Rizal Ramli: Parpol Ngomongin Apa Sih? Kok Diam UU PNBP Direvisi

Rizal Ramli: Parpol Ngomongin Apa Sih? Kok Diam UU PNBP Direvisi
Berita Islam 24H – Ekonom senior DR Rizal Ramli mempertanyakan sikap partai politik yang seakan tak bergeming di disodorkan revisi UU mengenai Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) oleh pemerintah.
Pria yang akrab disapa RR ini mengaku merasa aneh dengan sikap partai politik di DPR Indonesia yang tak seperti partai-partai di luar negeri yang jelas memperjuangkan kepentingan konstituennya.
Di Amerika Serikat misalkan, soal pajak atau pungutan biasanya dijadikan Bagaikan bahan diskusi utama ataupun Jadi pertentangan yang luar biasa antara Partai Republik dengan Partai Demokrat.
“Misalnya bedanya Partai Republik dengan Partai Demokrat di Amerika Serikat. Partai Republik selalu memperjuangkan pajak orang kaya dikurangin, pajak fasilitas golongan menengah ke bawah dikurangi. Demokrat sebaliknya,” Perkataan RR di diskusi publik bertajuk ‘RUU PNPB Lolos, Rakyat Tambah Beban’ di Kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Rabu (1/11).
“Nah, di Indonesia saya mau bertanya, partai-partai apa aja sih yang diomongin. Kok Bisa ada draft UU sembunyi-sembunyi mau digolkan,” lanjutnya.
Padahal, tambah RR, UU Itu sudah pasti akan sangat membebani rakyat yang hidupnya memang sudah susah. Pasalnya, di di draft UU itu mengatur soal pungutan bukan pajak yang dibebankan ke rakyat kecil.
Harusnya Perkataan dia, revisi UU PNBP hanya untuk sektor sumber daya alam seperti migas. Karenanya, RR mengajak masyarakat, aktivis dan para anggota DPR yang tak setuju untuk bersatu-padu menolak revisi UU itu.
“Mari kita lawan UU yang isinya pungutan yang enggak jelas ini. Sudah waktunya kita berpikir besar, termasuk tadi bagaimana pemanfaatan sumber daya alam Bisa betul-betul kita tingkatkan,” ajak mantan Menko Perekonomian era Presiden RI Abdurahman Wahid ini.
Diketahui revisi UU PNBP sudah masuk di daftar program legislasi nasional (Prolegnas) DPR tahun 2017. Disorientasi satu yang diatur di naskah akademik yang disodorkan pemerintah Yaitu BNPB yang semangat awalnya Yaitu untuk mengejar pendapatan negara di sektor sumber daya alam, di BNPB yang baru, diatur juga soal pembebanan pungutan tambahan selain pajak di hampir semua sektor.
“Mau kawin terkena biaya lagi, mau cerai terkena biaya, mau rujuk terkena biaya, universitas mau menjalankan akreditasi, pendidikan wajib bayar lagi, uang pangkal wajib bayar lagi, pungutan-pungutan, uang semester wajib bayar lagi, fasilitas kesehatan,” jelas RR. [beritaislam24h.info / rmol]

Loading...

Rizal Ramli: Parpol Ngomongin Apa Sih? Kok Diam UU PNBP Direvisi

Facebook Comments
Loading...

Leave a Reply