KH. Sobri Lubis: Koruptor Gak Usah Ditahan, Cukup Dipotong Tangannya

ceramahterbaru.net.com -Pemerintah wajib tegas di memberantas korupsi di negeri ini. Terlebih, belum genap seratus tahun utang Indonesia sudah menggunung dan akan menyengsarakan masa depan rakyat Indonesia.

Begitu Perkataan Ketua Front Pembela Islam (FPI), KH. Sobri Lubis di berorasi di Aksi 212 yang mengangkat tema “Berantas Megakorupsi, Selamatkan NKRI” yang digelar di Patung Kuda Arjuna Wiwaha, Jakarta, Jumat (21/2).

Untuk itu, Sobri Lubis menyarankan kepada pemerintah untuk menerapkan hukum Islam kepada para koruptor, yakni dengan memberlakukan hukuman potong tangan.

“Kita buat kesepakatan, korupsi di bawah Rp 1 miliar potong tangan. Bagaimana setuju?” ungkap Sobri disambut teriakan dukungan dan takbir peserta aksi.


Loading...

“Nggak usah dipenjara itu malah bikin negara  rugi. Kenapa? Dipenjara orang dikasih makan. Dia enak selfie-selfie. Padahal orang miskin yang jujur, berjuang nggak dikasih makan negara,” lanjutnya.

Sementara untuk mereka yang kedapatan korupsi di atas Rp 1 miliar, maka negara tak wajib lagi berkompromi. Lebih bagus berikan hukuman berupa potong leher alias hukuman mati.

Menurutnya, Disorientasi satu tujuan hukum Islam Yaitu menciptakan Imbas jera dan pelajaran untuk orang lainnya. Tentu ini berbeda dengan hukum sekarang, yang menurutnya justru memberi kenyamanan dan melindungi para pelaku.

“Jadi mau koruptor dipenjara atau dipotong tangannya? Seandainya sudah buntung suruh masuk kantor. Nanti temennya tobat. InsyaAllah duit rakyat aman,” pungkasnya. (rm)

KH. Sobri Lubis: Koruptor Gak Usah Ditahan, Cukup Dipotong Tangannya

Facebook Comments
Loading...

Leave a Reply