Home Ceramah Islam Terbaru Panduan Meraih ilmu Yang Bermanfaat dari Al-Imam Habib Ali bin Hasan al-Attas...

Panduan Meraih ilmu Yang Bermanfaat dari Al-Imam Habib Ali bin Hasan al-Attas Shohib al-Masyhad.

30
0

Loading...
Meraih ilmu yang bermanfaat tidaklah mudah. Ribuan aral melintang siap menghadang. Otak brilian bukanlah Agunan. Malahan, tak sedikit orang-orang pintar yang mendalami ilmu agama bukannya mendapatkan ilmu bermanfaat, melainkan Jadi oknum-oknum ulama yang justru merongrong akidah agama.

Oleh di karenakan itu, seorang murid yang hendak melangkahkan kakinya untuk menuntut ilmu haruslah terlebih Dulu mengetahui metode Berguru yang tepat. di hal ini panduan dari orang tua, para guru, atau mereka yang telah sukses sangatlah diperlukan.

Faktor utama penyebab gagalnya seseorang murid meraih ilmu Rasulullah Saw Yaitu metode Berguru yang Galat. Disorientasi guru, Disorientasi kitab dan kesalahan lainnya akan menyebabkan seorang murid Disorientasi jalan pula. Berikut Yaitu panduan tepat di meraih ilmu yang bermanfaat dari al-Imam Habib Ali bin Hasan al-Attas Shohib al-Masyhad.

“Ketahuilah sesungguhnya ilmu pengetahuan ibarat samudera yang tiada bertepi. Luqman al-Hakim Sempat ditanya oleh puteranya, “Siapakah yang mampu menampung semua ilmu itu?” “Seluruh manusia” jawab al-Hakim. “Akan akan tetapi itu sebatas ilmu yang diberikan kepada manusia. Padahal Allah menurunkan ilmu di Global ini di bagian yang sedikit aja.”
Lanjutnya.

Oleh di karenakan itu, di menuntut ilmu, prioritaskanlah ilmu-ilmu yang penting dan bersifat urgen. Mulailah dengan dengan mempelajari kitab-kitab ringkasan (Mukhtasar). Seperti ringkasan Abu Suja’ yang sudah diakui kualitasnya, disertai kitab Bidayatul Hidayah karya al-Ghazali, kitab al-Adzkar karya Imam an-Nawawi. setelah itu dilanjutkan dengan mempelajari kitab al-Minhaj karya an-Nawawi, disertai syarh-syarahnya juga apabila memungkinkan.

Seusai itu, pelajarilah kitab Risalah Qusyairiyah karya Syaikh Abdul Karim al-Qusyairi yang merupakan kitab pedoman untuk pengikut jalan ahlussunnah wal jama’ah. Demikian halnya kitab-kitab karya Habib Abdullah bin Alwi al-Haddad. Karya-karyanya sangat bagus dan mendidik, terutama kitab an-Nashaih ad-Dinniyah. setelah itu pelajari pula kitab al-‘Awarif karya Syaikh Umar bin Muhammad as-Suhrawardi dan kita Ihya’ Ulumiddin karya Hujjatul Islam al-Ghazali.

Galilah ilmu-ilmu Al-Qur’an dan ilmu-ilmu alatnya yang akan membuatmu mengerti makna-makna yang terkandung di di Al-Qur’an. Dan seandainya mampu, berusahalah menghafalkan Al-Qur’an. di karenakan terdapat keutamaan yang besar di di menghafalkannya. 

Rasulullah s.a.w bersabda, “Barangsiapa menghafalkan Al-Qur’an maka maqam nubuwah diturunkan ke di dirinya, hanya aja ia takkan Sempat mendapatkan wahyu.” 
Bahkan Nabi Musa a.s Sempat melukiskan sifat-sifat umat Nabi Muhammad s.a.w di di munajatnya. “kitab-kitab suci mereka ada di di dada mereka, Padahal selain mereka membaca kitab suci melalui mushaf-mushaf.” 
Katanya. Imam Syafi’I berkata, “ apabila seseorang bersedekah dengan niat diberikan kepada qurra’ (orang yang ahli membaca Al-Qur’an), maka sedekah itu diberikan kepada orang-orang yang hafal Al-Qur’an. Dan apabila ada seseorang bersedekah dengan niat diberikan kepada orang yang paling berakal, maka sedekah itu diberikan kepada orang-orang yang berzuhud dari Global.”

 

Diantara kitab-kitab tafsir yang sangat penting untuk dibaca dan dipelajari Yaitu tafsir karya Imam al-Husein bin Mas’ud al-Farra’ al-Baghawi. Tafsir al-Baghawi ini Yaitu bekal untuk menyelami lautan makna Kalamullah. Para imam Bani Alawi sangat menganjurkan para penuntut ilmu supaya membaca tafsir al-Baghawi Itu.

bila memungkinkan, sempatkanlah diri mempelajari kitab-kitab adab seperti nahwu, lughot dan selainnya. Janganlah enggan membaca dan menelaahi kitab Maqaamaatul Hariri Seusai mempelajarinya dan mendapatkan Elaborasi dari seorang guru yang kompeten. Kitab Itu Jadi referensi para salaf. Syaikh Ahmad bin ‘Ujail berkata, “Maqamatul Hariri Yaitu sepiring manisan. Kami telah mengambil manfaat yang sangat besar darinya.”

Bacalah pula karya al-Hariri yang lain, kitab al-Malhah. Sebagian ulama meyakini bahwa al-Hariri menyimpan sir-nya di kitab Itu. Kitab ini disyarahi oleh Syaikh Abubakar bin Ali al-Qurasyi. Dan kitab mughni al-labib, karya Syaikh Jamaluddin Abdullah bin Yusuf bin Hisyam al-Anshori. Kitab mughni al-labib ini Yaitu kitab yang mengandung ilmu pengetahuan yang luas.

di bidang sirah, bacalah kitab al-Iktifa’ karya al-Kula’i dan sirah karya Ibnu Sayid an-Nas.

di bidang tarikh, bacalah kitab Mir’atul Janan wa ‘Ibratal Yaqdhan, karya Imam Abu Muhammad Abdullah bin As’ad bin Ali al-Yafi’i. dan kitab al-Khamis karya Imam Abul Hasan al-Bakrie dan kitab Thabaqat al-khawwas karya as-Syarji.

di bidang hadits, bacalah kitab Shahih Bukhori dan Muslim, Sunan Abu Dawud, Turmudzi, an-Nasai, Ibnu Majah, al-Jami’ as-Shaghir karya Imam as-Suyuti dan kitab Taisiirul Wusul karya ad-Diba’i al-Yamani.

Untuk mengetahui Copyright-haknya Nabi Saw, bacalah kitab as-Syifa’ karya al-Qhadi ‘Iyadh. 

Padahal untuk mengetahui Copyright-Copyright keluarga Nabi Saw, bacalah kitab al-Iqdun Nabawi karya Habib Syaikh bin Abdullah al-‘Aydrus, kitab al-Jawharus Saffaf karya Syaikh al-Khatib, kitab al-Masra’ur Rawi karya sayid Muhammad bin Abubakar as-Syilli, dan kitab al-‘Ainiyah karya Habib Ahmad bin Zein al-Habsyi.

Selain kitab-kitab yang telah disebutkan, bacalah juga kumpulan-kumpulan kasidah yang dilazimi oleh para salaf. Diantaranya kasidah al-Hamaziyah dan Burdah karya Imam al-Bushiri beserta syarahnya yang ditulis oleh Syaikh Ibnu Hajar dan Imam al-Mahalli. Dan tatkala kalian mendapatkan permasalahan atau hujan yang tak kunjung diturunkan, bacalah kasidah al-Munfarijah karya Imam al-Bushiri. Maka dengan seizin Allah, segala permasalahan kalian akan mendapatkan jalan keluar dan hujan akan diturunkan.

Janganlah kalian menuntut ilmu kepada sembarangan orang. Akan akan tetapi carilah seorang guru (syaikh) yang memenuhi tujuh kriteria. 

Pertama, ilmu pengetahuannya luas. 
Kedua, sikapnya arif dan rendah hati. 
Ketiga, mempunyai pemahaman yang di. 
Keempat, akhlak dan nasabnya mulia. 
Kelima, mempunyai mata hati yang tajam. 
Keenam, berhati bagus dan riwayat hidupnya bagus. 
Ketujuh, mempunyai mata rantai keilmuwan yang bersambung kepada rasulullah s.a.w. dan apabila ada seorang sayid (cucu nabi Saw) memenuhi tujuh kriteria Itu , maka ia Yaitu seorang guru yang sempurna. Rasulullah s.a.w bersabda, “Ulama dari golongan Quraiys, ilmunya memenuhi seluruh penjuru bumi.”

bila kalian mendapatkan seorang guru yang memenuhi kriteria di atas, maka serahkanlah diri kalian kepadanya, sandarkan semua urusan-urusanmu yang penting di keputusannya, bersikaplah tawadhu kepadanya, jadikanlah ia Bagaikan perantara kalian untuk hingga kepada Allah, ambillah ijazah riwayat ilmu dengan cara menyeluruh darinya, dapatkanlah ilbas khirqah dan talqin kalimat la ilaaha illallah darinya, ketahui dan penuhilah Copyright-haknya seperti yang Itu di kitab Ihya’ ulumiddin karya Imam al-Ghozali dan kitab at-Tibyan karya Imam an-Nawawi.

Dan sudah sepantasnya apabila kalian menghormati guru kalian melebihi ulama-ulama yang lain. Dan janganlah sesekali menentang keputusan gurumu di setiap persoalan bagus yang dhahir ataupun yang bathin, supaya kalian hingga ke tujuan. Abdullah bin Abbas berkata, “Aku menghinakan diri sewaktu menuntut ilmu, dan diriku Jadi mulia Seusai meraihnya.” Bahkan ia tak malu mencium telapak kaki gurunya, Zaid bin Tsabit al-Khazraji.

Diceritakan pula bahwa kedua putera kesayangan Harun ar-Rasyid, al-Amin dan al-Makmun saling berebutan memasangkan sandal guru mereka, al-Kasa’i. hingga-hingga al-Kasa’i menengahi mereka dengan membagikan jalan keluar, Yaitu masing-masing memasangkan satu sandal.

Dan janganlah lupa, apabila kalian telah mendapatkan ilmu, maka amalkanlah semampu kalian, disertai selalu memohon pertolongan kepada Allah Swt. “

abdkadiralhamid@2016

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Share on LinkedIn

Subscribe to receive free email updates:

Panduan Meraih ilmu Yang Bermanfaat dari Al-Imam Habib Ali bin Hasan al-Attas Shohib al-Masyhad.

Facebook Comments
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here