Home Doa Islam Kisah Sakaratul Maut Seorang Pemuda Yang Sholeh

Kisah Sakaratul Maut Seorang Pemuda Yang Sholeh

48
0

Website Eksklusif Doa. Ini Yaitu kisah sakaratul maut yang begitu berkesan dari seorang pemuda yang begitu berbakti di orang tuanya.Yang begitu mengagumkan kita, saat ia ingin dipanggil oleh bidadari surga menjelang kematiannya, ia pun masih meminta izin di ibunya. Bagaimana baktinya yang luar biasa ?

suatu kisah yang menggugah hati setiap insan beriman, mengenai balasan nan indah untuk seorang anak yang berbakti kepada ibunya. Membuat iri siapa pun yang mendengarnya. Bergetarlah hati setiap orang beriman yang menyaksikannya.

di Disorientasi satu khutbahnya,
Syaikh Muhammad Hassan menceritakan mengenai keajaiban yang dialami seorang pemuda di detik-detik sakaratul maut menjemputnya. tak asing lagi untuk siapa pun yang mengenalnya bahwa ia Yaitu potret pemuda masa di ini yang amat cinta dan berbakti kepada ibundanya.

“Di antara keajaiban yang hingga kepadaku di Ramadhan kali ini Yaitu kisah mengenai seorang anak muda di antara anak-anak muda kita. Sesosok pemuda yang sangat berbakti kepada ibunya terbaring di atas kasur kematian di usia keemasannya, yang belum genap tiga puluh tahun. di kegentingan akhir hayatnya itu, tatkala detik-detik sakaratul maut menjemputnya, orang-orang yang ada di sekelilingnya terheran-heran di mendengar ia mengucapkan kalimat-kalimat yang sangat menakjubkan. Sungguh, sangat menakjubkan !

“tak. Aku tak Bisa. Aku tak Bisa. Aku wajib izin Dulu kepada ibuku”

Masih aja pemuda Itu mengulang-ulang kalimat yang Serupa. hingga membuat mereka yang menyaksikan fenomena itu bergegas memanggil ibunya, yang sedari awal menyendiri di kamarnya, menangis, lantaran tak kuasa melihat sang buah hati menghadapi sakaratul maut. tak lain di karenakan sang buah hati Yaitu sosok suri tauladan yang amat berbakti kepada ibunya. Mereka pun mengabarkan apa yang sedang terjadi dengan anaknya.

“Lihatlah anakmu, ia terus-menerus mengucapkan kalimat-kalimat yang aneh !!“

Mendengar hal itu, sontak sang ibu yang cemas berlari Futuristis kamar anaknya. Didapatinya dahi sang anak Berawal Dari mengeluarkan buliran-buliran keringat bak mutiara. Dan ini Yaitu sebagian di antara Asterik-Asterik husnul khotimah – semoga Allah Ta’ala mewafatkan kita di keadaan
beriman -. Ia dengarkan sendiri kalimat yang terus diulang-ulang oleh buah hatinya.

“tak. Aku tak Bisa. Aku tak Bisa. Aku wajib izin Dulu kepada ibuku”

Genjah ia dekati buah hatinya. Dan Subhanallah, ia Genjah bertanya kepada anak kesayangannya :

“Wahai fulan, ini aku, ibumu. Wahai fulan, aku ibumu, Nak.
Aku ibumu, anakku. Dengan siapa kau bicara ?”

Loading...

saat ajal yang kian dekat, di di waktu yang demikian singkat itu, akhirnya sang pemuda shalih ini menceritakan peristiwa paling berkesan yang belum Sempat ia rasakan sebelumnya selama hidupnya. Ia pun menoleh kepada ibunya seraya berkata :

“Wahai ibuku, seorang gadis sangat cantik jelita, Ibu. Belum Sempat aku melihat gadis secantik itu. Ia datang kemari. Sungguh aku melihatnya persis di hadapanku. Ia datang melamarku untuk dirinya, Ibu. Aku bilang kepadanya, tak. Aku tak Bisa hingga aku minta izin Dulu kepada ibuku”

Maka sang ibu pun langsung menimpali : “Aku izinkan, anakku. Sungguh, dia Yaitu hurriyatun (bidadari) dari surga untukmu. Aku sudah izinkan, Nak“

Sedemikian tinggi inikah derajatmu wahai pemuda ? hingga istrimu (di surga) datang kepadamu membawa kabar gembira, sementara dirimu masih ada di Global ?

Janganlah kalian kaget. tak wajib kalian semua heran, di karenakan di kondisi seperti ini, seorang mukmin akan diperlihatkan tempat tinggalnya di surga dan di neraka. Ia akan melihat tempatnya di Hepotenusa Allah ‘Azza wa Jalla. Bahkan ia akan melihat para malaikat-Nya. Ia benar-benar melihat malaikat dengan mata kepalanya. Ia pun akan mendengar suatu bisyarah (kabar gembira).

Dan Maha Benar Allah Ta’ala yang berfirman :

“Sesungguhnya orang-orang yang berkata Rabb kami Yaitu Allah, setelah itu mereka beristiqomah dengannya, maka para Malaikat akan turun kepadanya seraya berkata : “Janganlah kalian takut”

Di mana kejadian itu ? Di atas kasur saat mereka akan meninggal, menurut Disorientasi satu pendapat. Atau tatkala mereka keluar dari alam kubur, sebagaimana pendapat yang lain dari para ulama tafsir.

“Janganlah kalian takut dan jangan pula bersedih. Berbahagialah kalian dengan surga yang telah dijanjikan untuk kalian” [Qs.Fushilat : 30]

Kisah Sakaratul Maut Seorang Pemuda Yang Sholeh

Facebook Comments
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here