Pendukung Petisi Online Tolak Pilkada 2020 Meroket

ceramahterbaru.net.com – Aplikasi Pilkada Serentak 2020 yang diputuskan pemerintah tetap berlangsung tahun ini ditolak oleh Koalisi Masyarakat Sipil Untuk Pilkada Sehat.

Penolakan Itu disampaikan koalisi yang digaungi ICW, JPPR, KIPP Indonesia, Kopel, Netgrit, Netfid, Perludem, PUSaKO FH Unand, Puskapol UI, Rumah Kebangsaan, PPUA Disabilitas, dan Kemitraan, di bentuk petisi yang dipublis di website www.change.org.

Berdasarkan hasil penelusuran Kantor Berita Politik RMOL di pukul 13.26, Jumat (5/6), petisi yang berjudul “Keselamatan dan Kesehatan Publik Terancam, Tunda Pilkada ke 2021” ini telah ditandatangani 10.698 orang.



Di di petisi ini dituliskan landasan dasar Pilkada wajib ditunda ke 2021 Yaitu di karenakan kurva kasus Covid-19 dengan cara harian masih menemui peningkatan.

Loading...

“Penambahan kasus masih di jumlah peningkatan yang besar, belum ada juga Asterik-Asterik bahwa kita sudah melewati puncak Endemi, apalagi mendekati akhir Endemi. Belum ada yang Bisa memastikan kapan pandemi akan berakhir,” tulis petisi ini.

Mengacu di tren Itu, koalisi menyayangkan keputusan pemerintah dan DPR yang menyepakati untuk melanjutkan Pilkada di tahun ini, dengan mengeluarkan Perppu 2/2020 yang menyatakan Aplikasi PIlkada akan dilakukan Desember 2020.

Halaman selanjutnya →

Halaman 1 2

Pendukung Petisi Online Tolak Pilkada 2020 Meroket

Facebook Comments
Loading...

Leave a Reply