Home Berita Islam Terbaru Inovasi Roda Kereta Firaun di Bahari Merah

Inovasi Roda Kereta Firaun di Bahari Merah

148
0

“Lalu, Kami wahyukan kepada Musa, ‘Pukullah lautan itu dengan tongkatmu.’ Maka, terbelahlah lautan itu dan tiap-tiap belahan Yaitu seperti gunung yang besar.” (QS Asysyuara [26]: 63).

“Dan (ingatlah), saat Kami belah Bahari untukmu, lalu Kami selamatkan kita dan Kami tenggelamkan (Firaun) dan pengikut-pengikutnya sedang kita sendiri menyaksikan.” (QS Albaqarah [2]: 50).

“Dan, Kami seberangkan Bani Israil ke seberang lautan itu. Maka, Seusai mereka hingga kepada suatu kaum yang tetap menyembah berhala, Bani Israil berkata, ‘Hai Musa, buatlah untuk kami suatu tuhan (berhala) sebagaimana mereka mempunyai beberapa tuhan (berhala).’ Musa menjawab, ‘Sesungguhnya, kita ini Yaitu kaum yang tak mengetahui (sifat-sifat Tuhan) ‘. “(QS Al-A’raf [7]: 138).

“Maka, di hari ini, Kami selamatkan badanmu supaya kita Bisa Jadi pelajaran untuk orang-orang yang datang sesudahmu dan sesungguhnya kebanyakan dari manusia lengah dari Asterik-Asterik kekuasaan Kami.” (QS Yunus [10]: 92).

Ayat-ayat di atas Yaitu sebahagian dari kisah yang diterangkan di Al-Quran mengenai pengejaran Firaun terhadap Nabi Musa AS, Nabi Harun, dan kaum Bani Israil, pengikut Musa.

saat mereka (Musa dan kaumnya) meninggalkan Mesir, Firaun kelihatan sangat marah. Ia merasa Bani Israil sudah tak mempercayainya lagi. Kerana itu, saat Musa dan kaumnya pergi meninggalkan Mesir, Firaun memerintahkan pasukannya untuk mengejar dan menangkap Musa dan kaumnya.
di perjalanan pengejaran Itu, saat Musa dan kaumnya berada di pinggir pantai, Bani Israil merasa bimbang Seandainya mereka akan terkejar oleh Firaun dan pasukannya. Nabi Musa AS mengingatkan kaumnya bahawa mereka tak akan terkejar kerana Allah pasti akan menolongnya.

hingga akhirnya, Allah memerintahkan Nabi Musa AS untuk memukulkan tongkatnya kepada lautan dan atas izin Allah. Maka, terbelahlah lautan Itu, yang tiap-tiap Hepotenusa belahan Bahari itu setinggi gunung (QS 26: 63).

Maka, Musa dan kaumnya menyeberangi lautan Itu hingga tiba di seberangnya. Sementara itu, Firaun dan pasukannya sedang berada di tengah-tengah lautan. saat itu pula, Allah memerintahkan Musa supaya memukulkan kembali tongkatnya hingga akhirnya tertutuplah lautan Itu dan menenggelamkan Firaun beserta pasukannya.
hingga setelah itu, jasadnya berjaya dijumpai oleh orang-orang Mesir dan setelah itu tubuhnya diawet (QS Yunus [10]: 92). Jasadnya hingga di ini masih boleh disaksikan di Muzium Tahrir, Mesir.

Inovasi roda kereta Firaun di Bahari Merah

Dugaan dan tafsiran yang makin menguatkan Inovasi jasad Firaun dan peristiwa yang menimpanya di Bahari Merah itu, Yaitu dengan Inovasi roda kereta Firaun di Bahari Itu.

Seorang ahli Arkeologi bernama Ron Wyatt, melalui laman webnya www.wyattmuseum.com, di akhir tahun 1988 silam mendakwa bahawa dirinya telah menemui beberapa bangkai roda kereta tempur kuno didasar Bahari Merah.

Menurut Wyatt, benda-benda Itu kemungkinan merupakan bangkai kereta tempur Firaun yang tenggelam di lautan saat ia dan pasukannya mengejar Musa bersama para pengikutnya.

Wyatt menyatakan, selain Menelusuri beberapa bangkai roda kereta tempur berkuda, bersama pasukannya ia juga menemui beberapa tulang manusia dan tulang kuda di tempat yang Serupa. Inovasi ini makin memperkuat dugaan kebenaran tenggelamnya Firaun bersama-Serupa tenteranya di Bahari Merah.

Hasil ujian, yang dilakukan di Stockhlom University terhadap beberapa sisa tulang belulang yang berjaya ditemui, menunjukkan bahawa struktur dan kandungan beberapa tulang telah berusia sekitar 3500 tahun silam.

Selain itu, Wyatt juga mendapati sejumlah aci roda dari Disorientasi satu kereta kuda Itu dan suatu roda dengan empat buah jeriji yang diperbuat daripada emas. Namun, aci roda itu tertutup oleh batu karang sehingga sangat sukar untuk mengenali bentuk asalnya dengan cara jelas.

Inovasi benda-benda Itu serta jasad Firaun hendaknya Jadi pelajaran untuk manusia untuk mengambil hikmah.

sumber ceramahterbaru.net

Inovasi Roda Kereta Firaun di Bahari Merah

Facebook Comments
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here