Home Ceramah Islam Terbaru PERBUATAN SUNAH di SHALAT (BAG. 4) : Membaca Surah Seusai al-Fatihah dan...

PERBUATAN SUNAH di SHALAT (BAG. 4) : Membaca Surah Seusai al-Fatihah dan Takbir Perpindahan, KAJIAN FIKIH MAZHAB SYAFII

22
0
KAJIAN FIKIH MAZHAB SYAFII
FIKIH SHALAT

shalat-jamaah

PERBUATAN SUNAH DI di SHALAT
(BAGIAN KEEMPAT)


10. Membaca ayat Seusai al-Fatihah.
Dianjurkan membaca ayat atau surah Seusai selesai membaca al-Fatihah di rakaat pertama dan kedua untuk imam, munfarid dan makmum bila tak mendengar bacaan imamnya. Yang paling afdhal Yaitu membaca minimal tiga ayat atau lebih. Membaca satu surah dengan cara lengkap lebih bagus dari membaca sebagian surah meskipun lebih panjang bacaannya. Dibolehkan membaca sebagian ayat bila maknanya Bisa dipahami dengan benar.
Dianjurkan di shalat Magrib membaca surah-surah pendek di akhir Alquran (qishârul mufashshal), Yaitu dari surah adh-Dhuhâ hingga an-Nâs. di shalat Ashar dan Isya dianjurkan membaca surah-surah yang sedang (awâsithul mufashshal), Yaitu dari surah an-Naba` hingga adh-Dhuhâ. Dan di shalat Zhuhur dan Shubuh membaca surah-surah panjang (thiwâlul mufashshal), Yaitu dari surah al-Hujurât hingga an-Naba`. 

Dianjurkan pula membaca surah Eksklusif yang dibaca Nabi SAW di shalat Eksklusif, misalnya membaca surah as-Sajdah dan al-Insân di shalat Shubuh hari Jum’at. Semua anjuran ini bila para makmum rela dengan bacaan yang panjang. bila tak maka sebaiknya dibaca yang lebih ringkas.

Dianjurkan untuk mengurutkan bacaan surah di shalat sesuai urutan mushaf. Dan membaca bacaan yang lebih panjang di rakaat pertama daripada rakaat yang kedua.
Diriwayatkan dari Abu Hurairah RA: 
“Saya tak Sempat shalat di belakang seseorang yang paling mirip shalatnya dengan Rasulullah SAW dari si fulan. Lalu kami shalat di belakang orang Itu. Ia memanjangkan dua rakaat pertama dari shalat Zhuhur dan meringkas di dua rakaat terakhir. Ia juga meringkas di shalat Ashar. Dan membaca di shalat Magrib dengan qishârul mufashshal. Membaca saat shalat Isya dengan Wasysyamsi wa Dhuhâhâ dan sejenisnya. Serta membaca di shalat Shubuh dengan dua surah yang panjang.” (HR Nasa`i).

Diriwayatkan pula dari Abu Qatadah RA: 
“Rasulullah SAW membaca di shalat Zhuhur  di dua rakaat pertama surah al-Fatihah dan surah lain di setiap rakaat. terkadang beliau memperdengarkan ayat yang dibaca kepada kami. Beliau memanjangkan bacaan di rakaat pertama yang tak dipanjangkan di rakaat kedua. Dan beliau membaca surah al-Fatihah di dua rakaat terakhir di setiap rakaat. Itulah yang dilakukan saat Ashar, dan begitu pula Shubuh.” (HR. Bukhari dan Muslim).

tak dianjurkan membaca surah Seusai al-Fatihah di rakaat ketiga dan keempat kecuali untuk masbuk yang tak mendapatkan bacaan surah bersama imam maka dianjurkan membacanya saat ia melengkapi rakaat supaya shalat Itu tak kosong dari bacaan surah.

11. Membaca dengan keras atau lirih sesuai tempatnya masing-masing.
Yaitu untuk imam dan munfarid. Adapun makmum maka tak dianjurkan di karenakan Bisa mengganggu imam dan mempertentangkan bacaan. Dan perempuan tak dianjurkan bila berada di hadapan lelaki asing.
bila melaksanakan shalat qadha yang jahriyah (keras) di waktu sirriyah (pelan) atau sebaliknya maka yang Jadi ukuran Yaitu waktu Aplikasi.
Yang dimaksud mengeraskan bacaan Yaitu bila suara terdengar oleh orang yang di sisinya. Dan melirihkan bacaan Yaitu bila suara hanya terdengar oleh pembaca aja.
Tempat yang dianjurkan membaca keras Yaitu shalat Shubuh, dua rakaat pertama shalat Maghrib dan Isya, shalat Jum’at, shalat Ied (hari raya), shalat Istisqa` (meminta hujan), shalat Khusuf (gerhana bulan), shalat Tarawih, dan shalat Witir di bulan Ramadhan. Selain semua tempat itu dianjurkan untuk dilirihkan.

12. Memohon rahmat saat mendengar ayat rahmat dan memohon perlindungan saat mendengar ayat azab.
Seperti dengan mengucapkan: allahumaghfirlî warhamnî (ya Allah ampunilah dan berilah rahmat kepadaku). Dan membaca: allahumma a’idznî minannâr (ya Allah lindungilah aku dari neraka).
Diantara tempat membaca doa atau zikir yang lain Yaitu:

Loading...
  1. saat mendengar ayat yang memerintahkan bertasbih maka bertasbih.
  2. Seusai membaca akhir surah at-Tîn, dan al-Qiyâmah membaca: balâ wa ana ‘alâ dzâlika minasy syâhidîn (tentu, dan aku Yaitu Disorientasi satu saksinya).
  3. Di akhir al-Mursalât membaca: âmannâ billah (kami beriman kepada Allah).
  4. Di akhir adh-Dhuhâ membaca: alhamdulillah.

Diriwayatkan dari Hudzaifah RA bahwa ia melaksanakan shalat bersama Rasulullah SAW di suatu malam. Ia berkata: “Dan bila beliau membaca ayat yang mengandung tasbih maka beliau bertasbih. bila membaca ayat berisi permohonan maka beliau memohon. Dan bila membaca ayat berisi perlindungan maka beliau meminta perlindungan.” (HR. Muslim).

13. Menyimak bacaan imam.
Hendaklah makmum diam dan menyimak semua bacaan imam kecuali bila ia membaca al-Fatihah.

14. Membaca al-Fatihah untuk makmum Seusai membaca amin.
Kecuali bila ia merasa tak mampu menyelesaikan al-Fatihah maka dibolehkan membaca bersama imam.

15. Membaca takbir perpindahan (takbir intiqal) dan tasmi’.
Dianjurkan untuk imam, makmum dan munfarid untuk membaca takbir intiqal Yaitu takbir yang menandai perpindahan dari satu rukun kepada rukun yang lain. Dan juga membaca tasmi’ Yaitu bacaan sami’allahu liman hamidah saat berdiri dari rukuk Futuristis i’tidal. Dianjurkan untuk memanjangkan bacaan takbir dan tasmi’ hingga sempurna gerakan Futuristis rukun berikutnya.
Ini berdasarkan hadits Abu Hurairah RA: “Sesungguhnya Nabi SAW saat melaksanakan shalat maka beliau bertakbir saat berdiri, saat rukuk, lalu membaca sami’allahu liman hamidah saat mengangkat kepalanya, lalu bertakbir saat akan sujud, dan bertakbir saat mengangkat kepala dari sujud. Beliau menjalankan itu semua di setiap rakaat shalat hingga selesai melaksanakannya.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Wallahu A’lam.

Sumber :

abdkadiralhamid@2016

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Share on LinkedIn

Subscribe to receive free email updates:

PERBUATAN SUNAH di SHALAT (BAG. 4) : Membaca Surah Seusai al-Fatihah dan Takbir Perpindahan, KAJIAN FIKIH MAZHAB SYAFII

Facebook Comments
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here