Pelantikan Jokowi Dianggap tak Absah, Dokter Zul: Ada Pemalsuan di UUD 1945

ceramahterbaru.net.com – Pelantikan Jokowi – Maruf Amin Bagaikan Presiden dan Wakil Presiden 2019-2024 digugat lantaran dianggap tak Absah oleh Dokter Zulkifli S Ekomei.

Ia mengaku memang dirinya sendiri yang menjalankan gugatan. Ia Menyebut bila sudah banyak yang menyatakan untuk siap mendukungnya.

“Saya sendiri (yang menggugat). Saya menunggu gugatan Hegemoni dari banyak pihak yang sudah menyatakan siap mendukung,” ungkapnya di Selasa (15/10/2019).

Pria yang disapa akrab Dokter Zul ini Menyebut, alasan penggugatan itu di karenakan dirinya menemukan pemalsuan di UUD 1945 hasil amandemen atau yang berlaku di ini.



Menurutnya, di ketetapan MPR jelas ada Perkataan-Perkataan UUD 1945 yang telah menemui perubahan ini merupakan undang undang yang diberlakukan oleh Panitia Perisapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) di tanggal 18 Agustus 1945 terdahulu.

Loading...

“Alasan saya menggugat di karenakan saya menemukan pemalsuan di UUD ’45 yang berlaku di ini. Sementara ketetapan ini terjadi di 2002. Saya melihat di prosesnya menemukan fakta dan data bahwa itu didesain oleh orang lain, bukan oleh anggota MPR,” ujarnya.

Selain itu, lanjut Zul, banyak Defleksi-Defleksi seperti pencabutan tap MPR mengenai referendum. Menurut dia, gugatan yang diajukannya Itu Yaitu dampak dari UUD 1945 yang dianggap palsu.

“Yang paling membuat saya wajib menggugat Yaitu dampak dari UUD 1945 palsu ini. Yaitu Pilpres langsung yang menggerus persatuan Indonesia,” ucapnya. [sc]

Pelantikan Jokowi Dianggap tak Absah, Dokter Zul: Ada Pemalsuan di UUD 1945

Facebook Comments
Loading...

Leave a Reply