Rusia Peringatkan Risiko Perang Nuklir Meningkat

ceramahterbaru.net.com – Menteri Luar Negeri Rusia Menyebut risiko perang nuklir meningkat dengan cara signifikan di beberapa tahun terakhir di karenakan ketidaksediaan Amerika Serikat untuk menegaskan kembali kemustahilannya.

“Kami sangat prihatin dengan penolakan dua tahun dari Amerika untuk menegaskan kembali prinsip fundamental, postulat bahwa tak akan ada pemenang di perang nuklir, dan, oleh di karenakan itu, itu tak akan Sempat Bisa dilepaskan,” Perkataan Sergey Lavrov selama pidatonya di konferensi video Forum Bacaan Primakov di Moskow, Jumat(10/7) seperti dilansir Anadolu.

Dia berargumen bahwa Washington sedang menghancurkan mekanisme kontrol senjata internasional supaya bebas memilih alat tekanan, termasuk kekuatan, di titik mana pun di Global tak peduli berapa harganya dengan tujuan akhir untuk mendapatkan global dominasi dan menang di apa yang mereka sebut persaingan kekuatan utama.

“Ini sangat mengganggu latar belakang perubahan doktrinal di sikap kepemimpinan politik Amerika, yang sekarang memungkinkan penggunaan senjata nuklir terbatas,” ujar Lavrov.

Loading...


Washington mengambil langkah-langkah praktis untuk mendukung pergeseran doktrinal, Memajukan dan melonjakkan persenjataan nuklir hasil rendah.

Lavrov Menyebut AS memakai ancaman Rusia untuk membuat amandemen yang diperlukan, dengan Menyebut Rusia mempunyai bagian rahasia dari doktrin militernya.

di beberapa tahun terakhir, AS membatalkan rencananya di bawah sejumlah perjanjian pengendalian senjata, termasuk Pakta Nuklir Jangka Menengah, Langit Terbuka, perjanjian Rudal Anti-Balistik, yang dianggap Bagaikan pilar keamanan internasional.

Perjanjian terakhir yang masih berlaku – Perjanjian Pengurangan Senjata Strategis – akan berakhir di 2021 dan Lavrov memperkirakan bahwa AS tak akan setuju untuk memperluasnya. []

Rusia Peringatkan Risiko Perang Nuklir Meningkat

Facebook Comments
Loading...

Leave a Reply