Kumpulan Ayat mengenai Silaturahmi di Al-Quran Lengkap

Kali ini akan dishare kumpulan ayat mengenai silaturahmi di Al-Quran lengkap lafadz bahasa arab dan artinya. Bagaikan seorang muslim, kita diperintahkan oleh ALLAH SWT untuk selalu menjalin tali silaturahmi bagus itu kepada keluarga, tetangga, teman/sahabat dan saudara sesama muslim lainnya.

Menyambung silaturahmi ini sangat penting dan banyak sekali keutamaannya, Disorientasi satunya Yaitu Bisa memperpanjang umur. Bahkan untuk siapapun yang memutus silaturahmi akan mendapatkan dosa. Padahal untuk yang menyambung silaturahmi terhadap orang yang memutusnya, maka pahalanya jelas akan berlipat ganda.

Contoh silaturahim seperti beramah tamah, saling berkunjung, bertegur sapa di bertemu dan lain sebagainya. Perihal silaturahmi ini Bisa dengan mudah kita temui di berbagai  dalil bagus hadits Nabi SAW ataupun ayat Al-Quran mengenai silaturahmi.

Di di ayat ayat Itu dijelaskan mengenai manfaat dan keutamaan menjaga silaturahmi, perintah untuk menyambung silaturahmi dan ancaman untuk yang memutusnya. Dengan silaturahmi, maka ikatan kekeluargaan dan persaudaar antar sesama Bisa terjalin dengan bagus dan rukun. 

Dan langsung aja supaya lebih jelas mengenai dalilnya, simak berikut ini daftar kumpulan ayat mengenai silaturahmi di Al-Quran lengkap tulisan arab dan terjemahan bahasa Indonesianya.

Kumpulan Ayat mengenai Silaturahmi di Al-Quran Lengkap


Kumpulan Ayat Al-Quran mengenai Silaturahmi

فَهَلْ عَسَيْتُمْ إِنْ تَوَلَّيْتُمْ أَنْ تُفْسِدُوا فِي الْأَرْضِ وَتُقَطِّعُوا أَرْحَامَكُمْ , أُولَٰئِكَ الَّذِينَ لَعَنَهُمُ اللَّهُ فَأَصَمَّهُمْ وَأَعْمَىٰ أَبْصَارَهُمْ
Maka apakah kiranya bila kita berkuasa kita akan membuat kerusakan di muka bumi dan memutuskan Interaksi kekeluargaan? Mereka itulah orang-orang yang dilaknati Allah dan ditulikan-Nya telinga mereka dan dibutakan-Nya penglihatan mereka. (QS. Muhammad: 22-23)(Surat Muhammad ayat 22-23)

الَّذِينَ يَنْقُضُونَ عَهْدَ اللَّهِ مِنْ بَعْدِ مِيثَاقِهِ وَيَقْطَعُونَ مَا أَمَرَ اللَّهُ بِهِ أَنْ يُوصَلَ وَيُفْسِدُونَ فِي الْأَرْضِ ۚ أُولَٰئِكَ هُمُ الْخَاسِرُونَ
(Yaitu) orang-orang yang melanggar perjanjian Allah sesudah perjanjian itu teguh, dan memutuskan apa yang diperintahkan Allah (kepada mereka) untuk menghubungkannya dan membuat kerusakan di muka bumi. Mereka itulah orang-orang yang rugi.(Surat Al Baqarah ayat 27)

وَالَّذِينَ يَصِلُونَ مَا أَمَرَ اللَّهُ بِهِ أَنْ يُوصَلَ وَيَخْشَوْنَ رَبَّهُمْ وَيَخَافُونَ سُوءَ الْحِسَابِ
dan orang-orang yang menghubungkan apa-apa yang Allah perintahkan supaya dihubungkan, dan mereka takut kepada Tuhannya dan takut kepada hisab yang buruk.(Surat Ar Ra’d ayat 21)

وَالَّذِينَ يَنْقُضُونَ عَهْدَ اللَّهِ مِنْ بَعْدِ مِيثَاقِهِ وَيَقْطَعُونَ مَا أَمَرَ اللَّهُ بِهِ أَنْ يُوصَلَ وَيُفْسِدُونَ فِي الْأَرْضِ ۙ أُولَٰئِكَ لَهُمُ اللَّعْنَةُ وَلَهُمْ سُوءُ الدَّارِ
Orang-orang yang merusak janji Allah Seusai diikrarkan dengan teguh dan memutuskan apa-apa yang Allah perintahkan supaya dihubungkan dan mengadakan kerusakan di bumi, orang-orang itulah yang memperoleh kutukan dan untuk mereka tempat kediaman yang buruk (Jahannam).(Surat Ar Ra’d ayat 25)

يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالًا كَثِيرًا وَنِسَاءً ۚ وَاتَّقُوا اللَّهَ الَّذِي تَسَاءَلُونَ بِهِ وَالْأَرْحَامَ ۚ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيبًا
Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhan-mu yang telah menciptakan kita dari seorang diri, dan dari padanya Allah menciptakan isterinya; dan dari di keduanya Allah memperkembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kita saling meminta satu Serupa lain, dan (peliharalah) Interaksi silaturrahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kita.(Surat An Nisa ayat 1)

وَاعْبُدُوا اللَّهَ وَلَا تُشْرِكُوا بِهِ شَيْئًا ۖ وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا وَبِذِي الْقُرْبَىٰ وَالْيَتَامَىٰ وَالْمَسَاكِينِ وَالْجَارِ ذِي الْقُرْبَىٰ وَالْجَارِ الْجُنُبِ وَالصَّاحِبِ بِالْجَنْبِ وَابْنِ السَّبِيلِ وَمَا مَلَكَتْ أَيْمَانُكُمْ ۗ إِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ مَنْ كَانَ مُخْتَالًا فَخُورًا
Sembahlah Allah dan janganlah kita mempersekutukan-Nya dengan sesuatupun. Dan berbuat baiklah kepada dua orang ibu-bapa, karib-kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga yang dekat dan tetangga yang jauh, dan teman sejawat, ibnu sabil dan hamba sahayamu. Sesungguhnya Allah tak menyukai orang-orang yang Arogan dan membangga-banggakan diri,(Surat An Nisa ayat 36)

وَإِذَا حُيِّيتُمْ بِتَحِيَّةٍ فَحَيُّوا بِأَحْسَنَ مِنْهَا أَوْ رُدُّوهَا ۗ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ حَسِيبًا
Apabila kita diberi penghormatan dengan sesuatu penghormatan, maka balaslah penghormatan itu dengan yang lebih bagus dari padanya, atau balaslah penghormatan itu (dengan yang serupa). Sesungguhnya Allah memperhitungankan segala sesuatu.(Surat An Nisa ayat 86)

ثُمَّ كَانَ مِنَ الَّذِينَ آمَنُوا وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ وَتَوَاصَوْا بِالْمَرْحَمَةِ
Dan dia (tak pula) termasuk orang-orang yang beriman dan saling berpesan untuk bersabar dan saling berpesan untuk berkasih sayang.(Surat Al Balad ayat 17)

إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ إِخْوَةٌ فَأَصْلِحُوا بَيْنَ أَخَوَيْكُمْ ۚ وَاتَّقُوا اللَّهَ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ
Orang-orang beriman itu sesungguhnya bersaudara. Sebab itu damaikanlah (perbaikilah Interaksi) antara kedua saudaramu itu dan takutlah terhadap Allah, supaya kita mendapat rahmat.(Surat Al Hujarat ayat 10)

يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّا خَلَقْنَاكُمْ مِنْ ذَكَرٍ وَأُنْثَىٰ وَجَعَلْنَاكُمْ شُعُوبًا وَقَبَائِلَ لِتَعَارَفُوا ۚ إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِنْدَ اللَّهِ أَتْقَاكُمْ ۚ إِنَّ اللَّهَ عَلِيمٌ خَبِيرٌ
Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kita dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kita berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kita saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kita disisi Allah ialah orang yang paling takwa diantara kita. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.(Surat Al Hujarat ayat 13)

 إِنَّ اللَّهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالْإِحْسَانِ وَإِيتَاءِ ذِي الْقُرْبَىٰ وَيَنْهَىٰ عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغْيِ ۚ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ
Sesungguhnya Allah menyuruh (kita) berlaku adil dan berbuat kebajikan, memberi kepada kaum kerabat, dan Allah melarang dari perbuatan keji, kemungkaran dan permusuhan. Dia memberi pengajaran kepadamu supaya kita Bisa mengambil pelajaran.(Surat An Nahl ayat 0)

Demikianlah kumpulan ayat mengenai silaturahmi di Al-Quran lengkap bahasa arab dan artinya. Semoda dalil Al-Quran mengenai silaturahmi diatas bermanfaat dan menyadarkan kita semua bagaimana pentingnya menyambung tali silaturahim antar keluarga dan saudara sesama muslim. Wallahu a’lam.

Kumpulan Ayat mengenai Silaturahmi di Al-Quran Lengkap

Facebook Comments

Incoming search terms:

Leave a Reply