Pemilu Banyak Makan Korban, Prof. Susi: Pemerintah wajib Minta Maaf!

ceramahterbaru.net – Pemerintah didesak untuk meminta maaf atas banyaknya korban di proses pemilihan Generik (Pemilu) 2019. Selain itu, pemerintah juga diminta untuk mengevaluasi konsep Pemilu serentak.

Demikian disampaikan oleh Guru Besar Hukum Tata Negara Universitas Padjadjaran, Profesor Susi Dwi Harijanti, di mengisi Seminar Nasional Evaluasi Pemilu Serentak 2019, di Fakultas Hukum Universitas Indonesia, Selasa (30/4).

“Berani tak kita Menyebut, kita meminta maaf, Pemerintah meminta maaf dengan cara resmi di karenakan sudah begitu banyak jatuh korban dan Pemerintah mengakui, negara mengakui bahwa sistem serentak ini wajib dievaluasi dengan cara menyeluruh,” ucap Prof. Susi kepada peserta seminar nasional.

Menurutnya, penyelenggaraan Pemilu bukan hanya dilihat dari segi efisiensi aja, namun juga sarana untuk memenuhi Copyright asasi manusia.



Loading...

“Bukan hanya sekedar tercapai atau tak, efisiensi itu tercapai atau tak. Bukan hanya semata-mata persoalan materi, bukan hanya semata-semata persoalan sistem presidensil itu akan diperkuat, akan tetapi yang wajib kita kedepankan Yaitu Pemilu itu Yaitu sarana demokrasi, Pemilu itu Yaitu sarana untuk memenuhi Copyright asasi manusia,” tegas Prof Susi.

Pemilu 2019 ini, imbuh Prof Susi merupakan fungsi peralihan jabatan negara yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan rakyatnya bukan hanya pemenuhan kekuasaan.

“Meskipun ada fungsi lain peralihan dan pengisian jabatan negara. Tapi jangan lupa bahwa pengisian jabatan-jabatan negara itu di rangka apa, di rangka memenuhi kebutuhan rakyat, bukan di rangka pemenuhan kekuasaan,” Perkataan Prof Susi. (rmol)

Pemilu Banyak Makan Korban, Prof. Susi: Pemerintah wajib Minta Maaf!

Facebook Comments
Loading...

Leave a Reply