Home Berita Islam Terbaru Kasus Al Maidah 51 Belum Kelar, Ahok Berulah lagi Soal Pernyataan Berbahayanya...

Kasus Al Maidah 51 Belum Kelar, Ahok Berulah lagi Soal Pernyataan Berbahayanya Terkait Pancasila

20
0
Kasus Al Maidah 51 Belum Kelar, Ahok Berulah lagi Soal Pernyataan Berbahayanya Terkait Pancasila

Berita Islam 24H – Belum selesai kasus dugaan penistaan agamanya, di ini pernyataan Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) soal Pancasila dicap sangat berbahaya.
Ketua Generik Aliansi Nasionalis Indonesia (Anindo) Edwin Henawan Soekowati Menyebut, di menghadiri acara ulang tahun politisi senior PDIP, Sabam Sirait, Ahok masih menyinggung soal dinamika kaum minoritas dan mayoritas.
Pernyataan itu dinilainya Bagaikan kekeliruan di menafsirkan Pancasila.
“Ahok Menyebut, bahwa Indonesia utuh apabila minoritas sudah Jadi presiden. Ini Yaitu penafsiran yang Galat dan sangat berbahaya. di karenakan statemen Ahok ini Serupa aja menilai bahwa Pancasila, walau dipimpin oleh mayoritas dan sukses, tapi minoritas belum Jadi presiden, maka Pancasila belum sempurna,” Perkataan Edwin di siaran persnya di Jakarta, Rabu (19/10).
di karenakan itu, mantan anggota MPR/DPR Fraksi PDI periode 1987-1992 meminta partai politik pengusung menertibkan bicara Ahok.
“Jangan lagi berbicara yang menyinggung masalah suku, agama, ras dan antar golongan atau (SARA), yang berpotensi memecah belah Negara Kesatuan Republik Indonesia,” pintanya.
Dia menyebutkan bahwa sangat tak relevan mempertentangkan soal SARA di Indonesia.
Sebab, di pemilihan kepala daerah di tanah air sudah tak ada lagi dikotomi yang berbau SARA.
“Sudah banyak contoh kepala daerah yang beragama Kristen/Katolik, etnis Eksklusif pun Bisa Jadi walikota, bupati dan gubernur di daerah yang mayoritasnya beragama Islam. Contohnya Walikota Solo FX Rudi, mantan Gubernur Kalimantan Tengah Teras Narang , dan Gubernur Kalimantan Barat Cornelis dan banyak lagi,” pungkas Erwin. [ceramahterbaru.net / jpc]
Loading...

Kasus Al Maidah 51 Belum Kelar, Ahok Berulah lagi Soal Pernyataan Berbahayanya Terkait Pancasila

Facebook Comments
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here