Home Berita Islam Terbaru Komentar Pedas Irjen Napoleon Usai Ferdy Sambo Tersangka: Memang Banyak Polisi Brengsek,...

Komentar Pedas Irjen Napoleon Usai Ferdy Sambo Tersangka: Memang Banyak Polisi Brengsek, Tapi tak Semua

44
0

ceramahterbaru.net.com – Irjen Napoleon Bonaparte turut berkomentar terkait penetapan Ferdy Sambo di kasus penembakan yang menewaskan Nopriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J. Dia pun mengapresiasi sejumlah pihak yang turut mengawal kasus ini sehingga kebenaran satu demi satu Berawal Dari terungkap.

Mulanya, eks Kadiv Hubinter Bareskrim Polri itu mengapresiasi keluarga besar Brigadir J beserta tim kuasa hukumnya. Dia juga mengapresiasi media hingga netizen yang terus mengawal kasus sehingga Korps Bhayangkara mau terbuka.

“Saya mengapresiasi keluarga besar Josua dan para penasihat hukum, saya juga mengapresiasi para senior saya dan Ahli-Ahli yang sesuai bidang yang sudah membagikan kontribusi. Saya juga apresiasi kepada media dan seluruh netizen yang sudah membagikan seruan dengan keras sehingga membuat Polri mau terbuka,” Perkataan Napoleon di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (11/8/2022).

Atas Pembertitahuan Irjen Ferdy Sambo Bagaikan tersangka, lanjut Napoleon, membuktikan tak semua polisi “brengsek”. Perkataan dia, masih ada polisi yang mempunyai hati nurani.

“Kita semua sabar menunggu, tapi dua hari lalu pres rilis itu sudah membuktikan, tak semua polisi brengsek. Memang banyak yang brengsek, tapi tak semua,” ucap jenderal bintang dua itu.

Ferdy Sambo turut Jadi tersangka di kasus Itu. Eks Kadiv Propam Polri itu terbukti membagikan perintah kepada Bharada Richard Eliezer atau E untuk menembak Yosua.

Selain Ferdy Sambo dan Richard, polisi juga menetapkan Brigadir RR alias Ricky Rizal dan KM Bagaikan tersangka. Mereka berempat dijerat dengan pasal pembunuhan berencana dan terancam hukuman maksimal 20 tahun penjara atau pidana mati.

Loading...


Kabareskrim Polri Komjen Pol Agus Andrianto Menyebut Ferdy Sambo, RR, dan KM dijerat dengan Pasal 340 mengenai Pembunuhan Berencana Subsider Pasal 338 Juncto Pasal 55 dan Pasal 56 KUHP.

“Ancaman hukuman penjara maksimal 20 tahun atau pidana mati,” Perkataan Agus di Gedung Rupatama, Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (9/8/2022).

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebelumnya Menyebut Ferdy Sambo telah ditetapkan tersangka di kasus ini. Penetapan tersangka dilakukan Seusai diketahui fakta bahwa Bharada E alias Richard Eliezer menembak Brigadir J alias Nopryansah Yosua Hutabarat atas perintah Ferdy Sambo.

“Timsus menemukan peristiwa yang terjadi Yaitu peristiwa penembakan terhadap saudara J yang menyebabkan J meninggal Global yang dilakukan saudara RE atas perintah saudara FS,” ungkap Listyo.

Halaman selanjutnya →

Halaman 1 2

Komentar Pedas Irjen Napoleon Usai Ferdy Sambo Tersangka: Memang Banyak Polisi Brengsek, Tapi tak Semua

Facebook Comments
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here