Pak Anies, Jual Beli Tanah Sumber Waras Ilegal

Pak Anies, Jual Beli Tanah Sumber Waras Ilegal
Berita Islam 24H – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan diingatkan soal kisruh pembelian Tanah RS Sumber Waras. Kasus ini belakangan kembali Jadi sorotan di karenakan Ketua Yayasan Kesehatan Sumber Waras (YKSW) Kartini Mulyadi enggan menggembalikan kerugian negara sebesar Rp 191 miliar.
“Tanah yang dibeli itu merupakan Tanah hasil patungan sejumlah warga keturunan yang Jadi anggota Perkumpulan Sosial Sin Ming Hui (Tjandra Naya) yang setelah itu berganti nama Jadi Yayasan Kesehatan Sumber Waras (YKSW). hingga sekarang,” Perkataan Ketua Budgeting Metropolitan Watch (BMW) Amir Hamzah, Kamis (14/12/2017).
di 3 Januari 1956, YKSW yang masih bernama Yayasan Kesehatan Tjandra Naya mendirikan Rumah Sakit Sumber Waras di Tanah seluas 6,8 hektare. Tanah dibeli dengan harga Rp 1,5 juta.
“Berdasarkan Pasal 5 UU No 16 Tahun 2001, aset yayasan tak boleh dipindahtangankan, apalagi dijual. Pelanggaran atas pasal ini Bisa dikenai pidana,” imbuh Amir.
Pasal 5 UU No 16 Tahun 2001 menyatakan bahwa Harta yayasan bagus berupa uang, barang ataupun Harta lain yang dimiliki yayasan, berdasarkan undang-undang ini dilarang dialihkan atau dibagikan dengan cara langsung atau tak langsung kepada pembina, pengurus, pengawas, karyawan atau pihak lain yang punya kepentingan terhadap yayasan. Dengan demikian Perkataan Amir, berarti tindakan Ketua YKSW Kartini Mulyadi menjual Tanah RSSW seluas 3,64 hektare kepada Basuki Tjahja Purnama alias Ahok yang saat itu menjabat Plt Gubenur DKI telah melanggar UU No 16 ini.
Pelanggaran terhadap pasal ini diatur di Pasal 70, dimana ayat 1-nya menyatakan, pelanggaran terhadap Pasal 5 Bisa dipidana selama lima tahun. Sementara Ayat 2 Pasal 70 Menyebut, hukuman pidana Bisa ditambah kewajiban mengembalikan uang, barang, atau Harta yayasan yang dialihkan atau dibagikan.
“Jadi di karenakan penjualan Tanah seluas 3,64 hektare itu oleh Kartini melanggar UU No 16 yang berkonsekuensi pidana, maka pembelian Tanah itu oleh Ahok Yaitu transaksi gelap atau ilegal,” tegas Amir.
Karenanya pula, Amir Menyebut situasi ini membuat Letak Pemprov DKI Jadi rawan digugat dengan cara class action oleh YKSW. Sehingga dia menyarankan untuk Genjah menjalankan antisipasi sebelum terlambat.
“Langkah yang terbaik Yaitu Genjah mendesak KPK menuntaskan penyelidikan dan penyidikan kasus Sumber Waras supaya tak ketempuan,” tegas Amir. [beritaislam24h.info / rmol]

Pak Anies, Jual Beli Tanah Sumber Waras Ilegal

Facebook Comments

Leave a Reply