Padi Moestopo: Seandainya Ingin Selamat, 17 April 2019 Indonesia wajib Punya Presiden Baru

ceramahterbaru.net.com – Pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno masih mempunyai ruang dukungan di barisan aktivis politik eksponen gerakan reformasi 1998.

Kemenangan Prabowo-Sandi di Pilpres 2019 dianggap eks aktivis gerakan 98, Sojo Dibacca, Bagaikan hal yang paling dinantikan rakyat demi perubahan yang lebih bagus.

“17 April 2019 Yaitu di yang dinantikan untuk seluruh rakyat Indonesia untuk menentukan pemimpin bangsa dan membawa Indonesia ke arah yang lebih bagus. di ini bangsa Indonesia dihadapkan dengan berbagai permasalahan yang pelik,” Perkataan Sojo lewat pesan elektronik kepada redaksi, Selasa (8/1).

Selaku aktivis pergerakan, ia memandang Indonesia Bagaikan bangsa sudah benar-benar terpuruk di segala aspek kehidupan. Kerusakan ekonomi tercermin dari fluktuasi harga-harga bahan inti, sempitnya lapangan kerja. Selain itu, Endemi korupsi makin menggila di empat tahun terakhir.

“Melihat kondisi bangsa di ini, alumni Universitas Moestopo mendukung sepenuhnya Prabowo-Sandi,” tambahnya menekankan.

Ia mengaku, bersama sejumlah alumni Universitas Prof. Dr. Moestopo telah mendirikan organisasi “Padi Moestopo” Bagaikan bentuk dukungan kepada pasangan Prabowo-Sandi.

“Kami yakin Prabowo-Sandi Bisa membawa bangsa ini ke arah yang lebih bagus sesuai dengan Pancasila dan UUD 45,” tegasnya yang menjabat Wakil Ketua Padi Moestopo.

Terlepas dari dukungan politik itu, ia tegaskan bahwa generasi muda selaku penikmat kemerdekaan wajib memperjuangkan pembangunan, pemerataan dan kehidupan rakyat yang layak seperti tercantum di UUD 45.

Semangat berjuang dan mengisi kemerdekaan wajib tetap dikobarkan dengan 3B Yaitu Berniat, Dinamis dan Berjuang untuk menjaga martabat bangsa Indonesia.

“Contohlah Bung Tomo di melawan Belanda yang datang kembali untuk menjajah Indonesia. Dengan semangat luar biasa mampu mengobarkan semangat arek-arek Surabaya Dinamis dan berjuang untuk mengusir penjajah Belanda,” ucap Sojo. [rmol]

Padi Moestopo: Seandainya Ingin Selamat, 17 April 2019 Indonesia wajib Punya Presiden Baru

Facebook Comments

Leave a Reply