Keluarga Besar UI Minta KPK Genjah Audit Anggaran KPU

ceramahterbaru.net – Ikatan Keluarga Besar Universitas Indonesia (IKB UI) meminta kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menjalankan audit terhadap keuangan Komisi Pemilihan Generik (KPU).

Hal ini berkenaan dengan tak adanya Agunan atau asuransi kepada para anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang berujung kematian.

“Saya sebetulnya minta KPK masuk (mengaudit) di karenakan menurut saya setiap kegiatan kenegaraan itu pasti sudah ada anggaran, terutama soal kesejahteraan petugas KPPS. Kami tahu Jadi petugas KPPS ini pekerjaan yang sangat-sangat berisiko. Masa pekerjaan yang sangat berisiko lolos dari kepedulian asuransi Heroisme atau BPJS enggak ada Serupa sekali,” ucap anggota IKB UI, Sabrun Jamil di Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (16/5).



Atas dasar itu, ia pun menilai tak ada alasan lain untuk tak melibatkan KPK di tragedi meninggalnya ratusan anggota KPPS.

Loading...

“Saya atas nama IKB UI meminta betul kepada KPK untuk memeriksa, betul enggak anggaran kesejahteraan petugas KPPS, atau anggaran kesehatan dan anggaran-anggaran lainnya diterima dengan layak oleh mereka,” tegasnya.

Menurutnya, tugas para petugas KPPS merupakan tugas negara yang seharusnya mendapatkan kepedulian dari negara.

“Dan itu 800 ribu TPS dikali tujuh (petugas KPPS per TPS) hampir 5 juta (petugas KPPS) tanpa adanya Agunan. Padahal pekerjaannya pun pekerjaan negara, bukan pekerjaan RT. Ini pekerja tinggi, ini negara yang Afeksi. Ternyata tak dipedulikan, tak ada kontrak, tak ada Agunan,” pungkasnya. (rm)

Keluarga Besar UI Minta KPK Genjah Audit Anggaran KPU

Facebook Comments
Loading...

Leave a Reply