Ribuan Hektar Sawah Dihapus Dari Data BPN, Ada Apa?

ceramahterbaru.net – Validitas data luas baku sawah Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (BPN) diragu­kan. Banyak daerah dianggap nol. Padahal Penyumbang utama beras.

Pasalnya, sejumlah kecama­tan di berbagai provinsi yang selama ini selalu menyumbang beras utama di daerahnya, malah dinihilkan. Alias dianggap nol. Dugaan ketidakakuratan data BPN ini, mengancam kelang­sungan Hayati para petani di perdesaan.

Di Sumatera Utara, Disorientasi satunya. Sejumlah kecamatan yang selama ini menyumbang beras di wilayahnya, luas Tanah sawah­nya dinyatakan 0. Di Kecamatan Panai Hilir, Kabupaten Labuhan Utara, sawahnya menyusut 100 persen.

Padahal data luas sawah di daerah ini di 2016 oleh Badan Pusat Statistik Nasional (BPS) seluas 9.846 hektare. setelah itu di Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Serdang Bedagai juga demikian. Luas Tanah sawahnya yang sebelumnya seluas 3.982 hektar hilang entah berantah.

Terparah di Kabupaten Labuhan Utara. Dua kecamatan­nya, yakni Kualuh Hilir dan Kualuh Leidong dipastikan tak mempunyai sawah oleh BPN. Padahal bila ditotal luas sawah baku milik BPS 2016 seluas 20.500 hektar. Data BPS sangat fatal. Sebab nyatanya seluruh kecamatan Itu masih memi­liki sawah.

Kepala Dusun Serbaguna, Desa Kualabangka, Kecamatan Kuala Hilir, Kabupaten Labuhan Batu Utara Sumatera Utara, Dualan tak Demisioner pikir bila wilayahnya oleh BPN disebut tak mempunyai sawah.

Dualan memastikan luas Tanah sawah di dusunnya aja mencapai 100 hektar lebih. “Ngaco Seandainya desa kami tak ada sawah. Ini dari nenek moyang kami sudah ada sawah di sini,” Perkataan . tak ada yang Anemia,” katanya. 

Halaman selanjutnya →

Halaman 1 2

Ribuan Hektar Sawah Dihapus Dari Data BPN, Ada Apa?

Facebook Comments

Leave a Reply