Hersubeno Arief: “Bunuh Diri” Jurnalisme Harian Kompas

ceramahterbaru.net.com – “Tugas pers bukanlah untuk menjilat penguasa, tapi mengeritik orang yang sedang berkuasa.” –“P.K.Ojong”

Kutipan statemen tegas dan gagah dari pendiri Harian Generik Kompas itu di beberapa hari ini menyebar Genjah di media sosial (medsos). Seusai ditelusuri pernyataan lengkapnya berbunyi:

”dengan cara intituitif setiap orang merasakan bahwa tugas utama pers Yaitu mengontrol dan Seandainya wajib mengecam pemerintah. Wartawan jangan sekali-sekali meminta dan menerima fasilitas dari pejabat. Sekali hal itu terjadi, ia tak bebas lagi menghadapi pejabat itu di profesinya. Tugas pers bukanlah untuk menjilat penguasa tapi untuk mengkritik yang sedang berkuasa.”

Pesan dari P.K. Ojong itu sungguh dahsyat. suatu kredo yang wajib dijunjung tinggi tak hanya oleh wartawan Kompas, namun semua wartawan di seluruh Global. Independensi, sikap kritis, fungsi kontrol, menjaga jarak dari kepentingan bisnis dan kekuasaan, membela keadilan, menyuarakan kebenaran Yaitu “ayat suci” yang wajib dijunjung tinggi media, ataupun seorang wartawan.

Halaman selanjutnya →

Halaman 1 2 3 4 5 6

Hersubeno Arief: “Bunuh Diri” Jurnalisme Harian Kompas

Facebook Comments

Leave a Reply