Home Kisah Islami Nabi Ditemui Dua Malaikat di Mimpi

Nabi Ditemui Dua Malaikat di Mimpi

30
0

Loading...
Kisah Inpiratif Islam – di Malam itu Rasulullah SAW ditemui oleh dua orang Malaikat didalam mimpinya. Rasulullah melihat pemandangan yang begitu mengerikan dan begitu indah. Tampak kedua pemandangan itu sesuatu yang belum Sempat dilihat oleh Rasul sebelumnya. Semoga kisah ini membagikan inspiratif di kehidupan kita untuk selalu taat kepada Allah dan menjauhi segala Embargo Allah. Berikut kisahnya :
Rasulullah Saw sangat sering berkata kepada kami para sahabatnya, “apakah diantara kalian ada yang bermimpi? setelah itu beliau nabi Saw menceritakan apa yang ingin beliau ceritakan. di suatu pagi beliau Saw menceritakan kepada kami dengan sabdanya, “suatu malam, ada orang mendatangiku. keduanya diutus oleh Allah. keduanya berkata kepadaku, ‘ayolah!’
aku setelah itu pergi bersama dengan keduanya. kami mendatangi seseorang yang sedang berbaring, Padahal seorang yang lain berdiri dengan membawa sebongkah batu. orang yang berdiri Itu menjatuhkan batu Itu diatas kepala orang yang berbaring, sehingga kepalaya terpecah. batu pun berserakan kesana kemari. belum selesai orang yang berdiri memunguti batu Itu, kepala orang yang berbaring telah kembali seperti sedia kala. setelah itu orang yang berdiri kembali menjalankan seperti apa yang telah dilakukannya pertama kali. Begitulah selalu berulang-ulang.
Aku pun bertanya kepada kedua orang yang menemaniku,
“Mahasuci Allah, siapa mereka itu?
Mereka pun hanya menjawab, ‘Ayolah! Jalan terus!’
setelah itu kami pun pergi. kami mendatangi seseorang berbaring dengan bertumpu di kepala belakangnya. Padahal seorang yang lain berdiri didekatnya dengan membawa besi bengkok yang biasa untuk mengorek api. setelah itu dia mendatangi orang yang berbaring Itu dan merobek Hepotenusa pipinya hingga kepala belakangnya, dari hidung hingga kepala belakangnya, dan dari mata hingga kepala belakangnya.
setelah itu dia berpindah dari Hepotenusa yang dari wajah orang yang berbaring Itu dan menjalankan apa yang sudah dilakukannya di Hepotenusa lain dari wajah orang Itu. belum selesai orang Itu merobek Hepotenusa yan lain, Hepotenusa satunya sudah kembali seperti sedia kala. setelah itu dia kembali menjalankan apa yang telah dilakukannya pertama kali.
Aku pun bertanya kepada kedua orang yang menemaniku,
“Mahasuci Allah, siapa mereka itu?
Mereka pun hanya menjawab, ‘Ayolah! Jalan Terus!’
kami pun pergi, lalu menemukan seperti dapur tungku api
‘didalam tungku Itu terdapat suara gaduh dan gemuruh’.
“Nabi Saw melanjutkan kisahnya, “kami pun melihat apa isinya dan ternyata banyak laki-laki dan perempuan yang telanjang. Lidah api melalap mereka Berawal Dari dari bagian bawah mereka. saat lidah api melalap, maka mereka pun menjerit-jerit.
Aku pun bertanya kepada kedua orang yang menemaniku, ‘Siapa mereka itu’? Mereka hanya menjawab, ‘Ayolah! Jalan Terus !’ kami pun setelah itu pergi, lalu kami menemukan suatu sungai. ” sungai Itu seperti darah.
“Di Sungai Itu ada seseorang yang sedang berenang mengumpulkan banyak bebatuan disisinya. perenang Itu berenang seperti biasa, lalu dia mendatangi orang yang sedang mengumpulkan bebatuan Itu.  Dia Mengakses mulutnya dengan batu. setelah itu dia kembali berenang dan kembali ke tepi dekat orang yang mengumpulkan bebatuan. saat dia telah tiba disana, maka dia Mengakses mulutnya dan orang yang berada ditepi sungai melempari mulutnya dengan batu.
Aku pun bertanya kepada kedua orang yang menemaniku, ‘Mahasuci Allah, siapa mereka itu? Mereka pun hanya menjawab, ‘Ayolah! Jalan terus !’
kami pun bertemu dengan seseorang yang berparas jelek, seperti paras jelek yang Sempat kita lihat di seorang laki-laki ataupun perempuan. dia menyalakan dan membesarkan api yang ada sekelilingnnya.
Aku pun bertanya kepada kedua orang yang menemaniku, ‘Mahasuci Allah, siapa mereka itu? Mereka pun hanya menjawab, ‘Ayolah! Jalan Terus !’ kami pun setelah itu pergi dan menemukan suatu taman hitam yang dipenuhi dengan beragam warna yang ada dimusim semi. diujung taman, ada seorang laki-laki tinggi yang aku tak Bisa melihat kepalanya di karenakan tingginya menjulang kelangit. Padahal disekelilingnya ada anak-anak yang jumlahnya sangat banyak yang belum Sempat aku lihat.
Aku pun bertanya kepada kedua orang yang menemaniku,
‘Mahasuci Allah, siapa mereka itu?
Mereka pun hanya menjawab, ‘Ayolah! Jalan Terus !’
kami pun setelah itu pergi dan hingga disebuah taman yang besar dan aku sendiri tak Sempat melihat taman sebesar dan sebagus ini. mereka berdua berkata kepadaku, ‘masuklah!’ Aku pun setelah itu masuk kedalamnya. kami semua setelah itu masuk kedalam kebun Itu dan  hingga ke kota yang dibangun dari susu emas dan susu perak.
saat kami hingga digerbang kota Itu, kami pun meminta untuk dibukakan pintu, dan pintu pun dibukakan untuk kami. kami setelah itu masuk kedalam kota Itu dan kami bertemu dengan banyak orang sebagian dari mereka berparas bagus, sebagus apa yang Sempat kita lihat. Padahal sebagian yang lain berparas jelek, sejelek yang Sempat kalian lihat. Kedua orang yang menemaniku berkata kepada mereka, ‘pergilah dan masuklah kedalam sungai itu. ‘sungai Itu mengalir melintang, Padahal airnya putih dan murni. mereka pun setelah itu pergi dan mencebur kedalam sungai. setelah itu mereka kembali Futuristis kami dan telah lenyap bagian jelek yang ada di mereka, sehingga diri mereka Jadi sangat elok.
Mereka berdua setelah itu jelaskan kepadaku, ‘ini Yaitu surga ‘Adn dan akan Jadi tempat tinggalmu. ‘ Aku pun mendongakkan pandanganku keatas. ada suatu istana seperti awan putih. Mereka berdua berkata, ‘ini akan Jadi tempat tinggalmu.’ Aku pun menjawab, ‘Semoga Allah memberkahi kalian berdua, biarkan aku memasukinya. ‘ mereka menjawab, untuk sekarang belum waktunya kita Jadi penghuninya.’
Aku pun berkata kepada mereka berdua, ‘sejak tadi malam aku melihat hal yang aneh, apa yang telah aku lihat itu?’ mereka menjawab, ‘kami akan memberitahumu [hal Itu]. orang pertama yang yang kita temui yang menjatuhkan batu ke kepalanya Yaitu orang yang mengambil [Berguru] Al-Qur’ an, namun menolaknya dan tidur [meninggalkan] shalat wajib. orang yang kita temui sedang menyobek pipinya hingga kepala belakangnya dan hidung hingga kepala belakang dan mata hingga kepala belakang Yaitu orang yang sejak pagi-pagi hari meninggalkan rumahnya membuat kebohongan, sehingga memenuhi cakrawala [di karenakan banyaknya]. Laki-laki dan perempuan yang sangat banyak berada di bangunan seperti tungku api Yaitu mereka para penzina.Padahal orang yang kita temui sedang berenang di sungai dan dilempari bebatuan Yaitu yang memakan riba.
Orang yang parasnya jelek dan menyalakan api di sekelilingnya Yaitu malaikat penjaga jahannam. Padahal seorang laki-laki yang tinggi berada disebuah taman itu Yaitu Nabi Ibrahim As. lalu, anak-anak yang berada di sekelilingnya Yaitu semua anak yang dilahirkan dan meninggal Global, sehingga di keadaan suci (fitrah).
setelah itu Disorientasi seorang Sahabat Nabi SAW bertanya, ” Wahai Rasulullah, bagaimana dengan anak-anak orang-orang yang menyekutukan Allah (musyrik)?” Rasulullah SAW menjawab, demikian juga anak-anak orang-orang yang menyekutukan Allah.”
“Padahal orang-orang yang sebagian diri mereka bagus dan sebagian yang lain jelek Yaitu ornag-orang yang mencampuradukkan antara perbuatan bagus dan buruk. Allah membagikan ampunan terhadap mereka. ” (Hr. Bukhari)
(Ridwan Bakri/ rumahilmuagama)

Baca Info Menarik berikut ini di >>> Peristiwa Unik Matahari Yang wajib kalian Ketahui

Tag : Kisah Inspiratif Islam

Nabi Ditemui Dua Malaikat di Mimpi

Facebook Comments
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here