Home Berita Islam Terbaru Kapankah Hari bagus untuk Menikah?

Kapankah Hari bagus untuk Menikah?

91
0
Hari bagus untuk Menikah – di aktivitas pernikahan, Disorientasi satu hal yang paling sering dibahas Yaitu permasalahan tanggal atau pun hari bagus untuk melaksanakan akad pernikahan. Sebelum menikah, bagus pihak mempelai pria atau pun mempelai wanita biasanya Serupa – Serupa Menelusuri tanggal atau pun hari yang dianggap bagus untuk melangsungkan akad pernikahan. Hal ini dikarenakan sebagian orang masih banyak yang percaya bila tanggal atau pun hari pernikahan akan membagikan dampak yang besar terhadap kehidupan rumah tangga mempelai yang akan Genjah menikah.

Selain  mempercayai bahwa hari bagus untuk menikah memang benar – benar ada, sebagian orang juga percaya bila hari buruk untuk menikah juga nyata adanya. Orang – orang golongan ini percaya bila aktivitas pernikahan yang dilangsungkan di hari – hari Eksklusif Bisa menimbulkan Bala atau pun kesengsaraan terhadap keluarga mempelai yang akan melangsungkan pernikahan. di karenakan kepercayaan ini, sebagian orang bahkan hingga menunda aktivitas walimahan / akad nikah di karenakan takut dengan berbagai macam mitos yang dipercayai akan terjadi saat aktivitas walimahan dilangsungkan di tanggal – tanggal Eksklusif.

Hari bagus untuk Menikah di Agama Islam

Kapankah Hari bagus untuk Menikah?

di Agama Islam sendiri, predikat dan gelar hari bagus atau pun hari buruk untuk menikah di dasarnya tak Sempat ada. Selama aktivitas pernikahan dijalankan dengan mengikuti syariat Agama Islam, aktivitas pernikahan itu selalu bagus, walau pun dilakukan di hari – hari yang dipercayai merupakan hari atau pun bulan buruk. Hal ini berbeda dengan kepercayaan adat atau pun suku Eksklusif seperti suku Jawa yang mempercayai Disorientasi satu bulan Bagaikan bulan sial yang tak bagus untuk digunakan Bagaikan bulan untuk menikah.

Menurut Rasulullah SAW sendiri, kegiatan mempercayai hari buruk (thiyarah) merupakan perbuatah yang syirik. Hal ini senada dengan hadits Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Ahmat, Abu Daud, dan Ibnu Majah yang artinya : “Thiyarah itu syirik.., Thiyarah itu syirik.., (diulang sebanyak 3 kali)” (HR. Ahmad, Abu Daud, Ibn Majah).

Meskipun begitu, bila menilik di ajaran Rasulullah, aktivitas pernikahan sebaiknya dilakukan di bulan Syawal. Hal ini senada dengan apa yang dilakukan oleh Rasulullah SAW yang menikahi Aisyah RA di bulan Syawal. di Disorientasi satu hadits, Aisyah RA mengisahkan bila : “Rasulullah SAW menikahiku di bulan Syawal dan mengadakan malam pertama dengan aku di bulan Syawal. Manakah istri beliau yang lebih mendapatkan perhatian selain aku?” Disorientasi seorang perawi Menyebut, “Aisyah menyukai jikalau suami menjalankan malam pertama di bulan Syawal.” (HR. Muslim, An-Nasa’i)

Selain bulan Syawal, menurut beberapa ulama, bulan bagus lainnya untuk melangsungkan pernikahan Yaitu bulan Ramadhan. Hal ini dikarenakan, bulan Ramadhan merupakan bulan yang sangat spesial. Dibandingkan di bulan – bulan lainnya, ada banyak amalan perbuatan bagus yang Bisa dilakukan di bulan Ramadhan, yang nilai kebaikannya dilipatgandakan oleh Allah SWT.

Sayangnya, saat aktivitas pernikahan dilakukan di bulan Ramadhan, aktivitas hajatan pernikahan tentunya tak akan Bisa dilangsungkan Genjah. Hal ini dikarenakan di Bulan Ramadhan, umat Islam diwajibkan untuk berpuasa dan di malam harinya disunahkan untuk melaksanakan berbagai macam aktivitas ibadah sunah, sehingga sepertinya tak memungkinkan untuk melangsungkan hajatan pernikahan di bulan ini. Untuk mengatasinya, aktivitas hajatan pernikahan Bisa dilakukan Seusai bulan Ramadhan selesai, sehingga tak menggangu aktivitas ibadah di bulan Ramadhan.
Baca juga: Kenapa Cincin Pernikahan Dipasang di Jari Manis
Nah, Jadi sudah tahu kan, bahwa kapan aja merupakan hari bagus untuk menikah menurut islam? Semoga bermanfaat ya!
Loading...

Kapankah Hari bagus untuk Menikah?

Facebook Comments
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here