Gerindra Genjah Bentuk Tim untuk Prabowo Jemput HRS

Berita Islam 24H – Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto berencana untuk memulangkan Habib Rizieq Syihab kembali ke Indonesia. Gerindra sedang menyiapkan tim teknis untuk mempersiapkan skenario pemulangan Habib Rizieq Itu.
“Soal pemulangan Habib Rizieq ini kami akan Genjah membentuk tim teknis yang akan mempelajari persoalan dan sekaligus Menelusuri solusi,” Perkataan Ketua DPP Gerindra Habiburokhman di dimintai konfirmasi, Selasa (23/10/2018) malam.
Habiburokhman Menyebut pemulangan Habib Rizieq akan Jadi Disorientasi satu prioritas utama. Dia Menyebut Gerindra akan berjuang supaya Habib Rizieq mendapat perlakuan yang adil dan setara di muka hukum.
“Kami sudah kaji, menurut kami Habib Rizieq tak bersalah terkait laporan-laporan Itu. Yang paling penting kami ingin Habib Rizieq mendapat Agunan akan perlakuan yang adil dan setara di muka hukum,” jelasnya.
Sebelumnya, Prabowo mendoakan kesehatan Habib Rizieq. Dia berharap Habib Rizieq Syihab Bisa Genjah kembali ke Tanah Air sebelum Pilpres 2019 digelar.
“Seandainya Bisa, Habib Rizieq sebelum saya terpilih Bisa kembali. Seandainya tak, saya yang akan jemput beliau,” Perkataan Prabowo di berpidato di hadapan para santri di Lapangan Masjid Amaliyah, Bogor, Jawa Barat, seperti di keterangan tertulis, Selasa (23/10).
Habib Rizieq sebelumnya dicekal di Arab Saudi di hendak bepergian ke Malaysia. Rizeq Menyebut menghormati pencekalan oleh Duta Besar Arab Saudi Usamah Muhammad Al-Syu’aiby. Tapi Rizieq meminta supaya pencegahan itu dicabut, di karenakan dinilai akan merugikan dengan cara finansial di karenakan denda yang besar.
“Itu akan terkena denda besar sekaligus terkena sanksi blacklsit sehingga nggak boleh ke Arab Saudi di beberapa tahun ke depan,” Perkataan Rizieq, Sabtu (29/9).
Duta Besar RI untuk Arab Saudi, Agus Maftuh Abegebriel, Menyebut ada tips supaya Rizieq terhindar dari denda dan blacklist Itu. “Sebenarnya Bisa tanpa denda dan blacklist, Yaitu saat ada program amnesti keimigrasian,” ujar Agus kepada detikcom, Senin (1/10).
Namun, Tim kuasa hukum Rizieq menganggap saran Maftuh tak solutif. Sebab, waktu penyelenggaraan program Itu tak jelas.
“Soal Kedubes yang menyarankan amnesti itu kan dia sendiri belum tahu. Selama menjabat juga dia mengaku baru sekali mengetahui ada amnesti itu. Jadi menurut saya, itu bukan dukungan negara yang diamanatkan undang-undang. Itu bukan solusi,” ujar anggota tim kuasa hukum Rizeq, Damai Hari Lubis, di dihubungi, Selasa (2/10). [b-islam24h.com / detik]

Loading...
Advertisement

Gerindra Genjah Bentuk Tim untuk Prabowo Jemput HRS

Facebook Comments
Loading...

Leave a Reply