Lima Kepala Daerah Pro Jokowi Tersangka Kasus Korupsi

ceramahterbaru.net.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyangka Bupati Cianjur, Irvan Rivano Muchtar bersama beberapa pihak memangkas sebagian Dana Alokasi Eksklusif (DAK) Pendidikan Kabupaten Cianjur untuk kepentingan pribadi Irvan. Berasal dari Partai Nasdem, kepala daerah ini pendukung pasangan inkumben Jokowi – Ma’ruf Amin di Pilpres 2019.

Irvan bukan Kepala Daerah pendukung Jokowi pertama yang dinyatakan Bagaikan tersangka oleh KPK. Berikut daftar Kepala Daerah pendukung Jokowi yang terjerat kasus korupsi.

Bupati Malang Rendra Kresna

Rendra dijadikan tersangka di Selasa 9 Oktober 2018, Seusai sehari sebelumnya KPK menggeledah kantor Rendra dengan cara paksa. Rendra diduga menerima gratifikasi atau hadiah dari pelaksana proyek atau kontraktor. Kasus ini ditangani KPK sejak satu tahun lalu.

Sekretaris Jenderal Partai NasDem, Johny G Plate Menyebut Rendra mengunduran diri dari jabatannya Bagaikan Ketua Dewan Pimpinan Wilayah NasDem Jawa Timur. “Satu jam Seusai penggeledahan itu Rendra mengajukan pengunduran dirinya kepada Ketua Generik DPP NasDem Bagaikan Ketua DPW,” Perkataan Johny kepada Tempo, Selasa, 9 Oktober 2018.

Bupati Bekasi Neneng Hasannah Yasin

Neneng Jadi tersangka suap terkait pengurusan izin proyek pembangunan Meikarta di 16 Desember 2018. Neneng dan empat pejabat dinas Pemerintah Kabupaten Bekasi disangka menerima imbalan komitmen Rp 13 miliar untuk pengurusan izin proyek.

Menurut KPK janji imbalan itu diberikan oleh Billy Sindoro, dua konsultan Lippo Group Taryudi dan Fitra Djaja Purnama, serta pegawai Lippo Group Henry Jasmen. KPK menduga jumlah imbalan yang sudah diberikan berjumlah Rp 7 miliar. Uang diduga diberikan untuk memuluskan sejumlah izin di proyek Meikarta fase pertama.

Neneng dinonaktifkan dari Partai Golkar dan dipecat dari tim sukses Jokowi – Ma’ruf. Juru bicara Tim Kampanye Nasional Jokowi – Ma’ruf, Ace Hasan Shadzily, Menyebut sudah berkomunikasi dengan Ketua Tim Kampanye Daerah Jawa Barat Dedi Mulyadi terkait dengan Letak Neneng Hasanah di tim kampanye daerah. “Yang bersangkutan juga akan diberhentikan di Tim Pemenangan,” ujar Ace kepada Tempo di Selasa, 16 Oktober 2018.

Bupati Pakpak Bharat Remigo Yolanda Berutu

Remigo Yolanda Berutu tersangka penerima suap Rp 550 juta sehubungan dengan proyek infrastruktur sejak 18 November. KPK menyangka uang itu untuk kepentingan pribadi Remigo.

Remigo disangka menginstruksikan para Kepala Dinas untuk “mengamankan” semua pengadaan proyek. Remiggo juga diduga menerima pemberian-pemberian lainnya terkait proyek di Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat melalui para perantara dan orang dekatnya yang ditugasi mengumpulkan dana.

Menurut Juru bicara Badan Pemenangan Nasional Prabowo – Sandiaga, Andre Rosiade, Remigo Yaitu kader Partai Demokrat yang mengalihkan dukungan di Jokowi. Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat diketahui telah memecat Remigo dari partai. “Segala jabatan partai yang Inheren padanya telah dicabut,”Perkataan Kepala Divisi Advokasi dan Hukum Partai Demokrat, Ferdinand Huahaean.

Wali Kota Pasuruan Setiyono

di 5 Oktober KPK menetapkan Wali Kota Pasuruan, Setiyono Bagaikan tersangka penerima suap proyek pembangunan Pusat Layanan Usaha Terpadu-Koperasi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (PLUT-KUMKM) Kota Pasuruan. Kader Golkar ini disangka menerima duit Rp 135 juta dari perwakilan CV. M, Muhamad Baqir, penggarap proyek itu.

Bupati Cianjur Irvan Rivano Muchtar

KPK menetapkan Bupati Cianjur Irvan Rivano Muchtar Bagaikan tersangka korupsi Dana Alokasi Eksklusif Pendidikan Kabupaten Cianjur. Irvan dan sejumlah pihak disangka meminta, menerima, dan memotong pembayaran DAK pendidikan Cianjur tahun 2018 sebesar 14,5 persen dari total Rp 46,8 miliar. Dari jumlah itu, jatah Irvan 7 persen.

Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai NasDem, Irma Suryani Chaniago, yakin kepala daerah yang terjaring operasi tangkap tangan Komisi Pemberantasan Korupsi (OTT KPK) akan Genjah mengundurkan diri dari partai. “Yang bersangkutan pasti langsung mundur, di karenakan itu kebijakan Garda Pemuda NasDem,” ujar Irma di dihubungi Tempo, Rabu, 12 Desember 2018. [tco]

Lima Kepala Daerah Pro Jokowi Tersangka Kasus Korupsi

Facebook Comments

Leave a Reply