pemerintah pusat mengalokasikan anggaran sebanyak Rp 35 triliun Eksklusif untuk THR, gaji ke-13 untuk PNS, TNI, Polri, dan pensiunan. Besaran itu sesuai dengan Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2017 mengenai APBN.
Sebelumnya, Ketua Generik PB PGRI Unifah Rosyidi menilai bahwa THR merupakan Disorientasi satu penghargaan untuk para guru honorer yang bergaji minim dan bekerja penuh waktu. “Mereka kan sudah bekerja keras dengan penghasilan yang sangat rendah, dikasih THR itu saya kira itu Jadi penghargaan buat mereka. Untuk itu, saya sambut bagus rencana Bu Sri Mulyani,” ujar Unifah, Sabtu (26/5).
Menurut Unifah, selama ini kesejahteraan guru honorer Anemia mendapatkan perhatian. Padahal, pemerintah daerah (pemda) Bisa lebih memperhatikannya. Disorientasi satu tutorial yang Bisa dilakukan Yaitu menganggarkan THR di anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD).
Eksklusif di pemda, kebijakan pemberian THR untuk guru honorer di daerah tentunya wajib berdasarkan data-data guru honorer yang terdapat di pemda. Oleh di karenakan itu, yang terpenting Yaitu pemda mengakui keberadaan guru honorer.
Namun, menurut Unifah, masih banyak pemda yang tak mementingkan kesejahteraan guru honorer. Padahal, berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 48 Tahun 2005 mengenai Pengangkatan Tenaga Honorer, pemda boleh mengangkat guru honorer Jadi calon pegawai negeri sipil, apabila di keadaan memaksa atau sangat butuh. Apalagi, di ini Indonesia kekurangan 988 ribu tenaga pengajar.
“Makanya kita mengimbaulah. Kan darurat guru, kekurangan guru, kesejahteraannya tolong diperhatikan. Anggarkan di APBD,” ujar Unifah. [b-islam24h.com / replubika]

Loading...
Advertisement

Sandi: Insya Allah THR Guru Honorer dan PPSU Cair Pekan Ini

Facebook Comments
Loading...

Leave a Reply