Kado Tahun Baru! Pajak Kendaraan Naik 100 Persen

Kado Tahun Baru! Pajak Kendaraan Naik 100 Persen
Berita Islam 24H – Berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) 60 Tahun 2016, pengganti PP Nomor 50 tahun 2010, pajak kendaraan bermotor akan menemui kenaikan hingga lebih 100 persen.
Ketentuan baru ini akan diberlakukan Berawal Dari 6 Januari 2017 mendatang.
Anggaran mengenai jenis dan tarif Kenaikan Penerimaan negara bukan pajak Itu, mencakup antara lain penerbitan surat Asterik nomor kendaraan bermotor, pengesahan surat Asterik coba kendaraan bermotor, penerbitan Asterik kendaraan bermotor, serta penerbitan buku kendaraan bermotor.
Untuk penerbitan surat Asterik nomor kendaraan bermotor (STNK) misalnya, untuk roda dua atau roda tiga yang baru dari Rp 50 ribu naik Jadi Rp 100 ribu.
Padahal perpanjangan juga naik dari Rp 50 ribu naik Jadi Rp 100 ribu. Sementara untuk roda empat atau lebih yang baru naik dari Rp 75 ribu Jadi Rp 0 ribu. Padahal perpanjangan juga naik dari Rp 75 ribu Jadi Rp 0 ribu.
Anggota Komisi II DPRD Kota Batam, Hendra Asman menilai, sepanjang ada payung hukum, kenaikan Itu Absah-Absah aja.
“Kita baru tahu dan akan ditelusuri. Seandainya memang naik, otomatis PAD (Pendapatan Asli Daerah) Batam bakal naik,” ujar Hendra, kemarin.
Adapun pengesahan STNK untuk roda dua atau roda tiga dari sebelumnya tak dikenakan biaya Jadi Rp 25 ribu. Begitu juga untuk roda empat atau lebih dari tak dikenakan biaya Jadi Rp 50 ribu.
Selain itu, untuk penerbitan surat Asterik coba kendaraan bermotor (STCK) Eksklusif roda dua atau roda tiga tak menemui kenaikan, tetap Rp 25 ribu, tapi roda empat atau lebih naik dari Rp 25 ribu Jadi Rp 50 ribu.
setelah itu untuk penerbitan Asterik nomor kendaraan bermotor (TNKB), roda dua atau roda tiga naik dari Rp 30 ribu Jadi Rp 60 ribu. Padahal untuk roda empat atau lebih naik Rp 50 ribu Jadi Rp 100 ribu.
Kenaikan paling besar terjadi di penerbitan buku pemilik kendaraan bermotor (BPKB). Untuk roda dua atau roda tiga yang baru naik Rp 80 ribu Jadi Rp 225 ribu. Padahal untuk tarif ganti kepemilikan juga naik dari Rp 80 ribu Jadi Rp 225 ribu. Padahal untuk roda empat atau lebih juga menemui kenaikan sangat besar, yakni untuk kendaraan baru dari Rp 100 ribu naik Jadi Rp 375 ribu, Padahal ganti kepemilikan juga naik dari Rp 100 ribu Jadi Rp 375 ribu. Selain itu, tarif pajak untuk penerbitan surat mutasi kendaraan ke luar daerah juga menemui kenaikan.
Untuk roda dua atau roda tiga dari Rp 75 ribu naik Jadi Rp 150 ribu. Demikian juga untuk roda empat atau lebih dari Rp 75 ribu Jadi Rp 250 ribu.
Aman, anggota Komisi II DPRD Batam , Menyebut bila PP Itu sudah berlaku, otomatis daerah akan secepatnya mengimplementasikan.
Apalagi, PP Itu berlaku menyeluruh di Indonesia dan masing-masing daerah wajib membahas dengan cara detail.
“di karenakan pajak kendaraan masuk ke kas provinsi, seluruh stakeholder wajib menjalankan sosialisasi. Bagaimana saat ini sudah diimplementasikan, masyarakat tak bergejolak. di karenakan ini tak hanya keputusan daerah,” terang Aman lagi.
Di Hepotenusa lain, kenaikan pajak kendaraan bermotor ini diklaim mampu mendongkrak pendapata asli daerah Batam. di karenakan ini Jadi wewenang provinsi, tentu wajib ada kajian yang mendalam. Sehingga tak memberatkan masyarakat Batam umumnya. “Jelas dampaknya di kenaikan PAD Batam,” paparnya.
Apalagi, berbicara pajak kendaraan, Perkataan Aman, 60 persen kendaraan di Kepri berasal dari Batam. Oleh sebab itulah Batam mendapat porsi yang lebih banyak.
“Seandainya terjadi kenaikan tentu menguntungkan Batam juga. akan tetapi sekali lagi, kita wajib menganalisas juga kondisi ekonomi masyarakat. Berkonsultasi dengan pusat terkait penerapan pajak kendaraan bermotor ini,” pungkasnya. [ceramahterbaru.net / jpc]

Loading...

Kado Tahun Baru! Pajak Kendaraan Naik 100 Persen

Facebook Comments
Loading...

Leave a Reply