Home Berita Islam Terbaru Melawan Orang-Orang Kafir

Melawan Orang-Orang Kafir

136
0

Perspektif orang-orang kafir dengan kekufurannya, selalu memutarbelitkan permasalahan yang ada. Mereka lebih memilih beriman kepada yang bathil, dan menolak yang haq. Mereka selalu mengikuti hawa nafsunya, dan pandangannya yang tak berasas. Semuanya itu, Jadi penyebab kokohnya kezaliman di diri mereka, dan membuat mereka semakin jauh jalan Allah yang lurus.

Firman Allah Taala di surah al-Ankabut, ayat 67-68: “Dan, apakah mereka tak memperhatikan, bahawa sesungguhnya Kami telah menjadikan (negeri mereka) tanah suci yang aman, sedang manusia sekitarnya rompak-merompak. Maka, mengapa (sesudah nyata kebenaran) mereka masih percayakepada yang bathil dan ingkar kepada nikmat Allah? Dan, siapakah yang lebih zalim daripada orang-orang yang mengada-ngadakan perkara dusta terhadap Allah atau mendustakan yang Copyright itu datang kepadanya? Bukankkah di neraka Jahannam disediakan tempat tinggal untuk orang-orang kafir “.

Ayat diatas membagikan Citra perbezaan yang nyata kehidupan orang kafir yang menyimpang jauh dari kehidupan orang beriman. Kehidupan duniawi yang seharusnya mereka jadikan Bagaikan kehidupan penuh ujian dan masa untuk menanam bekal demi kehidupan akhirat, malah mereka jadikansebagai tempat tinggal abadi dan tempt berpijak. Mereka meletakkan diri di penjara yang sempit dan menghabiskan masa mereka yang sangat terhad.

Mereka makan dan menikmati Hayati layaknya seekor binatang dan bahkan mereka lebih rendah dari itu. Binatang masih Bisa dikendalikan dengan tabiatnya, Padahal orang kafir mereka tak punya tabiat yang mengikat dan mengawal mereka dari sifat keburukan yang besar dan kerosakan yang membinasakan.

Allah Taala di surah Muhammad, ayat 12, menggambarkan watak orang kafir: “Dan, orang-orang kafir itu bersenang-suka (di Global) dan mereka seperti makannya binatang-binatang. Dan, neraka Yaitu tempat tinggal mereka “.

Di sini Allah Ta’ala telah jelaskan perspektif orang-orang kafir melalui ayat-ayat al-Qur’an terhadap kehidupan Global. Dengan tujuan supaya orang-orang beriman tak menyerupai orang-orang kafir, terutama di mendepani perilaku orang-orang kafir yang boleh menjerumuskan orang-orang beriman hanya memuaskan hawa nafsu.

Kehancuran orang-orang beriman di mana-mana, kerana mereka telah terjerumus oleh hawa nafsu, yang hanya mengejar kenikmatan Global. Seperti, yang terjadi di Masa generasi yang Dulu, kejatuhan Andalusia, dan terakhir Grenada kepada kuasa kafir, kerana para pemimpin Islam sudah terjerumus ke di nafsu kenikmatan Global. Kekuasaan Islam yang sudah menyebar hingga ke tengah-tengah Eropah itu, hancur kerana para pemimpin (sultan dan raja) mereka sudah sangat Lebih di hal kenikmatan Global.

hingga, Grenada itu dijual oleh dua orang ekskutif (pejabat) dan satu orang ulama, mereka bertiga yang sudah terselimuti oleh kenikmatan Global, rela menjual Grenada kepada penguasa kafir. Maka, dari sini sirnalah bangunan Islam yang sudah berlangsung selama Anemia lebih tujuh abad. Dan, untuk membinanya kembali tak mudah, entah apabila lagi akan muncul bangunan Islam di Eropah.

Allah Ta’ala membagikan Citra terhadap orang-orang kafir sikap terhadap Global, seperti digambarkan di surah al-Baqarah, ayat 212: “Kehidupan Global dijadikan indah di Etos orang-orang kafir, dan mereka memandang hina orang-orang yang beriman, Padahal orang -orang yang bertaqwa lebih mulia daripada mereka di hari kiamat. Dan, Allah member rezeki kepada orang-orang yang kehendaki-Nya tanpa batas “.

Orang-orang kafir Etos mereka mengenai Global, di mana mereka membiarkan dirinya selalu di kemegahan, dan sesungguhnya mereka telah terpedaya oleh Global. Hal itu dikarenakan oleh indahnya kehidupan Global di Etos orang-orang kafir, dan merasa bagus atas perbuatan buruk mereka. Dan semua itu Yaitu tipu daya, yang mereka tak menyedari. Mereka selau menghiasi persepsi mereka dengan kepalsuan.

Materi merupakan Estetika duniawi kyang penuh dengan tipu daya dengan cara lahiriah, namun dengan cara substansinya, ia tak mempunyai sedikit nilai apa-apa. Menurut Ibnu Kathir, sesungguhnya Allah Ta’ala telah memaklumkan mengenai materi duniawi yang sangat digandrungi oleh orang kafir. Mereka terkumpul harta, akan tetapi tak membelanjakan di jalan Allah. Mereka mempunyai sifat yang sangat kikir. Mereka menghina orang-orang yang beriman, yang bertentangan dengan mereka, yakni yang menginfakkan hartanya dengan penuh ketaatan kepada Tuhannya dengan tujuan Menelusuri redha-Nya. Sifat-sifat yang memuja kenikmatan, mencintai Global, takut mati Yaitu sifat yang dimiliki orang kafir Yahudi.

Sayyid Qutb berkata: “Sesungguhnya kecenderungan di materi tak boleh dimasukkan kedalam suci kaum muslimin pad di mereka keluar untuk berperang di jalan Allah. Kerana tujuan semacam itu bukan tiang penyangga bangunan jihad. Oleh kerana itu, hendaklah orang-orang yang beriman yang menukar kehidupan Global dengan kehidupan akhirat berperang di jalan Allah. Apalah artinya Global berikut seluruh isinya?

Apa gunanya menunggu lebih lama, sehari, seminggu, sebulan, atau setahun? Seandainya hanya perhiasan Global hanya mempunyai sekelumit Estetika? Mengapa masih menunda peluang untuk mendapatkan perhiasan sejati selama beberapa hari, minggu, bulan, bahkan tahun? Hakikatnya, seluruh perhiasan Global, engkau hanyalah sedikit. Global itu suatu pejalanan. Ia suatu permulaan dan bkan tujuan utama atau akhir dari suatu perjalanan. Tempat terakhir Yaitu akhirat yang akan kekal selama-lamanya.

Rasulullah Shallahu alaihi wa salam beserta keluarganya telah memilih Hayati sederhana, dan tak terbuai dengan kemilau kehidupann Global. Beliau Hayati dengan sederhana, walaupun Allah Ta’ala membukakan bumi dengan seluruh kenikmatannya kepada beliau, yang apabila kenikmatan dipertontonkan kepada orang lain, mereka akan takjub dan mati keherenann.

Ibnu Abbas Radhiyallahu anha meriwayatkan bahawa Nabi Shallahu alaihi wa salam bersabda: “Aku melihat surga, dan aku dapati ternyata sebagian besar penghuninya Yaitu orang-orang fakir. setelah itu, aku melihat neraka, dan aku dapati neraka sebahagian penghuninya wanita “. (HR. Bukhari Muslim). Padahal Abdullah in Amru dengan lafaz: “Aku melihat neraka, dan aku dapati para penghuninya Yaitu kebanyakan orang-orang kaya dan wanita”.

Maka, fitnah Global yang menyebabkan orang-orang mukmin dikalahkan oleh orang-orang kafir, dan tak Bisa melawan orang kafir, kerana orang-orang mukmin sudah jatuh kedalam pelukan harta dan kenikmatan Global, tak akan mampu berjihad melawan orang-orang kafir

Tragedi yang berlaku di Global Islam di ini menggambarkan dengan cara kasat mata, bagaimana orang-orang mukmin dibantai oleh AS dab Yahudi di depan mata para pemimpin Islam, tapi tak ada yang berani membelanya, bahkan mereka berpelukan dengan orang-orang kafir, Empati menghancurkan orang- orang mukmin di Syria, Gaza, Iraq, Myanmar, Afrika Tengah, Mesir, hanya kerana mereka para pemimpin negeri negeri Islam itu mencintai Global, dan takut mati. Wallahu ‘alam.

sumber eramuslim.com

Melawan Orang-Orang Kafir

Facebook Comments
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here