Nuzulul Qur’an Diperingati Setiap Tanggal Berapa?

Website Eksklusif DoaNuzulul Qur’an Terjadi di Tanggal Berapa? Pertanyaan ini sering kali kita dengar, di karenakan memang ada beberapa pendapat mengenai Turunnya Al-Qur’an atau Nuzulul Qur’an di kalangan para ulama.
Di kalangan masyarakat kita khususnya Indonesia, Nuzulul Qur’an umumnya diperingati setiap tanggal 17 Ramadhan. Nah bila sudah memasuki malam yang ke-17 Puasa ramadhan, maka dimasjid-masjid atau musholla biasanya mengadakan peringatan nuzulul qur’an. Padahal Allah SWT berfirman yang artinya “Sesungguhnya kami Telah menurunkannya (Al-Quran) di malam kemuliaan”. Malam kemuliaan ini dikenal dengan Malam Lailatul Qadar.
Lantas, Apa Alasan 17 Ramadhan Bagaikan Nuzulul Qur’an? untuk lebih jelasnya, berikut ini akan kami share Elaborasi mengenai Nuzulul Qur’an, seperti dilansir dari laman eramuslim.
Nuzulul Qur'an Terjadi di tanggal 17 Ramadhan atau Malam Lailatul Qadar
Ada beberapa pendapat dikalangan para ulama mengenai bagaimana Kitab Al-Qur’an diturunkan dari Lauh Mahfudz.
  1. Al Qur’an diturunkan sekaligus ke langit Global di malam Lailatul Qodr setelah itu diturunkan dengan tips berangsur-angsur sepanjang kehidupan Nabi saw Seusai beliau diutus di Mekah dan Madinah. Banyak para ulama yang Menyebut bahwa pendapat inilah yang paling benar berdasarkan suatu riwayat dengan sanad yang shahih dari Ibnu Abbas yang telah dikeluarkan oleh Hakim dan Baihaqi serta yang lainnya, dia Menyebut bahwa Al Qur’an diturunkan di suatu malam ke langit Global Yaitu Lailatul Qodr setelah itu diturunkan Seusai itu selama dua puluh tahun setelah itu dia membaca :

    وَلَا يَأْتُونَكَ بِمَثَلٍ إِلَّا جِئْنَاكَ بِالْحَقِّ وَأَحْسَنَ تَفْسِيرًا

    Artinya :

    “Tidaklah orang-orang kafir itu datang kepadamu (membawa) sesuatu yang ganjil, melainkan kami datangkan kepadamu suatu yang benar dan yang paling bagus .” (QS. Al Furqon : 33)

    وَقُرْآناً فَرَقْنَاهُ لِتَقْرَأَهُ عَلَى النَّاسِ عَلَى مُكْثٍ وَنَزَّلْنَاهُ تَنزِيلاً

    Artinya :

    “Dan Al Quran itu telah kami turunkan dengan berangsur-angsur supaya kita membacakannya perlahan-Tanah kepada manusia dan kami menurunkannya bagian demi bagian.” (QS. Al Isra : 106)

    Hakim dan Ibnu Abi Syaibah mengeluarkan dari Ibnu Abbas yang Menyebut,”… maka Al Qur’an diletakkan di Baitul Izzah dari langit Global lalu Jibril turun dengan membawanya kepada Nabi saw.’

    Terdapat beberapa riwayat lain dari Ibnu Abbas dengan sanad-sanad yang tak bermasalah yang menguatkan makna itu.

  2. Al Qur’an diturunkan ke langit Global di 20 malam Lailatul Qodr atau 23 atau 20 atau 25—sebagaimana adanya Disparitas pendapat mengenai lamanya Rasulullah saw menetap di Mekah Seusai diutus—di setiap malam lailatul qodr diturunkan sejumlah Eksklusif sesuai dengan ketetapan Allah swt setiap tahunnya lalu turun Seusai itu dengan cara berangsur-angsur di seluruh tahunnya, demikianlah pendapat Fakhrur Rozi dan dia sendiri tak berpendapat mengenai apakah pendapat ini atau pendapat pertama yang lebih utama.
  3. Al Qur’an diturunkan pertama kali di malam Lailatul Qodr setelah itu diturunkan Seusai itu dengan tips berangsru-angsur di waktu yang Bhineka, demikianlah pendapat Sya’bi.
  4. Al Qur’an diturunkan dari Lauh Mahfuz sekaligus dan malaikat-malaikat penjaga menurunkannya dengan cara berangsur-angsur kepada jibril selama 20 malam lalu Jibril menurunkannya dengan cara berangsur-angsur kepada Nabi saw selama 20 tahun. Ini Yaitu pendapat yang aneh. (Fatawa al Azhar juz VII hal 469)

Adapun yang Jadi dasar kaum muslimin didalam memperingati Nuzulul Qur’an di tanggal 17 Ramadhan dimungkinkan di karenakan di tanggal itu diturunkannya ayat pertama dari surat al Alaq kepada Nabi Muhammad saw;

اقْرَأْ بِاسْمِ رَبِّكَ الَّذِي خَلَقَ ﴿١﴾ خَلَقَ الْإِنسَانَ مِنْ عَلَقٍ ﴿٢﴾ اقْرَأْ وَرَبُّكَ الْأَكْرَمُ ﴿٣﴾ الَّذِي عَلَّمَ بِالْقَلَمِ ﴿٤﴾ عَلَّمَ الْإِنسَانَ مَا لَمْ يَعْلَمْ ﴿٥

Artinya :

“Bacalah dengan (Menyebut) nama Tuhanmu yang Menciptakan, Dia Telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, dan Tuhanmulah yang Maha pemurah, Yang mengajar (manusia) dengan perantaran kalam, Dia mengajar kepada manusia apa yang tak diketahuinya. Maksudnya: Allah mengajar manusia dengan perantaraan tulis baca.” (QS. Al A’laq : 1 – 5)

Sebagaimana disebutkan oleh Ibnu Katsir didalam kitabnya ”Al Bidayah wa an Nihayah” menukil dari al Waqidiy dari Abu Ja’far al Baqir yang Menyebut bahwa awal diturunkannya wahyu kepada Rasulullah saw Yaitu di hari senin tanggal 17 Ramadhan akan akan tetapi ada juga yang Menyebut tanggal 24 Ramadhan.

Dari beberapa Elaborasi diatas, sebagaimana kami lansir dari eramuslim.com, maka Bisa kita simpulkan bahwa Al-Qur’an diturunkan (Nuzulul Qur’an) di malam lailatul Qadar, sebagaimana firman Allah SWT di Surat Al-Qadr ayat 1 yang berbunyi : 

إِ نَّآ أَنْزَلْنَهُ فِى لَيْلَةِ الْقَدْرِ

Artinya :
“Sesungguhnya kami Telah menurunkannya (Al Quran) di malam kemuliaan” (QS. Al-Qadr : 1)

Maksud dari “Malam kemuliaan” Yaitu malam Lailatul Qadr Yaitu suatu malam yang penuh kemuliaan, kebesaran, di karenakan di malam itu permulaan Turunnya Al Quran.
Sekarang yang Jadi pertanyaan, Kapan Terjadinya malam Lailatul Qadar?
Rasulullah SAW Sempat mengabarkan kepada kita mengenai kapan akan datangnya malam Lailatul Qadar. Beliau Sempat bersabda: “Carilah malam Lailatul Qadar di (malam ganjil) di 10 hari terakhir bulan Ramadhan” (Hadits Riwayat Bukhari 4/225 dan Muslim 1169)

Adapun kemungkinan alasan yang menjadikan tanggal 17 Ramadhan Bagaikan Malam Nuzulul Qur’an Yaitu mengacu di ayat pertama dari surat al Alaq yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW di hari senin tanggal 17 Ramadhan, akan akan tetapi ada juga yang Menyebut tanggal 24 Ramadhan. Wallahu A’lam
 Sumber Referensi :
#http://www.eramuslim.com/ustadz-menjawab/nuzulul-qur-an.htm#.VZKpivnAPBt
#http://www.alquran-sunnah.com/artikel/kategori/murajaa/598-benarkah-al-quran-turun-di-malam-nuzulul-quran-17-ramadhan

Nuzulul Qur’an Diperingati Setiap Tanggal Berapa?

Facebook Comments

Leave a Reply