Masirah Al Kubra Meluruskan Kesesatan Penyelenggara Negara

ceramahterbaru.net.com -AGAK lama umat menunggu MUI untuk mengeluarkan Maklumat kembali yang berisi tahzir (peringatan). MUI yang menolak tegas tanpa kompromi RUU HIP dan RUU BPIP di karenakan substansi materi keduanya dinilai Serupa.

Merujuk di hasil Kongres Umat Islam 2020 di Pangkal Pinang meminta kepada Presiden supaya BPIP Genjah dibubarkan.

Pernyataan tegas MUI yang sudah disiapkan itu bagus dan juga menggigit terutama sikap tegas bahwa Kepres No. 24/2016 mengenai Hari Lahir Pancasila supaya dicabut.



Kepres ini Jadi sumber penyelewengan atas tafsir Pancasila. Hari lahir Pancasila bukan 1 Juni 1945, akan tetapi 18 Agustus 1945.

Karenanya Pemerintah sepantasnya mengeluarkan Kepres baru yang menetapkan hari lahir Pancasila Yaitu 18 Agustus 1945.

untuk MUI yang sejak awal menegaskan penolakan RUU HIP, yang setelah itu berubah Jadi RUU BPIP, itu memenuhi dua kewajiban Yaitu kewajiban syar’i dan kewajiban kebangsaan di rangka penegakan kesepakatan.

Loading...

Ini artinya bagus RUU HIP yang Jadi inisiatif DPR dan RUU BPIP yang Jadi usulan pemerintah Yaitu bukti dan wujud penghianatan dari kesepakatan bangsa Indonesia.

MUI Bagaikan lokomotif perjuangan umat tentu sangat merasakan kegelisahan umat Islam atas bahaya terhadap bangsa dan negara andai kedua RUU Itu ditetapkan Bagaikan Undang Undang.

Halaman selanjutnya →

Halaman 1 2

Masirah Al Kubra Meluruskan Kesesatan Penyelenggara Negara

Facebook Comments
Loading...

Leave a Reply