Penataan Jakarta Amburadul dizaman Ahok

Penataan Jakarta Amburadul dizaman Ahok
Berita Islam 24H – Penataan Ibu Kota di bawah kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dinilai amburadul. Alih-alih ingin menata yang terjadi justru penyingkiran terhadap masyarakat Jakarta.
Begitu Perkataan sejarawan Betawi JJ Rizal di diskusi bertajuk “Membedah Jakarta” yang digelar di Posko Jakarta Pilih Anies Sandi (JakPAS) di Jalan Bonang 1, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (20/12).
JJ Rizal Menyebut, rencana reklamasi di Pantai Utara Jakarta tak mempunyai keuntungan untuk Jakarta. Pembangunan reklamasi hanya Bisa dimanfaatkan untuk kalangan menengah atas. Sementara untuk kalangan menengah bawah akan terus tergerus. Membangun Jakarta, lanjut Rizal, tak wajib wajib paham.
“Contohnya mantan Gubernur DKI Jakarta Ali Sadikin yang tak paham betul dengan kebudayaan Jakarta. Namun, Bang Ali mampu mendengarkan sejumlah omongan orang. di karenakan itu, penataan dan kebudayaan Jakarta terjadi. Bang Ali setelah itu Jadi besar di karenakan orang Jakarta yang begitu bangga,” Perkataan Rizal.
Sementara, lanjut Rizal, Gubernur Ahok enggan mendengarkan omongan orang. “Mulutnya yang besar cenderung menimbulkan konflik. di karenakan itu masalah selalu muncul dimasa kepemimpinannya,” ucapnya.
Rizal menuturkan, salam perjalanan pembangunan Jakarta, peran Presiden Soeharto sangat lebih bagus. Presiden Soeharto mampu menciptakan dan melestarikan beberapa gedung sejarah, termasuk merevitalisasi Museum Fatahillah yang di ini tersohor.
Rizal mengungkapkan, di ini di bawah kepemimpinan Ahok, keadilan masyarakat tak terjadi. Pemerataan kesejahteraan semakin tak seimbang. setelah itu persoalan penataan, Rizal menilai semua Jadi amburadul di karenakan beberapa kawasan Jadi tergusur.
“Ini bukan menata, akan tetapi menyingkirkan,” katanya Rizal seperti diberitakan RMOLJakarta.com. [ceramahterbaru.net / nn]

Loading...

Penataan Jakarta Amburadul dizaman Ahok

Facebook Comments
Loading...

Leave a Reply