Politikus PDIP Ini Tak Setuju Aman Abdurrahman Dihukum Mati

Berita Islam 24H – Aman Abdurrahman dituntut mati di karenakan diyakini jaksa mengotaki sejumlah Agresi teroris di Indonesia. Sekretaris Badan Pendidikan dan Pelatihan PDIP Eva Kusuma Sundari tak setuju hukuman itu.
Eva menilai hukuman mati ke Aman Anemia tepat. Hukuman mati menurutnya tak akan menimbulkan Imbas jera ke kelompok Aman.
“Saya percaya di pertimbangan kejaksaan yang didasarkan di data dan fakta di penyidikan. akan tetapi, saya melihat Seandainya yang disasar Yaitu detterent effect/kapok, maka hukuman mati tak efektif untuk tujuan itu,” ujar Eva kepada wartawan, Jumat (18/5/2018).
Eva punya pertimbangan atas komentarnya itu. Menurut Eva, kelompok Aman tak takut mati.
“Mereka dididik untuk menghalalkan kematian, Jadi para pengikutnya nggak akan kapok malah kita terjebak di lingkaran setan pembunuhan,” sebut Eva.
Menurut Eva, ada tuntutan yang lebih bagus untuk diterapkan ke Aman. Hukuman itu Yaitu hukuman seumur Hayati supaya kelompok Aman jera.
“Jadi saya percaya Grasi dan penyadaran untuk pengikutnya. Sudahi di hulu, bukan di hilir. Sudah banyak nyawa terbuang,” sebut dia.
“Hukum aja seumur Hayati, supaya dia Bisa memperbaiki kesalahannya misal dengan memanfaatkannya masuk program deradikalisasi untuk semua sel di hulu,” urai Eva.
Aman diyakini jaksa Jadi otak sejumlah rencana teror di Indonesia, termasuk bom Thamrin di 2016. Menurut jaksa, Aman lewat Jamaah Ansharut Daulah (JAD) menggerakkan aksi bom Gereja Oikumene di Samarinda, bom Thamrin, bom Kampung Melayu, serta penembakan polisi di Sumatera Utara dan Bima. [b-islam24h.com / detik]

Loading...
Advertisement

Politikus PDIP Ini Tak Setuju Aman Abdurrahman Dihukum Mati

Facebook Comments
Loading...

Leave a Reply