Majelis Mujahidin: bila Diplomasi Tak Menghentikan, Mujahidin Global Berhak Mengambil Inisiatif

Majelis Mujahidin: bila Diplomasi Tak Menghentikan, Mujahidin Global Berhak Mengambil Inisiatif
Berita Islam 24H – Perjuangan damai warga muslim Rohingya untuk mendapatkan Copyright kewarganegaraan, malah dibalas oleh pemerintah Myanmar dengan genosida, pembunuhan, pembantaian dan pembakaran desa mereka. Warga muslim Rohingya disikriminasi di karenakan agama, dikriminalisasi di karenakan etnis, dieksploitasi di karenakan ekonomi dan disingkirkan di karenakan politik.
Ketua Majelis Mujahidin, Ustadz Irfan S Awwas juga menyesalkan pernyataan manipulatif, pimpinan Majelis Budha Indonesia yang Menyebut bahwa konflik Rohingnya bukan masalah sentimen agama akan tetapi di karenakan sosial dan Manusia.
“Kami mengutuk kebiadaban tindakan pemerintah Myanmar dan Biksu Budha Radikal yang telah membantai anak-anak dan perempuan,” Perkataan Irfan, Senin (4/9/2017).
Irfan menegaskan bahwa muslim Rohingya wajib dikembalikan kewarganegaraannya seperti tahun 1951 yang diberikan oleh PM Burma U Nu. Selain itu mendesak pemerintan Indonesia dan negara-negara Islam untuk memakai kekuatan ekonomi, politik dan militer membantu muslim Rohingya. Jikat tak ada perubahan, Perkataan dia berlaku Al Quran surat Al Haj ayat 39-40, Orang-orang mukmin yang diperangi diperbolehkan memerangi musuh mereka yang telah berlaku dholim
“bila langkah politik dan diplomasi tak mampu, menghentikan kebiadaban rezim Myanmar. Maka kaum muslimin dan Mujahidin seluruh Global berhak mengambil inisiatif sesuai tuntunan syariat Islam,” tandasnya. [beritaislam24h.info / pmc]

Loading...

Majelis Mujahidin: bila Diplomasi Tak Menghentikan, Mujahidin Global Berhak Mengambil Inisiatif

Facebook Comments
Loading...

Leave a Reply