Nasib Siswa ‘Korban’ Syarat Usia PPDB DKI: Galau, Nangis Melulu, dan Malu

ceramahterbaru.net.com – Jalur zonasi Penerimaan Peserta Didik Baru atau PPDB Jakarta memakan banyak korban. Para siswa yang punya impian tinggi untuk melanjutkan pendidikan di sekolah pilihan wajib menelan pil Getir di karenakan ada Anggaran soal usia yang membuat siswa lebih tua punya kans lebih besar untuk diterima.

Hal ini pun berdampak langsung di kondisi psikologis siswa. Hal itu disampaikan oleh Disorientasi satu orang tua bernama Zahra (40). Anaknya tak Bisa mendaftar ke sekolah manapun bukan di karenakan nilai atau jarak melainkan gara-gara usia.

“Pendaftaran di karenakan patokannya umur ya, Jadi anak saya nggak masuk di sekolah manapun. Belum ada yang nyangkut namanya di sekolah manapun di karenakan anak saya umurnya 14 tahun 9 bulan 15 hari,” Perkataan Zahra kepada detikcom, Jumat (26/6/2020).



Zahra bercerita anaknya sangat gigih Berguru supaya Bisa melonjakkan nilai ujian nasional untuk memudahkannya masuk ke SMA pilihannya. Namun, kerja kerasnya itu seakan tak dihargai di karenakan yang dilihat Yaitu usianya. Kondisi inilah yang membuat sang anak down dan terus menangis.

Loading...

“Down juga sih. Hanya ini gimana sih, nggak sesuai Asa gitu. di karenakan waktu pengumumannya itu 2 bulan gitu. Seandainya dia diumumkan dari setahun yang lalu kayak UN 2021 ditiadakan, kan sudah siap jauh hari gitu kan mbak. Nah ini di waktu cuman terkena pandemi 2 bulan UU nya berubah. Itu yang bikin ini…tapi anaknya down lah galau banget deh,” jelasnya.

“Nangis-nangis melulu lah sekarang,” sambung warga Kalibata, Jakarta Selatan ini.

Awalnya, sang anak berkeinginan mendaftar di SMA 55 Jakarta Selatan. Namun di ini, Zahra mengungkapkan bahwa anaknya tak mengharap banyak Bisa masuk ke sekolah impian. Asalkan masuk ke sekolah negeri aja, Perkataan Zahra, itulah yang diharapkan anaknya.

Halaman selanjutnya →

Halaman 1 2

Nasib Siswa ‘Korban’ Syarat Usia PPDB DKI: Galau, Nangis Melulu, dan Malu

Facebook Comments
Loading...

Leave a Reply