Home Berita Islam Terbaru Prabowo Subianto Langsung Dukung Gugat UU Pemilu

Prabowo Subianto Langsung Dukung Gugat UU Pemilu

94
0
Prabowo Subianto Langsung Dukung Gugat UU Pemilu
Berita Islam 24H – Ketua Generik Partai Gerindra Prabowo Subianto mendukung rencana menggugat Undang-Undang Pemilu yang baru disahkan pemerintah dan DPR, ke Mahkamah Konstitusi. Disorientasi satu isi UU yang dianggap memberatkan Yaitu persyaratan ambang batas pencalonan presiden atau presidential threshold di pemilu 2019 sebesar 20 persen kursi legislatif atau 25 persen suara nasional.
“Iya dong (mendukung upaya judicial review),” Perkataan Wakil Ketua Generik Partai Gerindra Fadli Zon di DPR, Jakarta, Jumat (21/7/2017).
Prabowo, Perkataan Fadli, menganggap persyaratan Itu melanggar ‎konstitusi.
‎Fadli Zon yang juga Wakil Ketua DPR menambahkan uji materi terhadap UU merupakan Copyright warga negara.
Fadli sudah mendengar ada sejumlah pihak yang akan Genjah menjalankan uji materi ke mahkamah.
Gerindra akan berkoordinasi dengan mereka yang ingin mengajukan gugatan. Partai Gerindra sudah menjalankan kajian hukum terhadap undang-undang yang disahkan dini hari tadi.
“Nanti kan Bisa bersama Serupa juga Seandainya memang sejumlah pihak mengajukan, mungkin Bisa bersama Serupa dengan argumentasi yang lebih kuat atau Serupa,” Perkataan dia.
bila nanti ada yang menjalankan uji materi, Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah ‎meyakini hakim MK akan mengabulkannya.
‎”Dugaan saya kemungkinan besar ini dimenangkan oleh Mahkamah Konstitusi,” Perkataan Fahri di DPR.
Opsi ambang batas pencalonan presiden atau presidential threshold di pemilu 2019 sebesar 20 persen kursi legislatif atau 25 persen suara nasional dinilai sangat memberatkan, terutama partai-partai kecil.
Fahri yakin MK mengabulkan judicial review di karenakan konsep threshold bertentangan dengan prinsip persyaratan atau prinsip pemilihan presiden dan wakil presiden dengan cara langsung. ‎Menurutnya persyaratan Itu bertentangan di karenakan hasil pemilu sebelumnya Jadi syarat pemilu yang akan datang.
‎”Jadi itu seperti menciptakan semacam ketidakpastian politik dan itu Bisa menciptakan manajemen politik yang tak Bisa terkendali sebab capaian tahun ini ditentukan di tahun yang akan datang,” katanya.
DPR dan pemerintah mengesahkan RUU Pemilu Jadi UU di rapat paripurna yang berlangsung sejak kemarin hingga dini hari tadi.
Empat fraksi: Gerindra, Demokrat, PKS dan PAN, yang sejak awal menginginkan presidential threshold 0 persen masuk revisi, walkout. Padahal enam fraksi: PDI Perjuangan, Golkar, Nasdem, Hanura, PKB, dan PPP menyebakati presidential threshold sebanyak 20 persen kursi DPR atau 25 persen suara dengan cara nasional. [beritaislam24h.info / sc]
Loading...

Prabowo Subianto Langsung Dukung Gugat UU Pemilu

Facebook Comments
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here