Home Berita Islam Terbaru Perkataan Abu Jahal mengenai Peribadi Rasulullah

Perkataan Abu Jahal mengenai Peribadi Rasulullah

141
0

Al-Masur bin Mukhramah, anak saudara Abu Jahal, anak dari saudari perempuannya, bertanya kepada Abu Jahal mengenai peribadi Muhammad bin Abdullah -shallallahu ‘alaihi wa sallam-, “Wahai pamanku, apakah kalian menuduh Muhammad itu berdusta sebelum beliau Menyebut apa yang dia katakan sekarang ini -yakni risalah kenabian-? “

“Wahai anak saudaraku, demi Allah! Sungguh sewaktu Muhammad masih seorang pemuda, ia diberi gelaran al-amin (yang dipercayai) di tengah-tengah kami. Kami Serupa sekali tak Sempat cuba menyebutnya berdusta. “, Perkataan Abu Jahal.

Anak saudaranya kembali bertanya, “Wahai pakcik, mengapa kalian tak mengikutinya?”

Abu Jahal menjawab, “Wahai anak saudarku, kami dan Bani Hashim selalu bersaing di masalah kemuliaan. bila mereka memberi Boga, kami juga memberi Boga. bila mereka menjamu dengan minuman, kami juga demikian. bila mereka memberi perlindungan, kami juga melakukannya. hingga-hingga kami Serupa-Serupa duduk di atas haiwan tunggangan untuk berperang, kami (dan Bani Hasyim) Serupa di kemuliaan. setelah itu mereka berkata, ” ‘Di kalangan kami ada seorang Nabi (Muhammad shallallahu’ alaihi wa sallam) ‘. di apabila-apabila kabilahku boleh menyamai kemuliaan ini? 

Inilah alasan Abu Jahal menolak beriman. Bukan kerana Muhammad bin Abdullah shallallahu ‘alaihi wa sallam itu berdusta. Tapi yang menghalangnya Yaitu kesombongan. bila dia beriman, bererti kabilahnya kalah di kemuliaan. Kabilahnya kalah gengsi dengan Bani Hashim. Dan di Masa sekarang, alasan ini pula yang Jadi latar belakang seseorang menolak kebenaran.

Di hari Perang Badar, al-Akhnas bin Syuraiq bertanya kepada Abu Jahal, “Abul Hakam (sebutan Abu Jahal di tengah kafir Quraisy), beritahu aku mengenai Muhammad. Apakah ia orang yang jujur ​​atau pendusta? Kerana di sini tak ada seorang Quraisy pun selain aku dan engkau yang mendengar pembicaraan kita. “

Abu Jahal menjawab, “Celaka engkau! Demi Allah, sungguh Muhammad itu seorang yang jujur. Dia Serupa sekali tak Sempat berbohong. Tapi, Seandainya anak-anak Qushay dengan al-liwa ‘(mengatur urusan perang), hijabah (memegang kunci Kaabah dan pengaturannya), Siqayah (memberi jamaah haji minum), dan juga nubuwwah (kenabian), Quraisy yang lain kebagian apa? “(Ibnul Qayyim, Hidayatul Hayara, Hal: 50-51).

Kisah ini dinukil dari kitab Wa Syahida syahidun min ahliha oleh Raghib as-Sirjani.

Perkataan Abu Jahal mengenai Peribadi Rasulullah

Facebook Comments
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here