Home Berita Islam Terbaru Kompak Menyambut Raja Salman

Kompak Menyambut Raja Salman

83
0
Kompak Menyambut Raja Salman
Berita Islam 24H – KEKOMPAKAN di politik Indonesia sejak Pemilihan Generik Presiden (Pilpres) 2014 seperti Jadi sesuatu yang jauh, bahkan banyak yang menganggapnya Bagaikan angan-angan belaka. Terlebih pilkada serentak 2017 dengan episentrum di Pilkada DKI Jakarta mempertajam ketidakkompakan ini.
Keterbelahan politik Indonesia sudah sedemikian rupa. Para elite politik seperti sulit sekali untuk bersepakat di begitu banyak hal. Gejala di elite politik ini pun akhirnya menular ke masyarakat.
Namun, di tengah kondisi yang sepertinya sangat sulit dicairkan itu, rupanya ada juga faktor eksternal yang Bisa membuat para elite politik melupakan sejenak pertarungan sesamanya. Kita lihat para elite politik negeri ini sibuk Empati menyambut kedatangan Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz al-Saud.
Dari Presiden Joko Widodo yang terlihat begitu bersemangat menyambut Raja Salman hingga figur Setya Novanto, Prabowo Subianto, Susilo Bambang Yudhoyono, Megawati Soekarnoputri, dan banyak elite politik lain yang ada di hajatan menyambut tamu agung ini.
Para elite politik yang selama ini memengaruhi warna politik kita ternyata Bisa bersuara di nada yang Serupa. Mereka semua menyuarakan antusiasme di pengembangan Interaksi Indonesia-Arab Saudi yang Bisa dikatakan memasuki babak baru ini.
Sekalipun di publik masih ada perdebatan mengenai kedatangan Raja Salman, namun Bisa kita lihat jelas bahwa suara para elite politik senada. Tak ada saling sanggah antarelite politik yang biasanya memanasi tensi di masyarakat.
Kita telah melihat di hari pertama kunjungan Raja Salman beserta rombongannya sudah dilakukan 11 MoU yang ditandatangani sepuluh menteri Indonesia dan Kapolri. Ini Yaitu kesempatan besar di konteks kerja Serupa bilateral Indonesia-Arab Saudi. di hal itu, beberapa hal Bisa dilakukan.
Pertama, satu suaranya para elite di hal-hal yang jelas menguntungkan negara, terbukti akan menciptakan situasi yang tenang dan kondusif. Situasi seperti ini akan sangat menguntungkan negara yang butuh segala kesempatan yang tersedia untuk maju. Bayangkan bila ada elite politik negeri ini yang demi hanya untuk menunjukkan Letak yang berbeda, akhirnya mengeluarkan pernyataan-pernyataan yang kontraproduktif.
Kedua, kita juga melihat bahwa Indonesia jelas sangat membutuhkan multitrack diplomacy yang maksimal. di konsep ini, diplomasi dilakukan bukan hanya oleh pemerintah, melainkan juga oleh segenap rakyat. Kita Bisa lihat figur seperti Prabowo Subianto, Setya Novanto, Susilo Bambang Yudhoyono, Megawati Soekarnoputri mempunya modal sosial dan akses yang luar biasa besar di luar negeri.
Seandainya para elite ini rela mengaktifkan semua sumber daya yang dimiliki untuk kemajuan Indonesia, tentu kita semua akan mendapatkan manfaat yang luar biasa. Memang credit point akan jatuh ke Presiden Jokowi, namun publik pasti tahu persis siapa figur elite politik yang berperan.
Ketiga, seperti halnya perdebatan keras para elite politik yang menular ke masyarakat, maka damainya elite juga akan Empati menurunkan tensi di publik. Para elite sudah selayaknya membagikan contoh yang bagus untuk masyarakat.
Pemimpin itu memimpin dengan contoh. Rakyat itu cerdas, rakyat mempunyai kemampuan untuk menilai apakah pemimpin itu benar-benar berjuang untuk rakyat atau hanya untuk menyelamatkan citra.
Keempat, di konteks Interaksi bilateral dengan Arab Saudi ini, lobi pemerintah patut diacungi jempol. Kesuksesan hingga 11 MoU dan janji investasi, jelas bukan kerja sehari dua hari.
Pola kerja yang seperti ini patut untuk didorong lebih kuat lagi demi kemajuan bangsa. di konteks ini, pemerintah juga wajib lebih serius menggandeng pengusaha di negeri untuk memanfaatkan dengan cara bagus kesempatan-kesempatan yang tersedia itu. [beritaislam24h.info / sn]
Loading...

Kompak Menyambut Raja Salman

Facebook Comments
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here