Home Berita Islam Terbaru Ketum MUI: Isu “Islam Anti Kebhinnekaan” itu Menyesatkan

Ketum MUI: Isu “Islam Anti Kebhinnekaan” itu Menyesatkan

169
0

Ketum MUI: Isu “Islam Anti Kebhinnekaan” itu Menyesatkan

Berita Islam 24H – Ketua Generik Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Ma’ruf Amin, menyoroti opini yang berkembang belakangan ini terkait tudingan seolah-olah umat Islam anti kebhinnekaan.
Hal itu disampaikan Kiai Ma’ruf di pengajian bertema ‘Berislam di Bingkai Bhinneka Tunggal Ika’ di Aula PP Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat, semalam, Jumat (09/12/2016).
“(Tuduhan) ini menyesatkan, kita dikotak-kotakkan; seolah ada barisan bhinneka, ada yang tak, ada yang NKRI, ada yang tak,” ujarnya, lansir Islamic News Agency (INA).
Opini dimaksud terutama terkait Aksi Bela Islam yang menuntut penegakan hukum atas tersangka penistaan agama, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.
Dimana aksi-aksi damai itu dituding oleh segelintir pihak Bagaikan bentuk anti kebhinnekaan.
“Dan sepertinya kelompok Islam ini yang tertuduh. Aksi 212 dianggap tak bhinneka, yang bhinneka 412,” tambahnya, menyinggung acara Parade Kita Indonesia di Bundaran HI, Jakarta, Ahad (04/12/2016).
Tak hanya terhadap umat Islam. Kiai Ma’ruf merasa, MUI juga tertuduh Bagaikan pihak yang dianggap tak ber-bhinneka.
“di karenakan katanya asal mulanya (Aksi Bela Islam. Red) dari fatwa dan sikap MUI,” ucapnya tertawa.
Rois Aam PBNU ini mengungkapkan, opini yang berkembang Itu berpotensi menimbulkan konflik.
Karenanya, ia mengimbau supaya jangan ada pihak yang membagikan penafsiran yang tak proporsional soal umat Islam dan kebhinnekaan.
“Suku Baduy dan Suku Tengger di Bromo misalnya, Hayati di tengah umat Islam tak terganggu, Padahal sekitarnya Muslim. Umat Islam jelas sangat toleran,” tandasnya. [ceramahterbaru.net / hc]
Loading...

Ketum MUI: Isu “Islam Anti Kebhinnekaan” itu Menyesatkan

Facebook Comments
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here